Nilai, Fungsi, Dan Makna Katangari Dalam Bahasa Muna Di Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat

Authors

  • marni Universitas Halu Oleo

Keywords:

nilai, fungsi, karangari

Abstract

Penelitian ini membahas nilai, fungsi, dan makna katangari dalam bahasa
Muna di kecamatan Barangka kabupaten Muna Barat. Adapun tujuan dalam
penelitian adalah untuk mendeskripsikan nilai, fungsi, dan makna katangari
dalam bahasa Muna di kecamatan Barangka kabupaten Muna Barat. Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Adapun
jenis penelitianya adalah penelitian lapangan karena peneliti terlibat langsung ke
lapangan untuk mengumpulkan data-data yang berkaitan dengan objek dan
masalah penelitian. Tehnik untuk mengumpulkan data menggunakan tehnik
wawancara, rekam dan simak catat. Data dalam penelitian ini adalah data lisan.
Sumber data dalam penelitian ini adalah informan di lapangan. Informan yang
dimaksud adalah kamokula yang memiliki keahlian dalam meyampaikan
katangari. Dalam pemeriksaan keabsahan data penulis menggunahkan tehnik
trianggulasi sumber dan waktu. Teknik analisis data dalam penelitian ini adalah
teknik struktural. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa katangari
mempunyai nilai-nilai luhur dan makna tertentu yang terkandung didalamnya
untuk menyadarkan manusia menjadi yang lebih baik serta untuk mengantisipasi
terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Katangari adalah sejenis nasihat yang
mengandung pesan nilai moral, keagamaan yang disampaikan secara turun
temurun oleh kamokula terhadap anak agar tidak terjerumus ke hal-hal yang
lebih buruk.
Kata kunci : nilai, fungsi, makna, katangari.

References

Aderlaepe dkk. 2006. Analisis Semiotik Atas Lirik Kantola : Sastra Lisan Daerah

Muna. Kendari : Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara

Agustina, Bin Hamdie. Pengertian Sastra Menurut Para Ahli (online).

http://id.shvoong.com/ humanities/linguistics/2130885

Diakses Senin, 19 Desember 2011

Aminudin. 2013. Pengantar Apresiasi Karya Sastra: Bandung: Sinar Baru

Algesindo

Bayu. Pengertian Makna Menurut Parah Ahli (online). http:// Sobatbaru.

Blogspot.Com Diakses 11 Desember 2011

Djamaris, Edwar. 2008. Pengantar Sastra Rakyat Minangkabau Jakarta : Yayasan

Obor Indonesia.

Djojosuroto, Kinayati & Sumaryati. 2010. Prinsip-prinsip Dasar Penelitian

Bahasa & Sastra. Bandung : Nuansa

Fajri, Zul & Ratu Aprilia Senja. 2008. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Aneka

Ilmu Bekerja Sama Difa Publisher

Faruk. 2012. Metode Penelitian Sastra (Sebuah Penjelajahan Awal).Yogyakarta :

Pustaka Pelajar

Hadi W. M., Abdul, et .al. 2005. Sastra Melayu Lintas Daerah. Jakarta: Pusat

Bahasa Departemen Pendidikan Nasional.

La Niampe. 2014. Nasihat Leluhur Untuk Masyarakat Buton-Muna.

Cv Mujahid Press

Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta : Gadjah Mada

University Press

Pundentia. 2015. Metodologi Kajian Tradisi Lisan. Jakarta : Yayasan Pustaka

Obor Indonesia

Rafiek. 2010. Teori sastra (kajian teori dan praktik). Bandung : PT Refika

Aditama.

Rahmawati dkk. 2011. Inventarisasi Sastra Daerah Sulawesi Tenggara. Kendari :

Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara

Rahmawati. 2014. Ungkapan Tradisional Muna. Kendari: Kantor Bahasa Provinsi

Sulawesi Tenggara

Rohman, Saifur. 2010. Pengantar Metodologi Pengajaran Sastra. Kendari :

Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara

Safiudin. 2011. Nilai-nilai Kebudayaaan dan Sejarah Daerah. Raha

Sahlan. 2016. Penelitian Pengajaran dan Pengembangan Karya Ilmiah : Kendari

Sugiyono, 2013. Metode penelitian pendidikan pendekatan kualitatif,

Downloads

Published

2017-01-01

How to Cite

marni. (2017). Nilai, Fungsi, Dan Makna Katangari Dalam Bahasa Muna Di Kecamatan Barangka Kabupaten Muna Barat. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 2(1), 187–202. Retrieved from https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/693