AFIKSASI DALAM BAHASA BAJO

Authors

  • Nasrianti Universitas Halu Oleo

Keywords:

afiksasi, bahasa bajo

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu pertama, karena bahasa Bajo
merupakan bahasa penghubung dan salah satu pendukung kebudayaan daerah
yang memiliki sejarah dan tradisi yang cukup tua. Kedua, karena bahasa Bajo
bahasa yang cukup kaya akan afiksasi sesuai dengan tipenya. Afiksasi adalah
salah satu proses pembentukan kata turunan dari kata dasar melalui penambahan
afiks. Penambahan afiks itu dapat berupa penambahan prefiks, sufiks dan
gabungan afiks. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan afiksasi yang
terdiri dari bentuk dan fungsi dalam bahasa Bajo Desa Labuan Beropa
Kecamatan Laonti. Penelitian ini termasuk penelitian lapangan dan menggunakan
metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan data lisan dari informan.
Data penelitian ini dikumpulkan melalui teknik rekam dan catat. Data yang telah
dikumpulkan dianalisis melalui pendekatan struktural. Dalam bahasa Bajo
terdapat beberapa afiks seperti prefiks, sufiks dan gabungan afiks. Prefiks terdapat
dalam bahasa Bajo seperti prefiks di-, ma-, na-, pa-, se. dan sufiks ang- serta
gabungan afiks terdapat gabungan afiks di-, -ang, ma-, -ang, dan pa-, -ang.

Downloads

Published

2017-01-01

How to Cite

Nasrianti. (2017). AFIKSASI DALAM BAHASA BAJO. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 2(1), 532–551. Retrieved from https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/729