EKSISTENSI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL LAUT BERCERITA KARYA LEILA S. CHUDORI

Authors

  • Arham Paesani Universitas Halu Oleo
  • Sumiman Udu Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo
  • La Yani Konisi Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v8i1.142

Keywords:

eksistensi;, tokoh dan penokohan:, laut bercerita

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan eksistensi tokoh utama yang terdapat dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian kepustakaan (library research). Metode penelitian yang diterapkan adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan data tertulis, yaitu novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Sumber data dalam penelitian ini diambil dari buku novel berjudul Laut Bercerita karya Leila S. Chudori cetakan ketujuh, yang diterbitkan oleh KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) di Jakarta pada Juli 2019 dengan tebal x + 379 halaman; 13,5 cm x 20 cm. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi dengan cara pencatatan. Teknis Analisis data yang diterapkan berdasarkan pendekatan objektif (struktural), yaitu penelitian yang menitikberatkan kajiannya pada keterkaitan dan keterjalinan antar unsur karya sastra sehingga menghasilkan makna menyeluruh dengan tahapan sebagai berikut, yaitu: (1) mengidentifikasi data, (2) mengklasifikasi data, (3) mendeskripsikan data, dan (4) menginterpretasi data. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut (1) nasib sebagai eksistensi tokoh utama dialami Laut pada kesadaran dan penerimaannya terhadap kondisi keluarganya yang serba sederhana, tetapi di sisi lain ia menolak keadaannya yang harus merasakan zaman Orde Baru; (2) kematian sebagai eksistensi tokoh utama dialami Laut ketika menyadari bahwa kematian sebagai sesuatu kepastian yang datang tanpa bisa diprediksi olehnya, sehingga ia kemudian sampai juga pada tersingkapnya transendensi sebagai puncak dalam bereksistensi; (3) penderitaan sebagai eksistensi tokoh utama dialami Laut ketika menyadari arti penderitaannya itu sebagai konsekuensi yang harus ia hadapi karena ia telah memilih jalan yang terjal yaitu sebagai musuh pemerintah; (4) perjuangan sebagai eksistensi tokoh utama dialami Laut atas kegigihan dan rasa pantang menyerah dalam mempertahankan tujuannya untuk membebaskan Indonesia dari pemerintahan yang otoriter; (5) kesalahan sebagai eksistensi tokoh utama dialami Laut atas kesadara dan pengakuannya terhadap kesalahan yang berujung pada sebuah penyesalan.

References

Abidin, Zainal. 2007. Analisis Eksistensial: Sebuah Pendekatan Alternatif untuk Psikologi dan Psikiatri. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Anwar, Ahyar. 2010. Teori Sosial Sastra. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Azwar. 2016. Membaca Sastra, Membaca Dunia. Yogyakarta: Basabasi.

Chudori, Leila S. 2019. Laut Bercerita. Jakarta: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia.

Dagun, Save M. 1990. Filsafat Eksistensialisme. Jakarta: Rineka Cipta.

Hamersma, Harry. 1985. Filsafat Eksistensi Karl Jaspers. Jakarta: PT. Gramedia.

Hasan, Fuad. 1992. Berkenalan dengan Eksistensialisme. Jakarta: Pustaka Jaya.

Hidayat, Asep Ahmad. 2006. Filsafat Bahasa; Mengungkap Hakikat Bahasa, Makna dan Tanda. Bandung: Remaja Rosdakarya

Kattsoff, Louis O. 2004. Pengantar Filsafat. Yogyakarta: Penerbit Tiara Wacana.

Mulyono, Edi. 2013. Belajar Hermeneutika. Jogjakarta: IRCiSoD

Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Poespoprodjo. 1999. Filsafat Moral: Kesusilaan dalam Teori dan Praktik. Bandung: Pustaka Grafika

Pradopo, Rachmat Djoko. 2005. Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Pradopo, Rachmat Djoko. 2011. Prinsip-Prinsip Kritik Sastra. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pradotokusumo, Partini Sardjono. 2005. Pengkajian Sastra. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Ratna, Nyoman Kutha. 2008. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Riswandi, Bode dan Titin Kusmini. 2010. Pembelajaran Apresiasi Prosa Fiksi. Tasikmalaya: Siklus Pustaka.

Rokhmansyah, Alfian. 2014. Studi dan Pengkajian Sastra. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Stanton, Robert. 2007. Teori Fiksi Robert Stanton. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Teeuw, A. 2015. Sastra dan Ilmu Sastra. Bandung: PT. Dunia Pustaka Jaya.

Wahid, Sugira. 2004. Kapita Selekta Sastra. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Wahyuni, Ristri. 2014. Kitab Lengkap Puisi, Prosa, dan Pantun Lama. Jogjakarta: Saufa.

Wicaksono, Andri. 2017. Pengkajian Prosa Fiksi. Yogyakarta: Penerbit Garudhawaca.

Downloads

Published

2023-01-24

How to Cite

Arham Paesani, Sumiman Udu, & La Yani Konisi. (2023). EKSISTENSI TOKOH UTAMA DALAM NOVEL LAUT BERCERITA KARYA LEILA S. CHUDORI. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 8(1), 78–83. https://doi.org/10.36709/bastra.v8i1.142