RELASI KUASA DALAM CERPEN “SETIAP HARI IA MELIHAT PENCULIK ANAKNYA” KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA

Authors

  • Indra Rasyid Julianto Tadris Bahasa Indonesia, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Hasnah Setiani Ilmu Pendidikan Bahasa, Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2613

Keywords:

kritik sosial, sosiologi sastra, cerpen

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kritik sosial dalam cerpen Setiap Hari Ia Melihat Penculik Anaknya karya Seno Gumira Ajidarma melalui perspektif sosiologi sastra. Latar belakang penelitian didasarkan pada adanya ketimpangan sosial dalam kehidupan masyarakat yang memerlukan kritik sebagai bentuk kontrol sosial. Karya sastra dipandang sebagai medium yang mampu merepresentasikan realitas sosial sekaligus menyuarakan aspirasi terhadap ketidakadilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode sosiologi sastra. Data berupa kutipan dalam cerpen dianalisis melalui pembacaan heuristik untuk memahami makna literal dan hermeneutik untuk mengungkap makna mendalam yang berkaitan dengan konteks sosial dan ideologi. Validitas data diperkuat dengan teori yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik sosial diungkap melalui penceritaan, dialog tokoh, dan representasi topik. Penceritaan merefleksikan trauma dan penghapusan sejarah, dialog menampilkan relasi kuasa dan intimidasi, sedangkan topik mencakup penghilangan paksa, kemiskinan, pengawasan, dan perlawanan simbolik. Dengan demikian, karya sastra berperan sebagai media refleksi dan sarana membangun kesadaran kritis pembaca terhadap realitas sosial.

References

Afif, M., Pratama, A. R., Arnanda, F., & Putra, A. (2024). Kajian Hermeneutik Terhadap Teks Sastra Indonesia Modern dalam Perspektif Pembelajaran Bahasa Indonesia. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 2(5), 100–108.

Akbar, S. A. (2019). Kritik Sosial atas Rezim Orde Baru dalam Kumpulan Cerpen Penembak Misterius Karya Seno Gumira Ajidarma: Kajian Sosiologi Sastra Marx. Fonema, 2(2), 114–131.

Aksan, H. (2023). Proses Kreatif Menulis Cerpen. Bandung: Nuansa Cendekia.

Al-Ma’ruf, A. I., & Nugrahani, F. (2017). Pengkajian Sastra. Surakarta: Djiwa Amarta Press.

Ananti, A. D. (2025). KONFLIK SOSIAL: Membaca Konflik dalam Ruang Sastra. Yogyakarta: Selat Media.

Awtsaqubillah, A., Salwa, B. M., & Zaskia, H. (2024). Makna dan Simbolisme dalam Novel Perburuan Karya Pramoedya Ananta Toer: Sebuah Kajian Sastra Postkolonial. Bastrando: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 166–181.

Budianta, M. (2019). Sastra dan Kuasa: Representasi dalam Wacana Kontemporer. Jakarta: Penerbit Obor Indonesia.

Damono, S. D. (2020). Sosiologi Sastra. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Dona, M. R., Dinar, S. S., & Sya’baan, A. M. R. (2023). Realitas Sosial dalam Novel Merpati Biru Karya Achmad Munif. Bastra, 8(3), 307–312.

Faruk. (2015). Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fikri, F. (2025). Sastra sebagai Media Dokumentasi Sosial dan Politik Indonesia. ERA: Journal of Linguistics, Literature, Culture and History, 1(1), 33–40.

Fitriyah, F., Marnina, M., Ganjarjati, N. I., Rahman, R., Utami, M., Puspidalia, Y. S., Ginting, D. A., Agus, C., Tuti, T., & Antaridha, R. (2025). Pengantar Sastra: Teori, Jenis dan Pendekatan. Padang: Gita Lentera.

Heryanto, A. (2014). Identity and Pleasure: The Politics of Indonesian Screen Culture. Singapore: NUS Press.

Hieu, H. N. (2021). Kritik Sosial Dalam Cerpen Mereka Mengeja Larangan Mengemis Karya Ahmad Tohari (Kajian Sosiologi Sastra). KREDO : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 5(1), 175–191. https://doi.org/10.24176/kredo.v5i1.6138

Hieu, H. N. (2024). Kritik Sosial dalam Cerpen Tawa Gadis Padang Sampah Karya Ahmad Tohari : Kajian Sosiologi Sastra. ILEaL: Indonesian Language Education and Literature, 10(1), 226–240. https://doi.org/10.24235/ileal.v10i1.17257

Hudayat, A. Y. (2025). Alam-Teks Multilapis. Serang: A-Empat.

Isnaini, H. (2021). Tafsir Sastra: Pengantar Ilmu Hermeneutika. Demak: Yayasan Drestanta Pelita Indonesia.

Istiqomah, P. N. F., & Nugraheni, L. (2025). Penindasan Kepada Perempuan dalam Novel Isinga Karya Dorothea Rosa Herliany sebagai Alat Kontrol Sosial. Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, & Budaya, 3(1), 32–38.

Julianto, I. R., & Setiani, H. (2026). Pengantar Sastra Anak. Sukabumi: Naureen Digital Education.

Julianto, I. R., Supriyanto, T., & Doyin, M. (2024). Pandangan Dunia Pengarang dan Kesalehan Sosial dalam Kumpulan Puisi Rahman Rahim Cinta Karya Emha Ainun Nadjib. Literasi: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya, 14(1), 250–256.

Kuntowijoyo, K. (2019). Maklumat Sastra Profetik. Yogyakarta: DIVA press.

Maheswara, A., Ahira, N. A., Lubis, S. A., Zulyanti, K., Riau, U., Riau, U., Riau, U., Riau, U., Riau, U., & Sastra, S. (2025). Kajian Sosiologi Sastra Ian Watt untuk Menganalisis Representasi Kritik Sosial dalam Antologi Puisi Selamat Malam Kawan Karya Muhaimin Nurrizqy. Basataka, 8(2), 1664–1672.

Nensilianti, N., Ridwan, R., & Ramadani, A. S. (2025). Relasi Kuasa dalam Novel Pulang Karya Leila S . Chudori Perspektif Michel Foucault. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(3), 1682–1693.

Noprina, W. (2023). Mudah Menulis Cerita Pendek. Gresik: Thalibul Ilmi Publishing & Education.

Nurholis, M. H. (2019). Pengantar Sosiologi Sastra. Bandung: Pustaka Setia.

Nurliza, E., Azmi, N., Faisal, S. P., Junaidi, S. P., & Julia, P. (2025). Menyelami Dunia Sastra: Kajian Puisi, Cerpen, Drama, dan Warisan Budaya. Yogyakarta: K-Media.

Pradopo, R. D. (2018). Beberapa Teori Sastra, Metode Kritik, dan Penerapannya. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Prayoga, F. D., & Hasaniyah, N. (2025). Mengenal Sastra Interdisipliner/Banding. Maliki Interdisciplinary Journal (MIJ), 3(Mei), 1941–1946.

Risda, R., Marwati, M., & Sya’baan, A. M. R. (2023). Pesan Moral dalam Novel Istri Kedua Karya Asma Nadia dan Isa Alamsyah. Bastra, 8(1), 113–119.

Risnawati, R., Anshari, A., & Abidin, A. (2016). Pertentangan dan Kesadaran Kelas dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer (Pendekatan Teori Marxis). Retorika, 9(1), 1–9.

Rohman, S. (2020). Pembelajaran Cerpen. Jakarta: Bumi Aksara.

Sembiring, T. B., Irmawati, Sabir, M., & Tjahyadi, I. (2024). Buku Ajar Metodologi Penelitian (Nomor 1). Karawang: Saba Jaya Publisher.

Setiawan, J. A., Rohayati, N., & Hidayatullah, A. (2024). Sosiologi Sastra dalam Kumpulan Cerpen 11.11 Karya Fiersa Besari. Diksatrasia, 8(1), 49–55.

Simbolon, M. H., & Fitriani, Y. (2024). Kajian Sosiologi Sastra dalam Novel Keluarga Cemara Karya Arswento Atmowiloto. Pembahsi: Jurnal Pembelajaran Bahasa Indonesia, 14(1), 14–22.

Supriyanto, T. (2021). Metodologi Penelitian Sastra. Semarang: UNNES Press.

Sya’baan, A. M. R., & Tike, L. (2022). Masalah-Masalah Sosial dalam Novel Negeri Para Bedebah dan Negeri Di Ujung Tanduk Karya Tere Liye Sosiologi Sastra Ian Watt. Bastra, 7(3), 484–492.

Taum, Y. Y. (2020). Sastra dan Politik Representasi Tragedi 1965 dalam Negara Orde Baru. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Tjalau, C. A., Gazali, I., & Sarif, S. (2023). Pembacaan Heuristik dan Hermeneutik Ferdinand De Saussure Symbol Ketimpangan Gender Dalam Novel Perempuan di Titik Nol. Assuthur, 2(2).

Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Widyaningrum, A., & Hartarini, Y. M. (2023). Pengantar Ilmu Sastra. Pekalongan: Penerbit NEM.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Julianto, I. R., & Setiani, H. (2026). RELASI KUASA DALAM CERPEN “SETIAP HARI IA MELIHAT PENCULIK ANAKNYA” KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 11(2), 1030–1040. https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2613