KENDALA PEMBELAJARAN SASTRA BAGI GURU BAHASA INDONESIA DI SMP NEGERI 43 KONAWE SELATAN
Keywords:
kendala, pembelajaran, sastraAbstract
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan yang menjadi kendala
pembelajaran sastra bagi guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 43 Konawe Selatan. Jenis
penelitian yang digunakan dalam penelitian ini tergolong dalam penelitian lapangan
sebab peneliti turun langsung ke lokasi untuk mengumpulkan data yang sesuai dengan
masalah penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif
kualitatif yaitu peneltian yang bertujuan untuk menggambarkan kendala pembelajaran
sastra bagi guru Bahasa Indonesia di SMP Negeri 43 Konawe Selatan. Sumber data
dalam penelitia ini terdiri dari tiga guru Bahasa Indonesia, sembilan siswa SMP Negeri
43 Konawe Selatan, kepala SMP Negeri 43 Konawe Selatan, dan petugas perpusakaan.
Instrumen dalam penelitian ini adalah berupa pedoman observasi, wawancara, dan angket
untuk mengetahui kendala pembelajaran sastra bagi guru bahasa Indonesia di SMP
Negeri 43 Konawe Selatan. Hasil penelitian menemukan lima faktor yang menjadi
kendala pembelajaran sastra bagi guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 43 Konawe
Selatan. Kendala pembelajaran sastra ditinjau dari guru adalah (1)
kurangnya
pemahaman guru dalam pembelajaran sastra, (a) tidak adanya pengalaman guru bahasa
Indonesia mengikuti pelatihan yang membahasa khusus pembelajaran sastra, (b) guru
bahasa Indonesia sering mengunakan salah satu metode dalam pembelajaran sastra, (c)
guru sebagian besar sudah menguasai materi pembelajaran sastra, (2) kendala
pembelajaran sastra ditinjau dari siswa di SMP Negeri 43 Konawe Selatan, (a) masih
kurang pemahaman siswa dalam pembelajaran sastra, (b) kurang ketidaksiapannya aspek
psikologi siswa, (c) siswa kurang memiliki minat dan bakat terhadap pembelajaran sastra,
(d) siswa jarang membaca buku-buku tentang sastra (3) kendala pembelajaran sastra
ditinjau dari sarana prasarana, (a) kondisi perpustakaan di SMP Negeri 43 Konawe
Selatan yang tidak menunjang dalam pembelajaran sastra, (b) tidak tersedia media yang
akan diterapkan dalam pembelajaran, (c) tidak tersedia sanggar praktek, (4) kendala
pembelajaran sastra bagi guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 43 Konawe Selatan
ditinjau dari faktor kurikulum, (5) faktor yang dominan yang menjadi kendala
pembelajaran sastra bagi guru bahasa Indonesia di SMP Negeri 43 konawe Selatan yaitu:
(a) faktor guru itu sendiri, (b)faktor sarana prasarana.
Kata Kunci : kendala, pembelajaran, sastra
References
Indra, Arif. 2014. 5 Rukun Pembelajaran Kurikulum 2013. Palu Barat: Endece Press.
Iskandarwasid, Sunendar. 2015. Strategi Pembelajaran Berbahasa. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mukhlis, Abdul. 2016. Pembelajaran Tutor Sebaya Solusi Praktis dalam Rangka Menyongsong Pembelajaran Sastra yang Menyenangkan Bagi Siswa SMP. Jural Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.Volume 1 Nomor 2. September 2016. Page 6872. p-ISSN: 2477-5932. e-ISSN:
-846X.
Muslimin.2011. Perlunya Inovasi dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia “Solusi Mengatasi Problem Klasik Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia”. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya. ISSN 2088-6020.Vol. 1 No. 1. Mei 2011.
Parwanti, Ni Nyoman dkk. 2018. Belajar dan Pembelajaran. RajaGrafindo Persada. Purba, Antilan. Depok: PT 2008. Esai Sastra Indonesia Teori & Penulisan.Yogyakarta: Graha Ilmu.




