KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI ISI TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 WAKORUMBA UTARA KABUPATEN BUTON UTARA

Authors

  • Sitti Hafshah Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo
  • La Ode Adili Universitas Halu Oleo
  • Erni Harijaty Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v9i3.421

Keywords:

Kata Kunci: Kemampuan, Mengidentifikasi, Isi Teks Eksposisi.

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah seberapa siap pembekalan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara dalam mengenal substansi teks eksposisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara dan kemampuannya dalam mendeteksi substansi teks eksposisi. Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik lapangan merupakan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini. Seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara yang berjumlah 77 orang dijadikan populasi penelitian dan langsung terpilih sebagai sampel penelitian. Kapasitas mengenali isi teks ekspositori yang ditugaskan kepada siswa sebagai penilaian esai dijadikan sebagai instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, dari 77 siswa yang mengikuti penelitian, 27 (atau 35,06%) termasuk dalam kategori mampu mengenali isi teks eksplanasi, sedangkan 50 (64,93%) siswa tidak mampu. mengidentifikasi isi teks. penjelasan. secara konvensional. Siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wakorumba Utara Kabupaten Buton Utara digambarkan belum mampu dalam kemampuan mengenali isi teks ekspositori. Hal ini menurut yang lain karena kemampuan siswa hanya mencapai 58,40, masih jauh dari kriteria ketuntasan tradisional yaitu 85. Kemampuan mengenali substansi teks ekspositori yang ditulis siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wakorumba Utara dapat disimpulkan dari tiga unsur evaluasi, yang meliputi identifikasi konsep, jika kita mengkaji masing-masing aspeknya. tidak satu pun komponen teks eksposisi konsep inti, pengidentifikasian fakta, atau indikasi pola pengembangan memenuhi standar kelengkapan tradisional yaitu 85.

 

References

Ariangga, Yunita. 2022. “Analisis Kemampuan Membaca Dan Menulis Permulaan Siswa Kelas I Menggunakan Metode Sas (Struktural Analitik Sintetik) Di Sd Negeri Pucangsewu.” Stkip Pgri Pacitan 5(3):248–53.

Dalman. (2015). Menulis karya ilmiah. Depok: Rajagrafindo Persada.

Fachriyah, Eva, Eva Safaah, and Dentik Karyaningsih. 2021. “Extensive Reading: Literasi Cerdas Desa Curug Agung Kecamatan Baros, Kabupaten Serang.” Jurnal Pengabdian Masyarakat 3(1):9.

Hamalik, Oemar. (2003). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Harefa, Trisman. 2021. “Peningkatan Keterampilan Membaca Teks Klasifikasi Menggunakan Metode SQ3R Dengan Media Gambar.” Edumaspul: Jurnal Pendidikan 5(1):658–64. doi: 10.33487/edumaspul.v5i1.2125.

Jauhari, Heri. (2013). Terampil Mengarang. Bandung: Nuansa Cendekia.

Keraf, Gorys. 1995. Eksposisi. Jakarta: Grasindo.

Kosasih, E (2012). Dasar-dasar Keterampilan Menulis. Bandung: Yrama Widya.

Kokasih, E, dkk. 2017. Bahasa Indonesia Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Kokasih, E, dkk. 2017. Buku Guru Bahasa Indonesia Edisi Revisi 2017. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan

Kridalaksana, Harimurti. 1985. Tata Bahasa Deskripsi Bahasa Indonesia: Sintaksis. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Departemen Pendidikan dan Kebudayaan

Nasucha, dkk. 2009. Bahasa Indonesia untuk Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Yogyakarta: Media Perkasa.

Nurfidah, N. 2021. “Penguasaan Materi Keterampilan Membaca Mahasiswa S1 Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Stkip Harapan Bima.” BAHTRA: Pendidikan Bahasa Dan Sastra 2(1):1–4.

Hamalik, Oemar. (2003). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Patiung, Dahlia. 2016. “Membaca Sebagai Sumber Pengembangan Intelektual.” Al Daulah : Jurnal Hukum Pidana Dan Ketatanegaraan 5(2):354. doi: 10.24252/ad.v5i2.4854.

Penelitian dan Pengabdian Sastra, Jurnal, dan Pendidikan, Alda Alawiyah, and Nazirun Universitas Islam Riau. 2021. “SAJAK Keterampilan Berbahasa ‘Membaca Intensif’ Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Teluk Meranti.” 1(3):2022.

Ramadhan, Fahrudin. 2019. “Keterampilan Membaca Ekstensif.” 175–84.

Suriat, Ecep, Sdn Cemerlang, and Kota Sukabumi. 2022. “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar.” Jurnal.Ummi.Ac.Id V(1):22–31.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif,. Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tarigan, Henry Guntur, Aceng Ruhendi Saifullah, and Kholid A. Harnas. 1989. Membaca dalam kehidupan. Bandung, Indonesia SE - viii, 213 pages : illustrations ; 21 cm: Angkasa Bandung, Indonesia.

Wibisono, Radna Tulus. 2019. “Teks.” Kohesi Dalam Bahasa Prancis Dan Bahasa Indonesia (Studi Komparatif) 53(9):1689–99.

Downloads

Published

2024-01-07

How to Cite

Sitti Hafshah, La Ode Adili, & Erni Harijaty. (2024). KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI ISI TEKS EKSPOSISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 WAKORUMBA UTARA KABUPATEN BUTON UTARA. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 9(3), 676–682. https://doi.org/10.36709/bastra.v9i3.421