NILAI MORAL DALAM CERITA RAKYAT WA ODE KAENGU FAARI DAN LA SIRIMBONE PADA MASYARAKAT MUNA

Authors

  • Faisal Mada Universitas Halu Oleo

Keywords:

nilai moral, cerita rakyat, masyarakat etnik muna

Abstract

Abstrak
Menggali nilai moral cerita rakyat Wa Ode Kaengu Faaridan La Sirimbone menunjukkan
bahwa tradisi ini tidak hanya dinikmati oleh masyarakat etnik Muna sebagai masyarakat
pemiliknya, tetapi juga oleh seluruh masyarakat di Indonesia ataupun oleh dunia. Melalui
tulisan ini peneliti akan mengkaji nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Wa
Ode Kaengu Faaridan La Sirimbone pada masyarakat etnik Muna sebagai representasi
masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Wa Ode Kaengku Faari dan La
Sirimbone pada masyarakat Muna.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode deskriptif analitis. Metode ini dilakukan dengan cara mendeskripsikan data-data
berupa nilai moral dalam cerita rakyat Wa Ode Kaengu Faari dan La Sirimbone pada
masyarakat Muna.Temuan Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai moral individu dalam
cerita rakyat Wa Ode Kaengu Faari merupakan representasi kehidupan masyarakat etnik
Muna sebagai pemilik cerita yang dapat memberi pesan tentang kepatuhan, menghargai
dan menghormati, serta kejujuran. Nilai moral sosial dalam cerita rakyat Wa Ode Kaengu
Faari menunjukkan kehidupan sosial dalam masyarakat.Hal itu memberikan pesan
tentang kerjasama, dan suka menolong.Selanjutnya nilai moral individu yang ditunjukkan
oleh tokoh-tokoh cerita mengandung pesan moral bagi kehidupan manusia tentang budi
pekerti yang baik, menepati janji, adil dan bijaksana, ikhlas, dan keberanian. Nilai moral
sosial dalam cerita rakyat La Sirimbone menunjukkan bahwa manusia tidak dapat hidup
sendiri tanpa adanya orang lain. Nilai moral sosial itu memberikan pesan tentang penting
bekerjasama dan suka menolong orang lain.

References

Bertens, K. 2004. Etika. Gramedia. Jakarta.

Danandjaja,

James.1984.FolklorIndonesia:IlmuGosip,dongeng,danlain-lain.

Jakarta:PustakaUtamaGrafiti.

Danandjaja, James. 1988. Pendekatan Folklor dalam Penelitian Bahan-bahan Tradisis

Lisan. Di dalam Pudentia MPPS (Editor). Metodologi Kajian Tradisi Lisan. ATL:

Jakarta.

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1993. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta:

Balai Pustaka.

Faruk. 1999. Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hoed, B.H. 2008. “Komunikasi Lisan Sebagai Dasar Tradisi Lisan” Di dalam Pudentia

MPPS (Editor). Metodologi Kajian Tradisi Lisan. Jakarta: ATL.

Hutomo, Suripan Sadi. 1991. Mutiara yang Terlupakan: Pengantar Studi Sastra Lisan.

HISKI Komisariat Jawa Timur, Surabaya.

Mulyono, Edi dkk.2012. Belajar HermeneutikaDari Konfigurasi filosofis menuju Praksis

Islamic Studies. Jogjakarta: Ircisod.

Nurgiyantoro, Burhan. 2000. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadjah Mada

University Presss.

Nurgiyantoro, Burhan. 2012. Teori Pengkajian fiksi.Yogyakarta: Gadjah Mada.

University Presss.

Pudentia MPPS (Editor). 2008. Metodologi Kajian Tradisi Lisan. Jakarta ATL.

Ratna, Nyoman Kutha, 2008. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta:

Pustaka Pelajar.

Sande, JS., et al. 1998. Struktur Sastra Lisan Wolio. Jakarta: Departemen Pendidikan dan

Kebudayaan.

Segers, Rien T. 2000. Evaluasi Teks Sastra. Yogyakarta: Adicita Karya Nusa.

Sidu, La Ode. 2001. Cerita Rakyat dari Sulawesi Tenggara. Jakarta: Grasindo.

Simongkir, O.P. 1978. Etika Jabatan. Jakarta: Angkasa Persada Press.

SuwardiEndraswara.2003.Metodologi PenelitianSastra.Yogyakarta:Pustaka Widyatama.

SuwardiEndraswara.2005.

MistikKejawen,Sinkretisme,SimbolismedanSufismedalam

BudayaSpritualJawa.Yogyakarta:Narasi.

Taalami La Ode, 2010.Kearifan Lokal dalam Kebudayaan Masyarakat Mekongga.

Jakarta: Dinamika Press.

Wahid, Sugira. 2004. Kapita Selekta Kritik Sastra. Makassar: Jurusan Bahasa dan Sastra

Indonesia dan Daerah.

Warren,Wellek. 1995. Teori Kesusastraan, Jakarta: Gramedia.

YusRusyana.1981.CeritaRakyatNusantara.Bandung: FKIP.

Downloads

Published

2017-01-01

How to Cite

Faisal Mada. (2017). NILAI MORAL DALAM CERITA RAKYAT WA ODE KAENGU FAARI DAN LA SIRIMBONE PADA MASYARAKAT MUNA . Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 2(1), 319–340. Retrieved from https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/718