GAYA BAHASA DALAM NOVEL PESANTREN IMPIAN KARYA ASMA NADIA. EMY SUSILOWATI
Keywords:
gaya, bahasa, NovelAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh konsep bahwa novel merupakan karya sastra yang
isinya lebih panjang dari cerpen memiliki rangkaian cerita yang menggambarkan persoalan
hidup manusia yang mengandung konflik. Masalah yang akan dijawab dalam penelitian ini
adalah gaya bahasa apa sajakah yang digunakan dalam novel Pesantren Impian karya Asma
Nadia? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang gaya bahasa dalam novel
Pesantren Impian karya Asma Nadia. Sumber data penelitian ini adalah referensi atau bahan
pustaka yang ada hubungannya dengan penelitian yang menunjang terhadap permasalahan
dalam penelitian ini. Data dalam penelitian ini adalah satuan cerita yang terdapat dalam novel
Pesantren Impian karya Asma Nadia yang diterbitkan pertama kali oleh penerbit AsmaNadia
Publishing House Depok Juli 2014 dan terdiri dari 289 halaman. Teknik pengumpulan data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data
yang digunakan adalah menggunakan pendekatan objektif yakni pendekatan yang mengkaji
gaya bahasa yang digunakan pengarang dan berusaha mengkaji muatan makna yang
terkandung di dalam novel Pesantren Impian karya Asma Nadia. Hasil penelitian ini
menunjukkan bahwa : (1) Novel Pesantren Impian menggunakan gaya bahasa perbandingan
dan gaya bahasa pertentangan; (2) Gaya bahasa perbandingan dalam novel Pesantren Impian
mengandung sembilan jenis gaya bahasa perbandingan yaitu gaya bahasa simile, metafora,
personifikasi, alegori, antitesis, pleonasme dan tautologi, perifrasis, dan koreksio. (3) Gaya
bahasa pertentangan dalam novel Pesantren Impian mengandung tujuh jenis gaya bahasa
pertentangan yaitu gaya bahasa hiperbola, litotes, inuendo, paradoks, klimaks, sinisme, dan
sarkasme. (4) Gaya bahasa perbandingan yang dominan digunakan dalam novel Pesantren
Impian adalah jenis gaya bahasa metafora yang berjumlah tiga puluh empat data gaya bahasa.
(5) Gaya bahasa pertentangan yang dominan digunakan dalam novel Pesantren Impian adalah
jenis gaya bahasa paradoks yang berjumlah tiga puluh tujuh data gaya bahasa.
References
Depdiknas. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Keraf, Gorys. 2000. Diksi dan Gaya Bahasa. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Mukhtar. 2013. Metode Praktis Penelitian Deskriptif Kualitatif. Jakarta: Referensi.
Nadia, Asma. 2014. Pesantren Impian. Depok: AsmaNadia Publishing House.
Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada
University Press.
Pradopo, Rachmat Djoko. 2010. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University
Press.
Riswandi dan Kusmini. 2010. Pembelajaran Apresiasi Prosa Fiksi. Tasikmalaya: Siklus
Pustaka.
Samsuddin. 2015. Penerapan Teori Intertekstual pada Puisi Indonesia. Yogyakarta: Penerbit
Deepublish.
Siswanto, Wahyudi. 2013. Teori Sastra. Malang: Aditia Media Publishing.
Tarigan, Henry Guntur. 2013. Pengajaran Gaya Bahasa. Bandung: Angkasa Bandung.
Wahyuni, Ristri. 2014. Kitab Lengkap Puisi, Prosa, dan Pantun Lama. Jokjakarta: Saufa.
Waridah, Ernawati. 2014. Kumpulan Majas, Pantun, dan Peribahasa Plus Kesusastraan
Indonesia. Bandung: Ruang Kata Imprint Kawan Pustaka




