FUNGSI DAN MAKNA MANTRA HEMBULA’A PADA MASYARAKAT KALEDUPA
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v7i3.21Keywords:
Fungsi, makna, mantra, tuturan, hembula’a.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi dan makna tuturan hembula’a pada masyarakat Kaledupa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan semiotik Roland Barthes yaitu menganalisis data berdasarkan data yang diperoleh dari hasil wawancara, dokumentasi dan observasi langsung dari masyarakat Kaledupa. Hasil penelitian ini ditemukan fungsi dan makna tuturan hembula’a pada masyarakat Kaledupa dalam setiap aktivitasnya adalah untuk mempermudah setiap aktivitas-aktivitas masyarakat dalam bercocok tanam. Fungsi dan makna mantra dan tutuan dalam ritual hembula’a memiliki fungsi dan menyajikan makna yang beragam tersebar dalam kode-kode yang dikandungnya. Dari proses mengkaji fungsi dan pemaknaan itu dapat dikatakan bahwa lima kode Roland Barthes itu dapat dimanfaatkan untuk menangkap makna yang di dalam cerpen itu dengan beragam penafsiran di masing-masing kodenya.
References
Alwi, Hasan, dkk. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Aminuddin, 2014. Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Angelina, P. J., & Wardani, L. K. (2014). Makna Ruang Ritual dan Upacara pada Interior Keraton Surakarta. Jurnal Intra, 2(2), 294–301.
Barthes, Roland. 2017. Elemen-Elemen Semiologi.Yogyakarta: Basabasi.
Danandjaja, J. 1984. Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng dan Lain-Lain. Grafiti Pers.
Endraswara, S. 2006. Metode, Teori, Teknik Penelitian Kebudayaan. Pustaka Widyatama.
Freud, Sigmund. 2002. Totem and Tabu. Yogyakarta: Jendela.
Geertz, C. 1992. Tafsir Kebudayaan. Penerbit Kanisius.
Hadiati, D. N. 2016. Bentuk, Makna, dan Fungsi Upacara Ritual Daur Hidup Manusia pada Masyarakat Sunda.
Hamidin, H. 2016. Bentuk, Fungsi, dan Makna Mantra Ritual Upacara Kasambu Masyarakat Muna di
Kecamatan Katobu Kabupaten Muna. Jurnal Bastra, 2 (1).
Hartarta, A. 2010. Mantra Pengasihan: Rahasia Asmara dalam “Klenik” Jawa. Kreasi Wacana.
Ismail, A. 1996. Fungsi Mantra dalam Masyarakat Banjar. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Jabrohim. 1994. Pengajaran Sastra. Pustaka Pelajar.
Kalangie, N. S. 1994. Kebudayaan dan Kesehatan: Pengembangan Pelayanan Kesehatan Primer melalui Pendekatan Sosiobudaya. Megapoin, Divisi dari Kesaint Blanc.




