NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL PESANTREN IMPIAN KARYA ASMA NADIA DAN RELEVANSI DI SMA

Authors

  • Ernisa Prastiwi Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo
  • Risa Febiola Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo
  • Suparmin Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo
  • Titik Sudiatmi FKIP, Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v8i3.227

Keywords:

nilai, pendidikan karakter, struktur novel

Abstract

Hasil penelitian ini dimaksudkan untuk mendeskripsikan wujud tokoh dalam novel ”Pesantren Impian” karya Asma Nadia serta nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat pada novel Pesantren Impian karya Asma Nadia. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini yaitu menemukan bentuk pendiri berupa (1) Alur, novel “Pesantren Impian” memiliki alur gabungan karena dalam novel menceritakan konflik di awal cerita. (2) Tema novel “Pesantren Impian” bertema cinta, teka-teki dan kematian. (3) Tokoh-tokoh yang berhubungan dengan novel “Pesantren Impian” yaitu Si Gadis, Umar, Tengku Hasan, Rini, Inong, Sissy, Paklik Kusno, dan Mas Bagus. (4) Konteks, setting novel “Pesantren Impian” adalah pulau Aceh. (5) Gaya bahasa, yang dimajukan penulis dalam novel “Pesantren Impian” ialah metafora, hiperbola dan personifikasi. (6) Sudut pandang, menggunakan orang ketiga. (7) Amanat,  terkandung amanat hargai masa mudamu. Kecuali bentuk pendiri pada novel pengkaji juga mengkaji tentang nilai-nilai karakter dari novel “Pesantren Impian”. Dalam novel “Pesantren Impian” karya Asma Nadia terdapat 9 kutipan yang mengandung nilai pendidikan karakter, yaitu: nilai religius (4 tanda kutipan), nilai rasa ingin tahu (1 tanda kutipan), nilai mandiri (1  tanda kutipan), nilai kebenaran (1 tanda kutipan), nilai kebersamaan (1 tanda kutipan), dan nilai peduli sosial (1 tanda kutipan).

References

Amalia, R., & Astuti, S. B. (2020). DEKONSTRUKSI PERAN TOKOH DALAM NOVEL PESANTREN IMPIAN KARYA ASMA NADIA. Jurnal Buana Bastra, 2, 39–48.

Bimrew Sendekie Belay. (2022). KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA NOVEL PERGI KARYA TERE LIYE: KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA SKRIPSI. הארץ, 8.5.2017, 2003–2005.

Fabiana Meijon Fadul. (2019). KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA GITA DALAM NOVEL RENTANG KISAH KARYA GITA SAVITRI DEVI: KAJIAN PSIKOLOGI UMUM SEBAGAI PENGEMBANGAN BAHAN AJAR SASTRA DI SMA. 19(1), 37–42.

Fitri, J. N. (2019). Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel Sang Penandai Karya Tere Liye. Prosiding SENASBASA, 3(2), 518–526. http://prosiding.upgris.ac.id/index.php/pbsd18/pbsd2018/paper/view/2410

Maryati, & Sianturi, R. (2020). Strategi Implementasi Pendidikan Karakter Di Era Disrupsi. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang, 539–551.

Murniasih, S., Yolanda, D. G., & Irma, C. N. (2021). Kajian Nilai Pendidikan Karakter Dalam Novel Tapak Jejak Karya Fiersa Besari. Wanastra: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 13(1), 66–71. https://doi.org/10.31294/w.v13i1.9753

Ningsi Aziza Putri, & Suzima Afrihesti. (2020). Tingkat Peduli Sosial dan Sikap Peduli Sosial SIswa. Jurnal Pelangi, 12(1), 9–15.

Raharjo, R., Indarti, T., Surabaya, U. N., & Batin, K. (2022). Konflik Batin Tokoh Aris pada Film Pria Karya Yudho Aditya (Kajian Psikologi Sastra). 5(November), 193–211.

Sa’diyah, U., Sutrimah, S., & ... (2022). Analisis Konflik Tokoh dalam Novel Janji Karya Tere Liye dan Relevansinya Terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA (Kajian Psikologi). … Bahasa, Sastra …, 1(April 2022), 132–142. https://www.ejurnal.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/JR/article/view/2645%0Ahttps://www.ejurnal.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/JR/article/viewFile/2645/587

Sari, E., Misnawati, Linarto, L., Poerwadi, P., & Ramadhan, I. Y. (2023). Nilai Pendidikan Karakter Dalam novel Si Anak Savana Karya Tere Liye dan Implikasinya Pada Pembelajaran Sastra Di SMA. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, Dan Budaya (Mateandrau), 12(1), 83–107.

Saverus. (2019). NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM NOVEL PESANTREN IMPIAN KARYA ASMA NADIA. Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi Dan Ilmu Ekonomi, 2(1), 1–19. http://www.scopus.com/inward/record.url?eid=2-s2.0-84865607390&partnerID=tZOtx3y1%0Ahttp://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=2LIMMD9FVXkC&oi=fnd&pg=PR5&dq=Principles+of+Digital+Image+Processing+fundamental+techniques&ots=HjrHeuS_

Siswanto, S., Wardarita, R., & Utami, P. I. (2022). Kajian Sosiologi Sastra dalam Novel “Sang Nyai 2” Karya Budi Sardjono. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5373–5379. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.2873

Sukarno, M. (n.d.). Penguatan pendidikan karakter dalam era masyarakat 5.0. 32–37.

Tara, S. N. A., Rohmadi, M., & Saddhono, K. (2019). Konflik Batin Tokoh Utama Dalam Novel Karya Ruwi Meita Tinjauan Psikologi Sastra Dan Relevansinya Sebagai Bahan Ajar Sastra Indonesia Di Sma. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 7(1), 103. https://doi.org/10.20961/basastra.v7i1.35521

Yulianto, A., Nuryati, I., & Mufti, A. (2020). Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Novel Rumah Tanpa Jendela Karya Asma Nadia. Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, Dan Pengajarannya, 1(1), 110–124. https://doi.org/10.22515/tabasa.v1i1.2596

Downloads

Published

2023-07-27

How to Cite

Ernisa Prastiwi, Risa Febiola, Suparmin, & Titik Sudiatmi. (2023). NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL PESANTREN IMPIAN KARYA ASMA NADIA DAN RELEVANSI DI SMA. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 8(3), 422–428. https://doi.org/10.36709/bastra.v8i3.227