BENTUK, FUNGSI, DAN MAKNA MANTRA RITUAL UPACARA KASAMBU MASYARAKAT MUNA DI KECAMATAN KATOBU KABUPATEN MUNA

Authors

  • MUHAMMAD HAMIDIN Universitas Halu Oleo

Keywords:

Kasambu, mantra, Ritual

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk, fungsi dan makna
mantra ritual kasambu pada masyrakat Muna di Kecamatan Katobu Kabupaten
Muna. Jenis penelitian lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode deskritiptif kualitatif. Penggunaan metode ini dimaksudkan untuk
mendeskripsikan secara sistematis, faktual, dan akurat dengan menggunakan katakata atau kalimat semuanya diuraikan sesuai dengan kenyataan yang ditemukan
pada saat penelitian.
Data dalam penelitian ini adalah data lisan, karena kata-kata atau kalimat
bahasa lisan yang pemerolehanya melalui tuturan mantra dalam ritual kasambu.
Data tersebut diperoleh dari informan dari beberapa orang yang diakui menguasai
mantra kasambu. Teknik pengumpulan data melalui teknik observasi, wawncara,
rekam dan catat.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bentuk mantra kasambu meliputi:
jumlah baris dan bait, jumlah suku kata pada tiap-tiap baris dalam satu bait,
jumlah kata dan persamaan bunyi (persajakan). Sedangkan fungsi yang
terkandung didalam mantra kasambu agar orang tua dan anak selamat, serta
terhindar dari ancaman malapetaka yang mungkin menimpanya khususnya bagi
anak (bayi) yang masih berada dalam kandungan dapat lahir dengan selamat.

References

Atmazaki. 1986. Ilmu Sastra (Teori dan Terapan) Bandung: Angkasa Raya.

Darmayanti,D. 2013. Buku Pintar Sastra Indonesia. Yokyakarta ; Araska

Djamris, Edwar. 1993. Menggali Khasanah Sastra Melayu Klasik. Jakarta : Balai

Pustaka.

Hutomo, suripan Sadi.1991. Mutiara yang Terlupakan (Pengantar Studi Sastra

Lisan). Jawa Timur: Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia.

Hutomo,Suripan Hadi.1992. Panduan Penelitian Sastra Daerah. Jakarta:

Depdikbut.

Jabrohim. 2001. Metode Penelitian Sastra. Yokgyakarta: PT Hanindita Graha

Widia.

kridalaksana. 2008. Kamus Linguistik Edisi Keempat. Jakarta : Gramedia Pustaka

Utama.

Ratna, Nyoman Kutha. 2012. Penelitian Sastra (Teori, Metode dan Teknik).

Yokyakarta : Pustaka Pelajar.

Sayuti, Suminto A. 2008. Bekenalan Dengan Puisi. Yokyakarta: Gama Media.

Sukatman. 2009 Butir-butir Tradisi Lisan Indonesia. Yokyakarta: Laksbang

Pressido.

Taun, Yoseph Yapi, 2011. Studi Sastra Lisan Indonesia. Yokyakarta: Lamalera.

Teeuw ,A. 1982. Khasanah Kesusastraan Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Udu, Sumiman. 2009. Perempuan dalam kabanti Tinjauan Sosiofeminis.

Yokyakarta: Diandra.

Uniwati.2006. Fungsi Mantra Melaut pada Masyasarakat Suku Bajo di Sulawesi

Tenggara, Kendari: Pusat Bahasa Departemen Sulawesi Tenggara.

Wahit, Sugira. 2004. Kapita Selekta Kritik Sastra : Universal Negeri Makasar

Welek dan Wereen. 2014. Teori Kesusastraan. Jakarta : Gramedia.

Zulfahur, ZF, dkk.1996. Teori Sastra. Jakarta: Depdikbut.

http://elfianapbsi.bolgspot.nl/2013/10/analisis,struktur.mantra,mesosambakai.htm

l?=1 di akses pada tanggal 19 februari 2016

http://elfianapbsi.bolgspot.nl/2013/10/analisisstruktur,mantra.mesosambakai.html

?=1 di akses pada tanggal 19 februari 2016

Downloads

Published

2016-04-01

How to Cite

MUHAMMAD HAMIDIN. (2016). BENTUK, FUNGSI, DAN MAKNA MANTRA RITUAL UPACARA KASAMBU MASYARAKAT MUNA DI KECAMATAN KATOBU KABUPATEN MUNA. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 1(2), 46–66. Retrieved from https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/627