PERGESERAN DAN PEMERTAHANAN KATA SAPAAN KEKERABATAN DALAM MASYARAKAT MELAYU DI KELURAHAN PARIT CULUM 1
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2590Keywords:
Kata sapaan kekerabatan, pergeseran bahasa, pemertahanan bahasa, masyarakat MelayuAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fenomena pergeseran, serta upaya pemertahanan kata sapaan kekerabatan dalam masyarakat Melayu di Kelurahan Parit Culum I, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap enam informan yang mewakili tokoh adat, generasi tua, dan generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem sapaan kekerabatan masyarakat Melayu setempat mencakup dimensi vertikal dan horizontal yang sarat akan nilai adat. Namun, telah terjadi pergeseran penggunaan bahasa, terutama pada generasi muda, yang ditandai dengan beralihnya sapaan tradisional (seperti kambok, bujang, gadis) ke sapaan yang lebih umum, modern, atau netral (seperti kakak, nak, atau penyebutan nama langsung). Faktor penyebab pergeseran meliputi modernisasi, pengaruh teknologi, perkawinan lintas budaya, serta rendahnya rasa percaya diri generasi muda terhadap bahasa daerah. Di sisi lain, pemertahanan sapaan masih kuat pada bentuk-bentuk tertentu yang bersifat sakral secara adat, seperti sapaan Datok dan urutan kelahiran (Pak Long, Pak Ngah, Pak Busu). Strategi pemertahanan yang disarankan meliputi penguatan peran keluarga sebagai basis pewarisan bahasa dan integrasi budaya lokal dalam institusi pendidikan.
References
Aditia, F. 2024. Maintaining Malay Culture amidst the Current of Globalization. Manunggal Halim Jaya.
Akhyaruddin, Dewi, Y., Purba, A., Ningsih, A. G., & Wini, L. O. 2024. Dinamika Penggunaan Kata Sapaan dalam Masyarakat Melayu Jambi. Jurnal Aksara, 36(2), 319–336.
Bilqis, S. 2023. Kata Sapaan Kekerabatan Bahasa Melayu Jambi Dialek Seberang Kota Jambi. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 6(1), 7–11.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches. Sage Publications.
Haeruddin. 2017. Sistem Sapaan Kekerabatan Suku Sasak: Kajian Linguistik Kebudayaan. Lingua, 14(1), 39–54.
Izar, J., & Mhd, F. I. (2020). Deiksis Pronomina Persona pada Konteks Kekerabatan dalam Bahasa Melayu Jambi di Desa Kota Karang Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Tsaqofah & Tarikh: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan, 5(2).
Wibowo, R. M. 2015. Dinamika Bentuk-bentuk Sapaan Sebagai Refleksi Sikap Berbahasa Masyarakat Indonesia. HUMANIORA, 27(3), 269–282.
Wulandari, A. O., Alawiyah, R., & Dewi, P. 2023. Meaning Analysis of Greeting Words for Kinship In the Society of Pariaman City. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(1), 23–32.
Yani, N. P. 2020. Strategi Pemertahanan Bahasa Jawa pada Generasi Muda di Era Globalisasi Desa Talang Sebaris Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma. Volume 3, 13–28.
Yuryanis. 2025. Kata sapaan kekerabatan bahasa melayu jambi dialek pulau tengah kecamatan jangkat. Jurnal Pendidikan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat, II(1), 672–678.




