SISTEM DERIVASIONAL BAHASA MUNA DIALEK GU- MAWASANGKA

Authors

  • karmon Universitas Halu Oleo

Keywords:

afiks, dialek, derivasional

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh suatu kenyataan bahwa proses pembentukan kata
dalam suatu bahasa yang dilakukan dengan afiksasi dapat mengubah identitas leksikal
kata sekaligus dapat mengubah kategori kata. Akan tetapi, sampai saat ini belum ada
peneliti yang khususnya membicarakan masalah afiks yang mengubah identitas sekaligus
mengubah kategori kata. Hal inilah yang mendorong penulis untuk mengubah maslah”
sistem derivasional bahasa Muna dialek Gu- Mawasangka”
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem derivasional bahasa Muna
dialek Gu- Mawasangka; mendistribusikan afiks-afiks yang berperan sebagai pembentuk
nomina dan verba; mendistribusikan kontruksi afiks derivatif dalam bahasa Muna dialek
Gu-Mawasangka. Pendekatan dan teori yang digunakan teori struktural yang
mendekatkan struktur bahasa. Data utama penelitian ini bersumber dari bahasa lisan
sedangkan data tambahan bersumber dari tulis. Pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan metode cakap dan simak dengan teknik rekam dan catat. Selain kedua
teknik ini dipergunakan juga dengan instrospeksi dan elisitasi. Afiks-afiks pembentuk
verba dari nomina dalam bahasa Muna dialek Gu-Mawasangkaterdiri dari beberapa
prefiksasiyang meliputi ne-, me-, po-, fe-, noci-, ; sufiksasi yang meliputi –i, -e ;
konfiksasi meliputi fe-...-e, foko-...-e, afiks-afiks pembentuk verba dari dasar adjektiva
terdiri atas prefiksasi yang meliputi pakha-, feka-, dan prefiksasi meliputi ka(N)-, manso-,
kafo-, dan konfiksasi yang meliputi kao-...a.

References

Agusdarma.2009. Kandai. Kendari: Kantor Bahasa

Badudu. 1982. Morfologi Bahasa Gorontalo. Jakarta: Pustaka Prima

Badulu. 2005. Morfosintaksis. Jakarta: Rineka Cipta

Badulu dkk. 1985. Sistem Morfologi Kata Kerja Bahasa Bandar. Jakarta: Rineka Cipta

Baharudin dkk.2000. Morfologi Nomina dan Adjektiva Bahasa Mori. Kendari: Kantor

Bahasa

Chaer, Abdul. 2008. Morfologi Bahasa Indonesia (Pendekatan Proses). Jakarta: Rineka

Cipta

(Djajasudarma,2006:69).Penelitian bahasa. Jakarta: Rineka Cipta

Kridalaksana.2007. Pembentukan Kata dalam Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia

Pusat Utama

La Ino. 2013. Bahan Ajar Morfologi. Kendari: Universitas Halu Oleo

Marafad Dkk. 2008. Bahasa Indonesia dan Karya Tulis Ilmiah. Kendari: Universitas

Halu Oleo

Parera. 2007.Bahasa Morfologi. Jakarta: PT Gramedia Pusat Utama

.

Pateda,Mansoer. 2009. Sosiolinguistik. Bandung: Angkasa

Putrayasa. 2010. Kajian Morfologi (Bentuk Derivasional dan Infleksional. Bandung:

Remaja Rosdakarya.

Sukmawati Dkk. 2008.Bunga Rampai. Kendari: Kantor Bahasa

Verhaar. 1986.Asas-Asas Linguistik Umum. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Published

2017-01-01

How to Cite

karmon. (2017). SISTEM DERIVASIONAL BAHASA MUNA DIALEK GU- MAWASANGKA . Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 2(1), 96–122. Retrieved from https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/686