BENTUK-BENTUK HONORIFIK DALAM BERBAHASA CIACIA

Authors

  • Ahmadin Universitas Halu Oleo

Keywords:

bentuk, bahasa ciacia, honorifik

Abstract

Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan Bentuk
bentuk ungkapan honorifik pada masyarakat Desa Gunung Sejuk. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kualitatif bertujuan untuk mengungkap sebuah fakta
empiris secara objektif ilmiah dengan berlandaskan pada logika keilmuan, prosedur dan
didukung oleh metodologi dan teoritis yang kuat sesuai disiplin keilmuan yang ditekuni.
Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan Metode Observasi,
Teknik pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan secara lansung terhadap
masyarakat Gunung Sejuk untuk menemukan bentuk-bentuk ungkapan honorifik dalam
berbahasa yang digunakan oleh masyarakat Desa Gunung Sejuk, dalam teknik observasi
ini peneliti menggunakan dua jenis observasi yaitu, observasi bebas dan observasi
terencana. Teknik kerja sama dengan informan teknik memperoleh data dengan bekerja
sama dengan informan mengenai bentuk-bentuk ungkapan honorifik dalam berbahasa
Ciacia, teknik simak dan catat yaitu mencatat keseluruhan data yang diperoleh dari
informan. teknik rekam yaitu teknik yang digunakan untuk merekam pembicaraan
informan di lingkungan masyarakat Desa Gunung Sejuk. Dari hasil penelitian yang
dilakukan mengenai Analisis Bentuk-bentuk Honorifik dalam Berbahasa Ciacia. Maka
penulis dapat menyimpulkan bahwa masyarakat Desa Gunung Sejuk menggunakan
bentuk-bentuk honorifik dalam berkomunikasi. Bentuk-bentuk honorifik tersebut
dikategorikan dalam lima jenis honorifik yaitu, honorifik kekerabatan, honorifik
pronomina persona, honorifik gelar, honorifik jabatan dan honorifik profesi. Penggunaan
bentuk-bentuk honorifik tersebut digunakan dalam proses komunikasi pada masyarakat
Desa Gunung Sejuk berdasarkan tingkat kedudukan sosial dalam masyarakat.

References

Ardianto, Musjiman Rus. 2013. Pragmatik Direkstif dan Kesantunan Berbahasa. Yogyakarta: Gress Publishig.

Arifianti, Erfinda. 2016.”Penyimpangan Maksim Kesopanan Dalam Film La Mome Karya Olivier Dahlan”. Skripsi. Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta. (Http://Eprints.Uny.Ac.Id ).Diund uh Pada Tanggal 11 Oktober 2018.

Aslinda, danLeni Syafyahya . 2007. Pengantar Sosiolinguistik: Bandung: Refika Aditama.

Chaer, Abdul. 2007. Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.

Chaer, Abdul. 2013. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta:Rineka Cipta Chaer, Abdul Dan Leonie Agustina. Sosiolinguistik Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta. Ningsih,Asti. “SistemHonorifikBahasa PenghormatanTerhadapSubjek (Subject Honorification), MitraTutur(Addresee-Related Honorific), dan Object (Object Honorification)”. Skripsi.FakultasIlmuPengetahuanB udaya Program StudiBahasadanKebudayaan Korea Depok.(http://lib.ui.ac.id ). DiunduhPadaTanggal 31 Oktober 2018.

Prayitno, Harun Joko. 2017. Studi Sosiopragmatik. Surakarta: Universitas Surakarta Press. Muhamadiyah

Downloads

Published

2020-04-01

How to Cite

Ahmadin. (2020). BENTUK-BENTUK HONORIFIK DALAM BERBAHASA CIACIA. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 5(2), 157–169. Retrieved from https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/760