KEHOMONIMAN KATA DALAM BAHASA KEPULAUAN TUKANG BESI DIALEK KALEDUPA
Keywords:
homonim, kata, bahasa kaledupaAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk kehomoniman kata
dalam bahasa Kepulauan Tukang Besi dialek Kaledupa. Manfaat penelitian ini adalah
sebagai bahan informasi bagi peneliti selanjutnya, khususnya yang akan mengkaji
bahasa Kepulauan Tukang Besi dialek Kaledupa, sebagai salah satu sunber informasi
tentang kehomoniman kata dalam bahasa Kepulauan Tukang Besi dialek Kaledupa, dan
sebagai bahan sumbangan pemikiran dalam usaha pembinaan dan pengembangan
bahasa Kepulauan Tukang Besi. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, metode
yang digunakan adalah metode deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini
adalah data lisan. Sumber data dalam penelitian ini adalah penutur asli bahasa bahasa
Kepulauan Tukang Besi dialek Kaledupa. Pengumpulan data dalam penelitian ini
dilakukan dengan menggunakan metode cakap dan metode simak. Teknik pengumpulan
data yang digunakan adalah teknik pancing, cakap semuka, rekam, dan catat. Teknik
analisis data menggunakan teknik pilah unsur penentu dengan menggunakan daya pilah
fonetis artikulatoris dan daya pilah ortografis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
kehomoniman kata dalam bahasa Kepulauan Tukang Besi dialek Kaledupa dapat
diketahui berdasarkan bentuk (lafal dan tulisannya) yang sama dan maknanya yang
berbeda dan masing-masing makna kata itu tidak ada hubungannya satu sama lain.
Kata-kata yang berhomonim banyak ditemukan di dalam bahasa Kepulauan Tukang Besi
dialek Kaledupa seperti terlihat dalam beberapa pasang kata berikut ini, diantaranya:
kata 1huu [huˀu] ‘batang pohon’ dan 2huu [huˀu] ‘beri’; 1sisi [sisi] ‘pinggir’ dan 2sisi
[sisi] ‘nasib’; 1sangia [saŋia] ‘orang tua’ dan 2sangia [saŋia] ‘tempat pemujaan’;
1
kura [kura] ‘kurang’ dan 2kura [kura] ‘goblok’.
References
Aminuddin. 2011. Semantik (Pengantar Studi Tentang Makna). Bandung: Penerbit
Sinar Baru Algesindo Bandung.
Chaer, Abdul. 2003. Linguistik Umum. Jakarta: Rineca Cipta.
Djajasudarma, Fatimah. 2006. Metode Linguistik – Ancangan Metode Penelitian dan
Kajian. Bandung: PT Refika Aditama
Ekoyanantiasih, Ririen. 2009. Relasi Makna Kehomoniman dalam Bahasa Melayu
Dialek Jakarta: Kajian Verba. Jakarta: Pusat Bahasa.
Fernandez, Inyo Yos. 2014. “Relasi Historis Kekerabatan Bahasa Wakatobi di
Kepulauan Lepas Pantai Sulawesi Tenggara Tinjauan Linguistik Diakronis”
dalam Pemertahanan Bahasa Daerah dalam BIngkai Keberagaman Budaya di
Sulawesi Tenggara (Prosiding Kongres II Bahasa-Bahasa Daerah Sulawesi
Tenggara 2014). Kendari: Kantor Bahasa Sulawesi Tenggara.




