MAKSIM KESANTUNAN DALAM BAHASA BAJO PADA MASYARAKAT DESA BANGKO KECAMATAN MAGINTI KABUPATEN MUNA BARAT

Authors

  • Husdasari Universitas Halu Oleo

Keywords:

maksim, kesantunan, bahasa bajo

Abstract

“Maksim kesantunan dalam bahasa Bajo pada masyarakat desa bangko kecamatan
maginti kabupaten muna barat”. Tujuan dalam penelitian ini yaitu Mendeskripsikan
maksim-makasim kesantunan dalam bahasa bajo di desa bangko kecamatan maginti
kabupaten muna barat. Jenis penelitian ini termasuk penelitian lapangan dan penelitian ini
menggunakan metode etnografis yang menguraikan dan menyajikan data-data yang
diperoleh secara sistematis. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data lisan
yang sumber datanya diperoleh dari informan penutur asli bahasa Bajo. Teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik rekam dan teknik catat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam bahasa Bajo terdapat pelaksanaan maksim
yakni (1) maksim kearifan atau maksim ala’ (2) maksim kedermawanan maksim malawah
(3) maksim pujian maksim pamudi (4) maksim kerendahan hati malubbi (5) maksim
kesepakatan maksim sittarua (6) maksim kesimpatisan maksim pamase.


References

Andianto, Rus Mujiman. 2013. Pragmatik (Direktif dan Kesantunan Berbahasa).

Yogyakarta: Gress Publising Yogyakarta.

Astuti, Wiwiek Dwi dkk. 2007. Bahasa Indonesia Laras Ekonomi. Jakarta: Pusat Bahasa

Departemen Pendidikan Nasional Jakarta.

Bandana, I Gde Wayan Soken, dkk. 2002. Polisemi dalam Bahasa Bali. Jakarta: Pusat

Bahasa Departemen Pendidikan Nasional Jakarta.

Candrawati, Ni Luh Komang dkk, 1997. Struktur Bahasa Bajo. Jakarta: Pusat Pembinaan

dan Pengembangan Bahasa.

Djajasudarma, Fatimah.1993.Metode Lingustik. Bandung:PTAresco.

Downloads

Published

2017-01-01

How to Cite

Husdasari. (2017). MAKSIM KESANTUNAN DALAM BAHASA BAJO PADA MASYARAKAT DESA BANGKO KECAMATAN MAGINTI KABUPATEN MUNA BARAT . Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 2(1), 382–399. Retrieved from https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/721