JEJAK LUKA DALAM RELASI SOSIAL MANUSIA DALAM NOVEL CANTIK ITU LUKA BERDASARKAN PERSPEKTIF SOSIOLOGI SASTRA

Authors

  • Rosita Sofyaningrun Universitas Ma'arif Nahdaltul Ulama Kebumen
  • Agus Rofiudin Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2116

Keywords:

literary sociology, social aspects, class, power, gender

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi relasi sosial dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan dengan menelaah interaksi antartokoh sebagai cerminan masyarakat Indonesia pada masa kolonial dan pascakolonial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Data diperoleh melalui teknik pembacaan intensif (close reading) dan dianalisis secara interpretatif dengan memfokuskan pada interaksi sosial, relasi kuasa, dinamika gender, serta struktur kelas yang tergambar dalam narasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi sosial dalam novel tersebut dibentuk oleh persilangan ketimpangan kelas, dominasi patriarki, dan kekuasaan kolonial yang secara kolektif melahirkan luka sosial, baik pada tingkat individu maupun komunitas. Tokoh-tokoh perempuan diposisikan sebagai subjek yang termarginalkan dan mengalami penindasan berlapis, sedangkan otoritas laki-laki dan kolonial berperan sebagai agen yang mempertahankan struktur sosial yang hierarkis dan timpang. Penelitian ini mengungkap bahwa relasi kuasa, gender, dan kelas tidak bekerja secara terpisah, melainkan berlangsung secara simultan sehingga menghasilkan kekerasan sosial yang bersifat sistemik, bukan sekadar bentuk penindasan yang terisolasi. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif mengenai luka sosial sebagai akumulasi dari relasi kuasa yang saling berkelindan, sehingga menawarkan pembacaan sosiologis yang lebih komprehensif terhadap novel tersebut. Penelitian ini berkontribusi pada kajian sosiologi sastra dengan memperdalam pemahaman tentang kritik sosial dan ketimpangan struktural dalam sastra Indonesia modern.

References

Achsani, F. (2020). Masyarakat pribumi pada masa penjajahan Belanda dalam novel Kisah Tanah Jawa karya Mada Zidan dan Bonaventura de Genta. Salingka: Jurnal Penelitian Humaniora, 17(1). https://doi.org/10.26499/salingka.v17i1.266

Alvia, R. (2014). Analisis unsur sosial dalam novel Indonesia modern. Pustaka Pelajar.

Annisa, D. A. (2024). Perlawanan konstruksi identitas perempuan dalam industri kretek pada tokoh utama perempuan dalam novel Rara Mendut karya Y.B. Mangunwijaya dan Gadis Kretek karya Ratih Kumala serta relevansinya terhadap pembelajaran sastra di SMA [Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta]. Institutional Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/82539

Azzahra, A. S., Sitinjak, N., Anjar Kusuma, F., Putri Sherlyana, N., & Susilo, S. (2025). Stigma dan realita: Diskriminasi waria di lingkungan masyarakat. Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling, 2(4), 1355–1364. https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jpdsk/article/view/2433

Azzahra, A. S., Sitinjak, N., Kusuma, F. A., Sherlyana, N. P., & Susilo, S. (2024). Stigma dan realita: Diskriminasi waria di lingkungan masyarakat. Universitas Lampung.

Beauvoir, S. de. (1949). The Second Sex. New York: Vintage.

Beauvoir, S. de. (2011). The second sex (C. Borde & S. Malovany-Chevallier, Trans.). Vintage Books. (Original work published 1949)

Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. University of California Press.

Damono, S. D. (2012). Sastra dan realitas sosial: Refleksi nilai dan masyarakat. Bandung: Humaniora.

Damono, S. D. (2012). Sosiologi sastra: Sebuah pengantar ringkas. Editum.

Elvira, D., Azzahra, L., & Haliq, A. (2025). The role of postcolonial social background and gender in shaping the characters of Dewi Ayu and Johan in Beauty Is a Wound. TOFEDU: The Future of Education Journal, 4(5), 1308–1318. https://doi.org/10.61445/tofedu.v4i5.562

Endraswara, S. (2004). Metodologi penelitian sastra: Epistemologi, model, teori, dan aplikasi. Pustaka Widyatama.

Faris, W. B. (2004). Ordinary enchantments: Magical realism and the remystification of narrative. Vanderbilt University Press.

Foucault, M. (1978). The history of sexuality: Volume 1, An introduction (R. Hurley, Trans.). Pantheon Books.

Foucault, M. (1980). Power/knowledge: Selected interviews and other writings 1972–1977 (C. Gordon, Ed.). Pantheon Books.

Goffman, E. (1959). The presentation of self in everyday life. Doubleday.

Goffman, E. (1963). Stigma: Notes on the management of spoiled identity. Englewood Cliffs, NJ: Prentice-Hall.

Hidayat, J. (2024). Representasi konflik sosial dalam novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari [Skripsi Sarjana, UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu]. Repository UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. http://repository.uinfasbengkulu.ac.id/id/eprint/4146

Herawati, L., Nuryatin, A., Supriyanto, T., & Doyin, M. (2025). Sikap perempuan terhadap eksploitasi pada novel Bumi Manusia, Nyai Gowok, Re: dan Perempuan: Kajian feminisme. Aksara: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 37(1), 106–121. http://dx.doi.org/10.29255/aksara.v37i1.4781.106-121

Hilmawan, F. A. (2024). Representasi kesenjangan sosial dalam film The White Tiger (2021): Analisis semiotika Roland Barthes. Undergraduate Thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Budaya, Universitas Islam Indonesia. https://dspace.uii.ac.id/123456789/51022

Ikbar, A., & Andalas, E. F. (2019). Dampak psikologis kolonialisme Barat terhadap masyarakat pribumi dalam kumpulan cerpen Aloer-Aloer Merah karya Ardi Wina Saputra. Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2). https://doi.org/10.33603/dj.v6i2.1844

Jamil, M., Shohifur Rizal, M. A., & Kholik, K. (2024). Relevansi ideologi dan estetika dalam karya sastra pada puisi Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat). Innovative: Journal of Social Science Research, 4(4), 7537–7546. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i4.14021

Kamilia, N., Nurmala, I. D., & Fatmawati, I. (2024). Konflik sosial dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan berdasarkan teori Lewis A. Coser. Jurnal Pendidikan dan Sastra, 8(3), 222–233.

Katharina Woli Namang, Yeremias Bardi, & Nur Sakinah. (2024). Kajian feminisme dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan, 3(1), 110–125. https://doi.org/10.61132/pragmatik.v3i1.1263

Kurniawan, A. (2002). Cantik Itu Luka. Gramedia Pustaka Utama.

Kurniawati, A., Liana, L., Asharina, N. P., & Permana, I. (2018). Kajian feminisme dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Parole: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2), 213–220. https://doi.org/10.22460/p.v1i2p%25p.213

Ligatu, S. A. P., & Bagtayan, Z. A. (2024). Makna dalam jejak tanda: Analisis novel Cantik Itu Luka melalui lensa teori semiotika. Musamus Journal of Research Information and Communication Technology, 14(2). https://doi.org/10.37905/jbsb.v14i2.23461

Madjid, S. S. (2020). Modal sosial dalam perspektif ekonomi Islam: Study survival strategy pedagang kaki lima di Makassar [Disertasi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta]. Institutional Repository UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/65661

Marx, K., & Engels, F. (1978). The communist manifesto (S. Moore, Trans.). International Publishers. (Original work published 1848)

Mead, G. H. (1934). Mind, self, and society. University of Chicago Press.

Mustafidah, N., & Nurmalisa, D. (2022). Kritik sosial dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Jurnal Sastra Indonesia, 10(2), 77–89.

Namang, K. W., Bardi, Y., & Sakinah, N. (2025). Aspek sosial dan gender dalam novel Cantik Itu Luka. Jurnal Kajian Feminisme dan Sastra, 11(1), 1–15.

Nensilianti, N., Ridwan, R., & Suri Ramadani, A. (2025). Relasi kuasa dalam novel Pulang karya Leila S. Chudori perspektif Michel Foucault. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(3), 1682–1693. https://doi.org/10.53769/deiktis.v5i3.1781

Nenri, G., Yetty, M., & Syofiani, S. (2025). Citra perempuan dan ketidakadilan gender dalam novel Masih Adakah Surga Untukku? karya Naya R dan Air Mata Pernikahan karya Rahmi Novaliza: Suatu kajian intertekstual [Thesis, Universitas Bung Hatta]. Universitas Bung Hatta Repository. http://repository.bunghatta.ac.id/id/eprint/1531

Nurgiyantoro, B. (2010). Teori pengkajian fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Nurgiyantoro, B. (2015). Sastra anak: Pengantar pemahaman dunia anak. Gadjah Mada University Press.

Nurhuda, I., dkk. (2017). Sosiologi sastra: Teori dan aplikasi. Universitas Negeri Malang Press.

Pasolang, C. (2025). Dekonstruksi kecantikan dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan: Tinjauan nilai Kristiani [Skripsi, Institut Agama Kristen Negeri Toraja]. IAKN Toraja Institutional Repository.

Prasetyo, C. Y., & Wirajaya, A. Y. (2025). Analisis sosiologi pengarang dalam novel Gadis Kretek karya Ratih Kumala menggunakan pendekatan sosiologi sastra Alan Swingewood. Jurnal Penelitian Inovatif, 5(2), 1087–1094. https://doi.org/10.54082/jupin.1340

Pramono, S. A., & Sudrajat, A. (2025). Relasi kuasa dan kekerasan seksual dalam Tayub Bojonegoro. Paradigma, 14(01), 211–220. https://doi.org/xxxx

Purba, R. (2020). Nilai agama dan nilai sosial dalam novel Cantik Itu Luka. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(4), 312–326.

Puspitoningrum, E. (2024). Realisme magis dalam cerita Panji populer Panji Laras dan relevansinya dalam pembelajaran sastra. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 14(3). https://doi.org/10.23887/jpbsi.v14i3.86347

Putri, A. F. (2025). Representasi identitas dan konflik sosial budaya tokoh dalam novel Lampuki karya Arafat Nur [Master’s thesis, Universitas Muhammadiyah Malang]. https://eprints.umm.ac.id/id/eprint/14230

Putri Ligatu, S. A., & Bagtayan, Z. A. (2024). Makna dalam jejak tanda: Analisis novel Cantik Itu Luka melalui lensa teori semiotika. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 14(2), 134–150. https://doi.org/10.37905/jbsb.v14i2.23461

Rahayu, M. (2017, May 7). Gender dan seksualitas postkolonial dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Seminar Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia (SENASBASA), Universitas Muhammadiyah Malang.

Ridwan, A. D. (2024). Teori Sastra Klasik & Kontemporer. Guepedia.

Rahmayati, N. D., Sirulhaq, A., & Musaddat, S. (2025). Penggunaan novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan sebagai bahan ajar: Analisis berbasis grounded theory. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia, 14(1). https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v14i1.4840

Said, E. W. (1978). Orientalism. New York: Pantheon Books.

Said, E. W. (1978). Orientalism. Pantheon Books.

Sidiq, M., & Manaf, N. A. (2020). Karakteristik tindak tutur direktif tokoh protagonis dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 4(1). https://doi.org/10.30651/lf.v4i1.3882

Siswantoro. (2004). Apresiasi sastra: Teori dan praktik. Surakarta: Muhammadiyah University Press.

Siswanto, M. F., & Riyadi, R. (2025). Suara keadilan gender dalam rubrik Swara Harian Kompas tahun 1999–2011. Avatara: Jurnal Pendidikan Sejarah, 16(2). https://doi.org/xxxx

Soekanto, S. (2014). Sosiologi: Suatu pengantar (Edisi revisi). RajaGrafindo Persada.

Soekanto, S. (2017). Sosiologi: Suatu pengantar (ed. revisi). Rajawali Pers.

Sopiyan, W., Hidayat, R. H., Setiawati, R., & Hadi, F. N. (2022). Integrasi sosial dalam masyarakat beragama sebagai mediasi konflik sosial. El-Ghiroh: Jurnal Studi Keislaman, 20(02), 235–250. https://doi.org/10.37092/el-ghiroh.v20i02.381

Simmel, G. (2009). Sociology: Inquiries into the construction of social forms (A. J. Blasi, A. K. Jacobs, & M. Kanjirathinkal, Trans.). Brill. (Original work published 1908)

Sulaiman, A. (2008). Makna sosial dan interaksi dalam karya sastra. Pustaka Sastra Nusantara.

Swastini, N. L. M. E., Erviantono, T., & Noak, P. A. (2025). Politik tubuh perempuan antara kontrol sosial dan resistensi. Socio-Political Communication and Policy Review, 1(1). https://doi.org/10.61292/shkr.247

Swingewood, A. (1972). The sociology of literature. Schocken Books.

Tazid, A., Mukari, & Masfufah Zain, K. (2024). Pertarungan public stigma dan defensive symbolic pada denominasi sosial kyai. Journal of Public Power, 8(1), 1–14. https://doi.org/10.32492/jpp.v8i1.8101

Tazid, A., Mukari, & Zain, K. M. (2024). Pertarungan public stigma dan defensive symbolic pada denominasi sosial kyai. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 8(1). https://doi.org/10.32492/jpp.v8i1.8101

Waluyo, H. J. (2002). Apresiasi prosa fiksi. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Wirandina, L. (2021). Feminitas dan aspek sosial dalam novel Cantik Itu Luka. Jurnal Ilmu Humaniora, 14(2), 90–102.

Zahran, Z., & Fadhil, Z. (2023). Realisme magis dan konteks sosial budaya dalam novel Kereta Semar Lembu karya Zaky Yamani (Diploma thesis). Universitas Nasional. http://repository.unas.ac.id/id/eprint/8327

Zahid, A., Agustini, N. K. A., & Ikayanti, R. L. (2023). Kapitalisme tubuh perempuan: Sebuah pendisiplinan atau industrialisasi. RESIPROKAL: Jurnal Riset Sosiologi Progresif Aktual, 5(1), 115–131. https://doi.org/10.29303/resiprokal.v5i1.286

Zahra’ni, I. N., Albar, D. S., & Susanto, D. (2025). Kajian feminisme poskolonial pada tokoh Firdaus dalam novel Perempuan di Titik Nol. Ruang Kata: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(2). https://doi.org/10.53863/jrk.v5i02.1780

Downloads

Published

2026-03-04

How to Cite

Sofyaningrun, R., & Rofiudin, A. (2026). JEJAK LUKA DALAM RELASI SOSIAL MANUSIA DALAM NOVEL CANTIK ITU LUKA BERDASARKAN PERSPEKTIF SOSIOLOGI SASTRA. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 11(2), 624–636. https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2116