REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM KARYA DIAN PURNOMO

Authors

  • Jumriani Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo
  • La Ode Syukur Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo
  • Sri Suryana Dinar Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v7i4.128

Keywords:

novel, realitas sosial, sosiologi sastra

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas sosial pada novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Berdasarkan objek yang dikaji, penelitian ini termaksud jenis penelitian kualitatif.Dikatakan penelitian kualitatif karena data dalam penelitian ini berupa kata-kata tertulis bukan angka-angka.Dalam hal ini, data dalam penelitian ini diperoleh dari teks novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Berdasarkan hasil penelitian dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo dan kesimpulan terdapat realitas sosial tentang kebudayaan, pendidikan, hukum, dan agama merupakan isi dasar sosiologi, yaitu kenyataan kehidupan sosial seperti adanya masyarakat, kelompok, dan individu. Saran yang dapat disampaikan hendaknya peneliti lain dapat melakukan penelitian selanjutnya dengan lebih sempurna, baik yang berhubungan dengan penelitian ini, maupun yang berhubungan dengan realitas lain yang berobjek novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo karena terdapat aspek yang dapat di teliti selain realitas sosial sehingga di peroleh hasil bervariasi dan dapat memperkaya khazanah sastra Indonesia. Dari hasil penelitian yang dilakukan terdapat 4 (empat) realitas sosial yang ditemukan dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam diantaranya seperti realitas sosial tentang kebudayaan, pendidikan, hukum dan agama.

References

Abidin, Yunus. 2010. Strategi membaca: Teori dan Pembelajarannya. Bandung: Rizqi Press.

Aminuddin, 2002.Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Endaswara, Suwardi. 2031. Metedologi Penelitian Sastra.Epistemologi, Model, Teori, dan Aplikasi. Yogyakarta: CAPS

Faruk. 2017. Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hartoko dan Rahmanto. 1986. Pemandu Dunia Sastra. Yogyakarta: Kanisius Koetjaningrat.

Herlina, Muria. 2017. Sosiologi Kesehatan Paradigma Konstruksi Sosial.

Mihardja, Ratih. 2015. Buku Pintar Sastra Indonesia, Jakarta: Laskar Askara.

Nurgiyantoro, Burhan. 2015. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada Universty Press.

Pradotokusumo, Partini Sardjono. 2005.. Pengkajian Sastra. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Priyatni, Enda Tri. 2015. Membaca Sastra dengan ancangan Literasi Kritis. Jakarta: PT Bumi Aksara

Ratna, Nyoman Kutha. 2003. Paradigma Sosiologi Sastra Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Satinem. 2019. Aprisiasi Karya Fiksi: Teori, Metode, dan Penerapannya. Yogyakarta: DEEPUBLISH.

Siswanto Wahyudi. 2008. Pengantar Teori Sastra. Jakarta : PT Grasindo

Semi, M. Atar. 1990. Metode Penelitian Sastra. Bandung: Penerbit AngkasaBandung

Seokanto, Soerjono dan Budi Sulistiyowati. 2014. Sosiologi Suatu Pengantar Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Sehandi, Yohanes. 2018. Mengenal 25 Teori Sastra. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Stanton, Robert. 2017. Teori Fiksi Robert Stanton. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Tarigan, Henry Guntur. 2013. Pengajaran Gaya Bahasa.Bandung: CV. Angkasa.

Wellek, Rene dan Austin Warren. 2014. Teori Kesustraan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Wicaksono, Andri, 2014. Pengkajian Prosa Fiksi. Bandung: Garudhawaca.

Wicaksono, Andri. 2017. Pengkajian Prosa Fiksi. Yogyakarta: Garudhawaca.

Wingnjosoebroto, Soetandyo, 2001. Fenomena Realitas Sosial Sebagai Objek Kajian Ilmu Sosial.Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Downloads

Published

2022-10-29

How to Cite

Jumriani, La Ode Syukur, & Sri Suryana Dinar. (2022). REALITAS SOSIAL DALAM NOVEL PEREMPUAN YANG MENANGIS KEPADA BULAN HITAM KARYA DIAN PURNOMO. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 7(4), 596–605. https://doi.org/10.36709/bastra.v7i4.128