NILAI MORAL CERITA RAKYAT DALAM BUKU CERITA DAERAH SULAWESI TENGGARA
Keywords:
nilai, nilai normal, cerita rakyatAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai moral yang terkandung dalam
cerita rakyat Sulawesi Tenggara dengan judul cerita rakyat Lakina Lipu te Lakina Wolio, Wai-Wai,
Ngka-Ngkaasi, Sangia Maradapo dan Tebaununggu. Penelitian ini merupakan penelitian
kepustakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data
dalam penelitian ini adalah data tertulis berupa ceritara kyat Lakina Lipu te Lakina Wolio, Wai
Wai, Ngka-Ngkaasi, Sangia Maradapo dan Tebaununggu. Sumber data dalam penelitian adalah
cerita rakyat Lakina Lipu te Lakina Wolio, Wai-Wai, Ngka-Ngkaasi, SangiaMaradapo dan
Tebaununggu, yang terdapat dalam kumpulan cerita daerah Sulawesi Tenggara yang ditulis oleh
Abdul Galib, dkk, diterbitkan oleh oleh Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan, pada tahun 1981
dengan tebal 144 halaman. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah
teknik baca dan teknik catat. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan pendekatan moral
yaitu dengan cara mendeskripsikan dan menganalisis nilai moral yang terkandung dalam cerita
rakyat Lakina Lipu te Lakina Wolio, Wai-Wai, Ngka-Ngkaasi, Sangia Maradapo dan
Tebaununggu . Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwan ilai moral yang terkandung
dalam cerita rakyat Ngkaelu-Ngkaelu, Wai-Wai, Ngka-Ngkaasi, Sangia Maradapo dan
Tebaununggu, mengandung nilai moral yaitu nilai moral keagamaan, nilai moral individu dan nilai
moral sosial yang ditunjukkan oleh tokoh-tokohnya yang terlibatdalamcerita. Nilai moral
keagamaan yang ditemukan mencangkup rana atas qadha dan qadar Tuhan, senantias mengingat
Tuhan, melaksanakan perintah Tuhan, bersyukur atas nikmat Tuhan, bertawakal kepada Tuhan dan
adanya keyakinan manusia terhadap sesuatu yang yang bersifat adikodrati (supranatural). Nilai
moral individu yang ditunjukkan oleh tokoh-tokoh cerita mengandung pesan moral bagi kehidupan
manusia tentang baik budi pekerti, tahu balas budi, menepatijanji, adil dan bijaksana, berani
mengakui dosa atau perbuatan salah dan pemberani. Nilai moral social memberikan pesan tentang
pentingnya bekerjasama, peduli nasib orang lain dan suka menolong orang lain.
References
Djajasudarma, T. Fatimah, dkk. 1997. Nilainilai dalam Ungkapan dan Peribahasa Sunda. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Endraswara, Suwardi. 2013. Motodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Caps.
Fatubun, dkk. 2000. Struktur Sastra Lisan Sentani, Prosa. Pembinaan Bahasa.
Galib, Abdul, dkk. 1981. Ceritera Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara. Kendari: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Gusal, La Ode. 2015. Nilai-nilai Pendidikan dalam Cerita Rakyat Sulawesi Tenggara Karya La Ode Sidu. Kendari. Jurnal Humanika No. 5, Vol.3/ISSN 1979-8296.
Hakim, Lukman. 1994. Struktur Sastra Lisan Mandar. Jakarta Pusat: Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
Mada, Faisal. 2017. Nilai Moral Dalam Cerita Rakyat Wa Ode Kaengu Faari dan La Sirimbone pada Masyarakat Muna. Kendari. Jurnal Bastra.Vol. 1. No. 4 Hal. 1-22
Nurgiyantoro, Burhan. 2005 Sastra Anak, Pengantar Pemahaman Sastra Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurgiyantoro, Burhan. 2013. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gadja Mada University Press Anggota IKAPI.
Padi, Editorial. 2013. Sastra Indonesia, Puisi, Peribahasa, Pantun, Majas Sastrawan untuk Pelajar, Mahasiswa dan Umum. Jakarta: CV. Ilmu Padi Infra Pustaka Makmur.




