KEMAMPUAN MENULIS CERPEN BERDASARKAN PENGALAMAN PRIBADI SISWA KELAS IX SMP NEGERI 13 KENDARI
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v7i4.127Keywords:
keterampilan menulis, pengalaman pribadi, teks cerpenAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi siswa kelas IX SMP Negeri 13 Kendari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Metode penelitian deskritif kuantitatif bertujuan untuk menjelaskan suatu fenomena dengan menggunakan angka yang menggambarkan karakteristik subjek yang diteliti. Penelitian kuantitatif dibatasi untuk mendeskripsikan karakteristik sebagaimana adanya. Hasil analisis data yang telah diperoleh dari hasil menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi siswa kelas IX6 SMP Negeri 13 Kendari tahun ajaran 2021/2022 sebanyak 28 orang siswa yaitu 9 orang siswa dikategorikan mampu dengan rincian 1 orang siswa baik (B) dan 8 orang siswa cukup (C) sedangkan 19 orang siswa lainnya dikategorikan kurang (D) atau kurang mampu. Kemampuan menulis cerpen berdasarkan pengalaman pribadi siswa SMP Negeri 13 Kendari pada hasil tes yang dilakukan terhadap siswa kelas IX6 data menujukan bahwa: (1). Siswa yang memiliki kemampuan baik dalam menulis cerpen terdiri dari 1 orang atau 3,57% dengan akumulasi nilai 86,66 berada pada kategori sudah mampu. (2). Siswa yang memiliki kemampuan cukup terdiri dari 8 orang atau 28,57% dengan akumulasi nilai berkisar 76,66-80 berada pada kategori sudah mampu. (3). Siswa yang memiliki kamapuan kurang terdiri dari 19 orang atau 67,85% dengan akumulasi nilai berkisar 56,66-70 berada pada kategori belum mampu.
References
Abu, Ahmadi. 2008. Psikologi Belajar Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta.
Ali, M & Asrori. 2005. Psikologi Remaja, Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara.
Arikunto,S. 2006. Prosedur Penelitian suatu praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Burhan, Nurgiyantoro. 2001. Penilaian dalam Pengajaran Bahasa dan Sastra.Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.
Burhan, Nurgiyantoro.2009. Penilaian Pengajaran Bahasa.Yogyakarta: BPFE
Cangelosi, 1995. Merancang Tes untuk Menilai Prestasi Siswa. Terjemahan Lilian Tedjasudhana, Bandung: ITB
Darmawati, Uti. Artati, Yustina Budi. 2018. Bahasa Indonesia. Intan Pariwara: Jakarta.
Djarwanto. 1994. Pokok-pokok Metode Riset dan Bimbingan Teknis Penulisan Skripsi. Yogyakarta : Liberty.
Djemari Mardapi. 1999. Pengukuran, Penilaian dan Evaluasi. Yogyakarta.
Djumingin, Sulastriningsih. 2007. Pengajaran Prosa Fiksi dan Drama. Makassar: Badan Penerbit UNM.
Dian, Sinaga. 2021. Cerpen. https://www.studiobelajar.com (Diakses pada tanggal 25 Maret 2021)
Dosen Pendidikan 2. 2021. Pengertian Pembelajaran Menurut Para Ahli (diakses pada tanggal 24 maret 2021) https://www.dosenpendidikan.co.id
Eko Putro Widoyoko. 2012. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fajrul Falah dkk, 2020. Pengertian Cerpen [LENGKAP]: Struktur, Unsur, Ciri dan Fungsi saintif. https://saintif.com (diakses pada tanggal 28 maret 2021).
Gurupendidikan. 2021. Pengertian Pendidikan. https://www.gurupendidikan.co.id ( diakses pada tanggal 26 maret 2021)
Jagad.id, 2020. Pengertian Cerpen : Ciri Ciri, Jenis, Kaidah, Unsur Intrinsik Ekstrinsik. Jagad.com. https://jagad.id (diakses pada tanggal 28 maret 2021)
Kurniawati J. 2018. “Kemampuan Menulis Teks Cerpen Siswa Kelas XI SMA Negeri 9 Makassar”. (skripsi) Universitas Negeri Makassar. Makassar (diakses pada tanggal 25 maret 2021) http://eprints.unm.ac.id.
Munandar,Utami. 2009. Pengembangan kreativitas anak berbakat. Jakarta:Rineka cipta.
Prawiro, M. 2018. Pengertian Pendidikan: Definisi, Tujuan, Fungsi, dan Jenis Pendidikan. (diakses pada tanggal 28 maret 2021) https://www.maxmanroe.com
Pulungan, Rosmilan. 2018. “Analisis Struktur dan Tekstur Cerpen Bensin di Kepala Bapak Karya Muhammad Sunhan”. Jurnal. Vol.2 No.2. Oktober 2017. Hal. 35 44. (diakses pada tanggal 26 Oktober 2021) https://doi.org/10.32966/ojs.v2i2.37
Silaban, Rosmin. 2017. “Upaya Meningkatkan Kemampuan Menulis Kata Sederhana Melalui Metode Latihan Siswa Kelas I SD Negeri 014 Pagaran.
Tapah Darussalm. Jural. Vol. 1. No. 1. Juli 2017 hal 16-24. (diakses pada tanggal 27 Oktober 2021) https://media.neliti.com
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Sugiyono, 2009, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Bandung : Alfabeta.
Suhartono. 2005. Pengembangan Keterampilan Bicara Anak Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.
Sukino.2010. Menulis Itu Mudah. Yogyakarta: Pustaka Populer LkiS.
Sumardjo. 2007. Catatan Kecil Tentang Menulis Cerpen. Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Sumardjo, Jakob dan Saini. 1997. Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Susetyo, Budi. 2009. Pengaruh Pengalaman Audit Terhadap Pertimbangan
Auditor Dengan Kredibilitas Klien Sebagai Variabel Moderating (Tesis). Universitas Diponegoro Juni: Semarang
Susetyo. 2009. Menulis Akademik. Bengkulu: Unit Penerbitan FKIP Unib. . 2010.
Penelitian Kuatitatif dan Penelitian Tindakan Kelas. Bengkulu.
Suwarna, dkk. 2006. Pengajaran Mikro Pendekatan Praktis dalam Menyiapkan
Pendidik Profesional. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Tarigan, Henry Guntur. 2008. Teknik Pengajaran Keterampilan Berbahasa. Angkasa: Bandung
Tarsinih, Eny. 2018. “Kajian Terhadap Nilai-Nilai Sosial Dalam KumpulanCerpen “Rumah Malam Di Mata Ibu” Karya Alex R. Nainggolan Sebagai
Alternatif Bahan Aar” Jurnal. Vol. 3. No.2. hal 70-81. September 2018. (diakses pada tanggal 26 Oktober 2021) https://bahteraindonesia.unwir.ac.id
Thabroni, Gamal. 2021. Pengertian Cerpen Ciri, Unsur dan Fungsi. (diakses pada tanggal 26 Oktober 2021) https://serupa.id
Trianto, Agus. Hasrianti, Titik. dan Kokasih. E. 2018. Bahasa Indonesia (Cetakan kedua. PT Garamedi: Jakarta.
Undang-undang No. 20 tahun 2003, Sistem Pendidikan Nasinoal. Welianto, Ari. 2016. Cerpen: Sejarah, Ciri-ciri dan Jenis. (diakses pada tanggal 26 Oktober 2021) https://www.kompas.com
Yuliati. 2014. Kemampuan Menulis Cerpen Bedasarakan Pengalaman PribadiSiswa Kelas X Sma Negeri 8 Kota Benkulu Tahun Ajaran 2013/2014. Universitas Bengkulu: Bengkulu .




