PERSEPSI CERITA RAKYAT MASYARAKAT TERHADAP SUMPAH PERJODOHAN PUYANG DESA TANAH ABANG DAN DESA TEMPIRAI KABUPATEN PALI
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v7i4.26Keywords:
persepsi, cerita rakyat, sumpah perjodohanAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan Persepsi Masyarakat Terhadap Sumpah Perjodohan Puyang Desa Tanah Abang dan Desa Tempirai Kabupaten PALI Persepsi adalah pandangan, tanggapan, atau pemikiran manusia terhadap suatu pengalaman atau bagaimana cara manusia memaknai semua permasalahan. Oleh karena itu, berawal dari pemuda dan pemudi kedua desa ini menjalin percintaan atau pacaran, terdengar sampai ketelinga masyarakat atau pemangku adat. Maka pemuda dan pemudi tersebut langsung didatangi ke rumahnya masing-masing dan diberikan arahan serta nasihat oleh pemangku adat mengenai sumpah perjodohan. Berdasarkan hal tersebut maka masalah dalam penelitian ini bagaimana Persepsi Cerita Rakyat Masyarakat Terhadap Sumpah Perjodohan Puyang Desa Tanah Abang Dan Desa Tempirai Kabupaten Pali. Metode yang digunakan metode deskriftip kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan Dengan adanya 10 informan yang mewakili masyarakat Desa Tanah Abang Kecamatan Tanah Abang dan Desa Tempirai Kecamatan Penukal Utara terdiri dari, pemangku adat, tokoh masyarakat dan Ibu rumah tangga, memiliki persepsi yaitu masyarakat dari kedua desa tersebut masih mempercayai cerita rakyat sumpah perjodohan puyang Desa Tanah Abang dan Desa Tempirai memang benar-benar ada sampai saat ini masih diyakini.
References
Astika, I. M., & Yasa, I. N. (2014). Sastra Lisan Teori dan Penerapannya. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Desmita. (2017). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Dessy, W., & Hetilaniar. (2021). Struktur Sastra Lisan Tembang Naseb Anak Mude danTige Serangkai di DesaUjan Mas Kabupaten Muara Enim. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, dan AsingVol.4,No.1,,48.https://doi.org/10.31540/silamparibisa.v4i1.1246
Fahmi, D. (2020). Persepsi. Bagaimana Sejatinya Persepsi Membentuk Konstruksi Berpikir Kita . Yogyakarta: Psikologi Corne.
Gusnetti, Syofiani, & Isnanda. (2015). Skruktur dan Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Cerita Rakyat Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Gramatika Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia,184 https://doi.org/10.22202/jg.2015.v1i2.1238.
Geurjens. (2015). Legenda-Legenda Kei. Yogyakarta: Sibuku Media.
Latipah, E. (2012). Pengantar Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Pedagogia.
Mahsun. (2007). Metode Penelitian Bahasa: Tahap Strategi, Metode dan Tekniknya. Jakarta: PT. Rajawali Press.
Masnunah, Wandiyoh, & Aradea, R. (2021). Perception Of Students Of Indonesia Language Study Program On Learning at E-Learning Sisfo Universitas PGRI Palembang. Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan,5. http://dx.doi.org/10.31851/jmksp.v7i1.6777
Rafiqa, S. Penokohan dalam Cerita Rakyat (Perpektif Linguistik Sistemik Fungsional). Banda Aceh: Syiah Kuala University Press.
sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Yogyakarta: Alfabeta.
Sulistyorini, D., & Andalas, E. F. (2017). Sastra Lisan: Kajian Teori dan Penerapannya dalam Penelitian. Malang: Madani.
Trisnawati, Y., Murniviyanti, L., & Nufus, H. (2021). Mitologi Masyarakat Jawa dalam Buku Primbon Betaljemur Adammakna di Desa Saleh Agung Kecamatan Air Saleh. jurnal Pembahsi http://dx.doi.org/10.31851/pembahsi.v11i1.4731
Yasa, I. N. (2012). Teori Sastra Dan Penerapan. Bandung: CV. Karya Putra Darwati.




