GAYA BAHASA PUISI DALAM BUKU TEKS BAHASA INDONESIA KELAS X SMA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN SASTRA
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2021Keywords:
Gaya bahasa, stilistika, puisi, Gaya Bahasa; Majas; Novel; Pembelajaran sastraAbstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan gaya bahasa dalam puisi yang terdapat pada buku teks Bahasa Indonesia kelas X SMA edisi revisi 2017 dan 2023 serta menafsirkan fungsi stilistika dan implikasinya terhadap pembelajaran sastra. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan stilistika. Data berupa larik puisi yang mengandung gaya bahasa dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi dalam buku teks memuat berbagai jenis gaya bahasa, yaitu perbandingan, pertautan, pengulangan, dan pertentangan. Gaya bahasa perbandingan, khususnya metafora dan personifikasi, menjadi bentuk yang paling dominan karena mampu memperkuat citraan, emosi, dan kedalaman makna. Keberadaan gaya bahasa lainnya berfungsi menciptakan hubungan simbolik, ritme puitik, serta kritik sosial yang tersirat dalam teks. Temuan ini menegaskan bahwa penggunaan majas dalam puisi tidak hanya berperan sebagai unsur estetika, tetapi juga sebagai strategi pembentukan makna yang relevan dengan pembelajaran apresiasi sastra di sekolah.
References
Astuti, A., Novitasari, L., & Suprayitno, E. (2023). Gaya bahasa dalam kumpulan cerpen Tak Semanis Senyummu karya Sirojuth. Jurnal Bahasa dan Sastra.
Emawati, & Yuliani, I. E. (2024). Kajian stilistika pada buku antologi puisi “Kawitan” dan implikasinya pada pembelajaran sastra di perguruan tinggi. Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra, dan Pendidikan, 9(2). https://doi.org/10.51673/jurnalistrendi.v9i2.2254
Lufianah, M., Noortyani, R., & Faradina. (2023). Stilistika kumpulan puisi Sebelum Sendiri karya Aan Mansyur. LOCANA, 6(2).
Meidiani, N. M., Fajriani, A., Suardiani, N. P., Dwipayani, N. M. A., Arthaningsih, N. K. J., Putrayasa, I. B., & Sudiana, I. N. (2025). Pengembangan bahan ajar apresiasi sastra anak di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2).
Mustikasari, R. P. (2021). Kajian stilistika terhadap nilai estetika majas yang berindikasi pendidikan karakter. Wistara, 4(2).
Noviyanti, S., Ansoriyah, S., & Tajuddin, S. (2023). Peran gaya bahasa dalam membangun wacana pada novel “Rasa” karya Tere Liye: Kajian stilistika. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 9(2).
Simanungkalit, K. E., Tampubolon, T. C., Panggabean, L., Sihite, I., & Simanjuntak, B. (2024). Pentingnya kearifan lokal: Meningkatkan kualitas kurikulum merdeka dengan karya sastra. Jurnal Basicedu, 8(2), 1445–1453. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7173
Yandini, E. R., Dedi, F. S. O., & Hastuti. (2023). Semiotika dalam novel Negeri di Ujung Tanduk karya Tere Liye. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.




