PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA PADA TEKS NEGOSIASI KARYA PESERTA DIDIK KELAS X IPA

Authors

  • Helni Tri Agustiningrum Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni Universitas PGRI Semarang
  • Ika Septiana Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang, Indonesia
  • Arisul Ulumuddin Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Palembang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v4i1.30

Keywords:

prinsip kesantunan berbahasa, teks negosiasi

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penggunaan prinsip kesantunan berbahasa Geoffrey Leech  yang terdapat dalam teks negosiasi karya peserta didik kelas X IPA 3 dan 5 SMA Negeri 3 Brebes tahun pelajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data  tersebut diperoleh dengan menggunakan metode dokumentasi dan diikuti dengan teknik lanjutan yaitu teknik catat. Pada hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil karya peserta didik dalam menulis teks negosiasi terdapat pematuhan sebanyak 5 maksim yang meliputi maksim kebijaksanaan, maksim kedermawanan, maksim penghargaan, maksim permufakatan dan maksim kesimpatisan dengan jumlah (54) pematuhan. Selain pematuhan, ditemukan pelanggaran prinsip kesantunan berbahasa sebanyak 3 maksim yang meliputi maksim kedermawanan, maksim penghargaan, dan maksim permufakatan dengan jumlah (6) pelanggaran. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa kesantunan berbahasa pada karya peserta didik kelas X IPA 3 dan 5 banyak terdapat pematuhan prinsip kesantunan berbahasa Geoffrey Leech, karena dari (60) karya terdapat (54) pematuhan prinsip kesantunan berbahasa. Dengan kata lain memiliki tingkat kesantunan yang tinggi, yaitu sebesar 90%.

References

Anggraini, Ngudining Rahayu, dkk. Kesantunan Berbahasa dalam Pembelajaran Di Kelas X MAN 1 Model Kota Bengkulu. Vol. 3. No.1.2019.

Cahyaningrum, Andayani, dkk. Kesantunan Berbahasa Siswa dalam Konteks Negosiasi di Sekolah Menengah Atas. Vol.4. No. 1. 2018.

Chaer, Abdul. 2010. Kesantunan Berbahasa Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Leech, Geoffrey, (Terjemahan M.D.D. Oka). (2011). Prinsip-prinsip Pragmatik.Jakarta: Universitas Indonesia.

Novala, Muhammad Fajar. 2019. Kesantunan Berbahasa dalam Teks Negosiasi Karangan Siswa Kelas X SMA Islam Ta’allumul/Huda Bumiayu Tahun Pelajaran2018/2019. Prosiding SAGA – ISBN : 978-602-17348-7-2

Rahardi R Kuntjana.2005.Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta : Erlangga.

Silvia, Joko Hariadi, dkk. Kemampuan Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Langsa Menulis Teks Negosiasi. Vol.2. No. 1. 2019.

Suryaningtyas, Firda. 2019. Kesantunan Berbahasa dalam Teks Negosiasi Siswa Kelas X SMANegeri2 Demak. Skripsi. Semarang: Universitas PGRI Semarang.

Suryaningtyas, Firda. 2019. Kesantunan Berbahasa dalam Teks Negosiasi Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Demak. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang

Wijana, I Dewa Putu. 1996. Dasar Dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi Offset.

Wina, Putri Silvia, dkk. Penggunaan Prinsip Kesantunan Berbahasa dalam Talk Show Mata Najwa Edisi “100 Hari Anies-Sandi Memeintah Jakarta”. Lingua, Vol. 15. No 1. 2019.

Yule, George. 2006. Pragmatik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Downloads

Published

2023-01-01

How to Cite

Helni Tri Agustiningrum, Ika Septiana, & Arisul Ulumuddin. (2023). PRINSIP KESANTUNAN BERBAHASA PADA TEKS NEGOSIASI KARYA PESERTA DIDIK KELAS X IPA. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 8(1), 1–8. https://doi.org/10.36709/bastra.v4i1.30