PESAN MORAL DALAM NOVEL SEPERTI HUJAN YANG JATUH KE BUMI: ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE

Authors

  • Dwi Mei Murtini Universitas Veteran Bangun Nusantara
  • Fadila Nurhaliza Universitas Veteran Bangun Nusantara
  • Yulia Puspasari Universitas Veteran Bangun Nusantara
  • Titik Sudiatmi Universitas Veteran Bangun Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v9i3.506

Keywords:

humans, literature, novel, rain

Abstract

Novel "Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi" menyajikan kisah mendalam tentang kehidupan dan transformasi melalui metafora hujan. Dengan lirisme yang menghanyutkan, pengarang mengeksplorasi perjalanan karakter utama yang sejalan dengan turunnya setiap tetes hujan. Hujan dalam novel ini menjadi simbol perubahan, kesucian, dan pembersihan, menciptakan ikatan antara keadaan alam dan emosi manusia. Penulis memadukan keindahan alam dengan kompleksitas hubungan manusia, memperlihatkan bahwa seperti hujan yang tak bisa dihindari, perubahan adalah  integral dari kehidupan. Dalam penggambaran lanskap alam yang puitis, novel ini menawarkan perspektif yang memikat tentang keberagaman emosi manusia. Karakter-karakternya seperti titik-titik air yang menggumpal membentuk sungai kehidupan. Dengan gaya naratif yang mengalir, pembaca diundang untuk merenungkan arti kehidupan dan menemukan kedalaman dalam setiap detik yang dilewati. Keseluruhan, novel ini memberikan pengalaman membaca yang menyentuh dan menginspirasi, menjadikannya karya sastra yang menggugah perasaan dan merangkul keunikan perjalanan manusia di dunia ini. Keseluruhan, novel ini memberikan pengalaman membaca yang menyentuh dan menginspirasi, menjadikannya karya sastra yang menggugah perasaan dan merangkul keunikan perjalanan manusia di dunia ini. Artikel ini juga menyoroti bagaimana novel ini berhasil menggambarkan keindahan sederhana, mengajak pembaca untuk menemukan kebijaksanaan dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini menggarisbawahi nilai sastra dan pesan filosofis yang melibatkan pembaca dalam refleksi mendalam tentang eksistensi manusia.

References

Ambat, M. K., Polii, I. J., & Monoarfa, S. (2023). Kajian pesan moral dalam novel “Cermin Tak Pernah Berdusta”karya Mira W dan implikasinya pada pendidikan karakter. KOMPETENSI: Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Seni, 3(6), 2333–2343. https://doi.org/10.53682/kompetensi.v3i6.6230

Ayu Syafira, N., & Agus Pramonodjati, T. (2022). Pesan moral dalam film pendek Kiatnakin Bank Versi Ploy the Fighter (analisis semiotika model Ferdinand de Saussure konvensi sosial). Jurnal TANRA: Desain Komunikasi Visual, 9(2), 161–172. https://ojs.unm.ac.id/tanra/

Danar Tiyah, H. (2019). Masalah kepribadian tokoh Kevin dalam Novel Seperti Hujan Yang Jatuh Ke Bumi. Sastranesia: Jurnal Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, 1–20.

Hajaria, H., Kurnia, K., & Muttalib, A. (2022). Analisis makna simbolis ritual prosesi pernikahan etnik Mandar kajian semiotika Ferdinand de Saussure. Journal Peqguruang: Conference Series, 4(2), 592–598. https://doi.org/10.35329/jp.v4i2.1039

Hasrin Wulan, Andi Muh. Ruum Sya’baan, & Sulfiah. (2023). Konflik tokoh dalam novel Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi karya Boy Candra. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 8(1). https://doi.org/10.36709/bastra.v8i1.148

Julita, A. (2022). Analisis nilai-nilai pendidikan akhlak dalam novel Kembara Rindu karya Habiburrahman El-Shirazy. Bandung Conference Series: Islamic Education, 2(1). https://doi.org/10.29313/bcsied.v2i1.2410

Nurhanifah, R., & Sufanti, M. (2022). Implementasi pesan moral novel Rapijali 1”Mencari” karya Dee Lestari sebagai bahan ajar sastra. PrasiI: Jurnal Bahasa, Seni, Dan Pengajarannya, 17(1), 1–10. https://doi.org/10.23887/prasi.v17i1.37117

Nurhidayah, I. A., Bakhri, S., & Baharuddin, M. A. (2023). Representasi kekerasan seksual terhadap perempuan dalam Film “2037” (studi analisis semiotika Ferdinand de Saussure). Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 3(8), 849–858. https://doi.org/10.17977/um063v3i8p849-858

Puspita S., A. S., & Putri, I. P. (2021). The semiotics analysis in delivering message how to prevent covid-19 on grab advertisement. Jurnal Ilmiah LISKI (Lingkar Studi Komunikasi), 7(2), 62–70. https://doi.org/10.25124/liski.v7i2.3631

Rahmawati, E., & Achsani, F. (2019). Nilai-nilai moral novel Peter karya Risa Saraswati dan relevansinya dengan pembelajaran bahasa Indonesia. Lingua Franca:Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 3(1), 52–64. https://doi.org/10.30651/lf.v3i1.2435

Risda, Marwati, & Ruum Sya’baan Andi Muh. (2023). Pesan moral dalam novel Istri Kedua karya Asma Nadia dan Isa Alamsyah. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 8(1), 113–119. https://doi.org/10.36709/bastra.v8i1.146

Saina, E., Syamsiyah, S., & Riko, R. (2020). Analisis struktur dalam novel “Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi “karya Boy Candra. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Metalingua, 5(1). https://doi.org/10.21107/metalingua.v5i1.6523

Syarief, F., Jamalullail, J., & Napitupulu, F. (2023). Representasi makna persahabatan kata jancuk dalam film Yowisben 2 (analisis semiotika Ferdinand de Saussure). Jurnal Media Penyiaran, 3(01). https://doi.org/10.31294/jmp.v3i01.1773

Wibowo, A., Wuryantoro, A., & Ricahyono, S. (2022). Nilai-nilai moral dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Wewarah: Jurnal Pendidikan Multidisipliner, 1(1), 42–54. https://doi.org/10.25273/wjpm.v1i1.11806

Wulandari, Y., Sudiatmi, T., & Suparmin, S. (2022). Implementasi pesan moral novel Segaris Rindu karya Sarah Aulia dalam pembelajaran sastra. Equilibrium: Jurnal Pendidikan, 10(3), 327–333. https://doi.org/10.26618/equilibrium.v10i3.8180

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Dwi Mei Murtini, Fadila Nurhaliza, Yulia Puspasari, & Titik Sudiatmi. (2024). PESAN MORAL DALAM NOVEL SEPERTI HUJAN YANG JATUH KE BUMI: ANALISIS SEMIOTIKA FERDINAND DE SAUSSURE. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 9(3), 630–643. https://doi.org/10.36709/bastra.v9i3.506