PENGARUH GAYA BAHASA DALAM PENULISAN LIRIK LAGU UNTUNGNYA HIDUP HARUS TETAP BERJALAN KARYA BERNADYA
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v10i3.1225Keywords:
Language style; song lyrics; music; figures of speech;Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan gaya bahasa dalam lagu Fortunately Life Must Go On. Sumber data dalam penelitian ini berasal dari lirik lagu Fortunately Life Must Go On karya Bernadya, dengan fokus pada kata dan kalimat yang digunakan dalam lirik lagu tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi untuk mengumpulkan informasi terkait lagu, seperti judul, lirik, durasi, penulis, dan informasi relevan lainnya. Selain itu, penelitian ini juga melibatkan studi pustaka untuk mencari literatur yang membahas teori atau pendekatan yang berkaitan dengan analisis lagu. Metode simak digunakan untuk mengamati lirik lagu secara cermat, sedangkan teknik pencatatan digunakan untuk merekam temuan dari hasil pengamatan berupa deskripsi kalimat yang mengandung kata dan kalimat bergaya bahasa. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya bahasa yang digunakan dalam lirik lagu tersebut meliputi metafora, repetisi, personifikasi, dan simbolisme. Dengan demikian, penggunaan gaya bahasa yang tepat mampu membangkitkan imajinasi dan kreativitas pendengar.
References
Chaer, A., & Agustine, L. (2014). Sosiolinguistik: Perkenalan awal. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Haris, A., & Amalia, A. (2019). Makna dan simbol dalam proses interaksi sosial. Jurnal Risalah, 29(1), 16–19.
Bernstein, D. P. N., & Bahasa, P. (2007). Antologi kajian kebahasaan. Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional.
Chaer, A. (2003). Linguistik umum. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Sagala, D., & Naibaho, D. (2023). Mampu menggunakan bahasa yang komunikatif. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(4),
Fishman, J. A. (1968). Reading in the sociology of language. The Hague–Paris: Mouton.
Hymes, D. (1972). On communicative competence. In J. B. Pride & J. Holmes (Eds.), Sociolinguistics: Selected readings (pp. 269–293). Harmondsworth: Penguin.
Noermanzah. (2019). Bahasa sebagai alat komunikasi, citra pikiran, dan kepribadian. (pp. 306–319).
Mahsun, M. (2017). Metode penelitian bahasa: Tahap, strategi, metode, dan tekniknya. Depok: Rajawali Press, Divisi Buku Perguruan Tinggi, PT Raja Grafindo Persada.
Hidayat, R. (2018). Analisis semiotika makna motivasi pada lirik lagu: Laskar Pelangi, karya Nidji. Jurnal Ilmu Komunikasi.
Jakobson, R., & Hymes, D. (2010). Dell Hymes and the ethnography of communication. Dalam The Sage Handbook of Sociolinguistics. [Tempat terbit dan penerbit tidak disebutkan].
Susanti, & Iye, R. (2018). Kajian geografi bahasa dan dialek di Sulawesi Tenggara: Analisis dialektometri. Gramatika: Jurnal Ilmiah Kebahasaan dan Kesastraan.
Sumarsono, & Partana, P. (2007). Sosiolinguistik. Sabda bekerjasama dengan Pustaka Pelajar.
Sudaryanto. (2011). Metode dan aneka teknik analisis bahasa: Pengantar penelitian wahana kebudayaan secara linguistik. Yogyakarta: Lapak Buku Jogja.
Heriwati, S. H., & Sularso. (2022). “Lagu menghubungkan masa lalu dengan masa kini”: Analisis sosiolinguistik pertunjukan Didi Kempot.
Khodijah, S., & Hauningtyas, N. (2021). Komunikasi media sosial perspektif sosiolinguistik (analisis kode pada program Master Chef Junior Indonesia di YouTube). Indonesian Journal of Islamic Communication, 4(2), 1–19.
Tarigan, G. H. (2013). Menulis sebagai suatu keterampilan berbahasa. Bandung: CV Angkasa




