ANALISIS NARASI LISAN MASYARAKAT NAMBO TENTANG PENYAKIT DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEPATUHAN BEROBAT DI PUSAT KESEHATAN MASYARAKAT
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v11i1.2300Keywords:
Oral narratives, health-seeking behavior, medical pluralism, culturally sensitive careAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh narasi lisan masyarakat Nambo tentang penyakit terhadap perilaku mereka dalam mencari pengobatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas). Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui teknik triangulasi yang meliputi wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan tokoh masyarakat, dukun/tradisional healer, serta tenaga medis di Desa Nambo, Kota Kendari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambilan keputusan pengobatan didorong oleh Explanatory Model of Illness yang mengklasifikasikan penyakit ke dalam ranah medis-biologis dan spiritual-nonmedis. Narasi lokal mengaitkan penyakit spiritual dengan etiologi personalistik yang dipandang berada di luar jangkauan layanan medis formal. Selain itu, protokol budaya bersyarat sering kali mewajibkan pelaksanaan ritual tradisional sebelum intervensi medis diperbolehkan. Akibatnya, layanan kesehatan formal kerap diposisikan sebagai pilihan terakhir atau alternatif sekunder. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ketidakpatuhan dan keterlambatan dalam pengobatan medis bersumber dari konflik antara etiologi budaya dan protokol medis formal. Oleh karena itu, disarankan agar Puskesmas menerapkan pendekatan Culturally Sensitive Care (pelayanan yang peka terhadap budaya) guna menjembatani kesenjangan antara narasi medis dan narasi lokal, sehingga dapat meningkatkan kepatuhan pasien serta efektivitas pelayanan kesehatan di masyarakat yang bersifat pluralistik.
References
Amisim, O. A., Kusen, A. W. S., & Mamosey, W. E. (2020). Persepsi Sakit Dan Sistem Pengobatan Tradisional Dan Modern Pada Orang Amungme (Studi Kasus Di Kecamatan Alama Kabupaten Mimika) (Vol. 13, Issue 1).
Balick, M. J., & Cox, P. A. (1996). Plants, People, And Culture: The Science Of Ethnobotany. Scientific American Library. New York.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative Inquiry And Research Design: Choosing Among Five Approaches (5th Ed.). Sage Publications.
Fadhila, R. N. (2023). Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pengobatan Tradisional Dan Implikasinya Pada Layanan Puskesmas. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat.
Fauziah, S. (2023). Analisis Faktor Sosial Budaya Terhadap Penanggulangan Penyakit Tidak Menular Di Indonesia Analysis Of Socio-Cultural Factors In Non-Communicable Disease Prevention In Indonesia. Https://Www.Researchgate.Net/Publication/376520993
Foster, G. M., & Anderson, G. (1978). Medical Anthropology. Wiley. New York, Amerika Serikat.
Foster, G. M., Anderson, & Gallatin, B. (2006). Antropologi Kesehatan. Penerbit Universitas Indonesia.
Hasanah, U., & Syafrudin, S. (2024). Ethnomedicine And Cultural Interpretations Of Illness: A Narrative Study In Coastal Communities. Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, 15–28.
Hennink, M., Hutter, I., & Bailey, A. (2020). Qualitative Research Methods. Sage Publications.
Hidayah, N. (2021). Integrasi Pelayanan Kesehatan Formal Dan Tradisional Di Puskesmas: Pendekatan Culturally Sensitive Care. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia, 77–84.
Kleinman, A. (1980). Patients And Healers In The Context Of Culture: An Exploration Of The Borderland Between Anthropology, Medicine, And Psychiatry. University Of California Press.
Leslie, C. (1976). Asian Medical Systems: A Comparative Study. University Of California Press.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Sage Publications.
Pratama, A. (2024). The Role Of Oral Narratives In Constructing Illness Meaning Among Coastal Communities. Jurnal Antropologi Indonesia, 12–25.
Rahmawati, R. (2022). Tradisi Lisan Sebagai Sistem Pengetahuan Medis Lokal Dalam Masyarakat Adat. Jurnal Kebudayaan, 112–125.
Ramadhan, A., & Kusumasari, G. (2024). Local Wisdom And Health-Seeking Behavior: A Qualitative Study On Traditional Healing Narratives In Rural Communities. Journal Of Health And Cultural Anthropology, 101–115.
Sari, N. P. (2022). Cultural Influences On Health-Seeking Behavior In Rural Indonesia. Journal Of Local Wisdom And Health, 210–225.
Sari, N. P., & Prasetyo, B. (2023). Cultural Barriers To Medical Treatment Adherence In Indigenous Communities. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 145–158.
Sudirman, S., & Rahmawati, R. (2022). The Dynamics Of Medical Pluralism In Indonesia: Between Modern Medicine And Local Beliefs. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional. Universitas Indonesia, 8593.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Alfabeta.
Sulistyowati. (2019). Tradisi Lisan Yogyakarta: Narasi Dan Dokumentasi. Bakti Budaya, 2.
Widianingrum, K., & Kusuma, H. (2025). Duality Of Care: The Coexistence Of Traditional And Modern Medicine In Primary Healthcare Settings. Indonesian Journal Of Health Policy, 30–44.
Wulandari, R., & Handayani, S. (2023). Socio-Cultural Barriers To Medication Adherence In Primary Healthcare: A Narrative Perspective. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 45–56.




