MITOS MASYARAKAT PAPUA DALAM NOVEL ISINGA KARYA DOROTHAE ROSA HERLIANY

Authors

  • irmawati Universitas Halu Oleo

Keywords:

mitos, sosiologi karya sastra, novel

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana mitos masyarakat Papua dalam
novel Isinga. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam
penelitian ini adalah data tertulis berupa teks novel yang menggambarkan mitos yang
terdapat dalam novel Isinga. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik
baca dan catat. Kemudian, data yang telah diperoleh dianalisis dengan menggunakan
pendekatan sosiologi sastra, khususnya teori sosiologi karya sastra Wellek dan Werren.
Hasil penelitian yang berupa mitos masyarakat Papua dalam novel Isinga, diantaranya:
(1) mitos dua bersaudara, (2) mitos tentang perempuan, (3) mitos babi purba, (4) mitos
lemak babi, (5) mitos tentang roh, (6) mitos buah larangan, (7) mitos bayi kembar, (8)
mitos tentang asap, (9), mitos tentang orang sakit, (10) mitos darah persalinan.

References

Arie,

Andre.

Buah

Merah Papua. Singosari: Situs Internet.

(http://zhandrixblog.blogspot.html

) (diakses pada 5 Januari 2017)

Barthes, Roland. 2006. Mitologi. Yogyakarta: Kreasi Kencana

Daeng, Hans. J. 2012. Manusia, Kebudayaan dan Lingkungan (Tinjauan

Antropologis). Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Damatubuan, A.E. 2002. Kebudayaan, Kesehatan Orang Papua dalam Persektif

Antopologi Kesehatan Vol.1. No.1 . E-Jurnal .Jayapura: Situs Internet.

(http://papuaweb.org/uncen/dlib/jr/antropologi/01-01/jurnal.pdf

) (diakses pada 22

Desember 2016)

Farhan, Afif. 2015. Suanggi, Hantu yang Paling Ditakuti Orang Papua. Situs Internet.

(http://detiktravel.com.html

) (diakses pada 21 Februari 2017)

Herliany,Dorothae Rosa. 2015. ISINGA (Roman Papua). Jakarta: Gramedia Pustaka

Utama

Imron. 2016. Mitos Kutukan Kampung Lumpur di Papua, Semua Rumah Dibangun di

atas Papan. Situs Internet. (http://planetmerdeka.com.html

) (diakses pada 21

Februari 2017)

Koentjaraningrat. 2005. Pengantar Antropologi (Pokok-pokok etnografi). Jakarta:

Rineka Cipta

Mansy.

Sang Tuan Tanah dari Papua. Situs Internet.

(http://antaranews.com.html

) (diakses 21 Februari 2017)

Nasution, Muhammad Syukri Albani dkk, 2015. Ilmu Sosial Dasar. Jakarta: Rajawali

pers

Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada

University Press

Redaksi PM. 2012. Sastra Indonesia paling Lengkap (Peribahasa, Majas, Puisi,

Pantun, Kata Mutiara). Depok: Pustaka Makmur

Rampan, Korrie Layun. 2013. Antologi Apresiasi Sastra Indonesia Modern.

Yogyakarta: Narasi

Ratna, Nyoman Kutha. 2007. Sastra dan Cultural Studies (representasi fiksi dan

fakta). Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Ratna, Nyoman Kutha. 2011. Antropologi Sastra: peranan unsur-unsur kebudayaan

dalam proses kreatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Ratna, Nyoman Kutha. 2013. Paradigma Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka

Pelajar

Soekanto, Soerjono dan Budi Sulistyowati. 2014. Sosiologi suatu Pengantar. Jakarta:

Rajawali Pers

Stanton, Robert. 2007. Teori Fiksi Robert Stanton. Yogyakarta:Pustaka

Sugihastuti. 2007. Teori dan Apresiasi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Teeuw, A. 2015. Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Dunia Pustaka Jaya

Tasai, Amran. S. 2003. Bahan Penyuluhan: Sastra Indonesia. Jakarta: Pusat Bahasa

Welly. 2012. Mitos Manusia Menjelma Menjadi Hewan dari Yapen Waropen, Papua.

Situs Internet. (http://Planetmerdeka.com.html

) (diakses 21 Februari 2017)

Wellek, Rene dan Austin Werren. 2014. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia

(Cetakan ke-5)

Published

2017-01-01

How to Cite

irmawati. (2017). MITOS MASYARAKAT PAPUA DALAM NOVEL ISINGA KARYA DOROTHAE ROSA HERLIANY . Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 2(1), 59–70. Retrieved from https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/684