KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI INFORMASI TENTANG FABEL SISWA KELAS VII SMP NEGERI 18 KENDARI
Keywords:
kemampuan, mengidentifikasi, fabelAbstract
“Kemampuan Mengidentifikasi Informasi tentang Fabel Siswa Kelas VII SMP Negeri 18
Kendari”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh karena cerita fabel mampu memberikan pesan moral
kepada siswa serta bahasa dan cara penyampainya mudah untuk dipahami oleh siswa. Masalah dalam
penelitian ini adalah bagaimanakah kemampuan mengidentifikasi informasi tentang fabel pada siswa
kelas VII SMP Negeri 18 Kendari? Adapun Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan
kemampuan mengidentifikasi informasi fabel pada siswa kelas VII SMP Negeri 18 Kendari. Jenis
penelitian ini tergolong dalam penelitian lapangan sebab peneliti turun langsung ke lokasi penelitian
(sekolah) untuk mengumpulkan data sesuai dengan masalah penelitian. Metode yang digunakan dalam
penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan angka-angka sesuai statistik
yang digunakan dalam penelitian.Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VII
SMP Negeri 18 Kendari yang terdiri atas 70 orang siswa, yang tersebar dalam 3 kelas. Teknik yang
digunakan dalam penelitian ini adalah teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam
penelitian ini berupa tes uraian dalam bentuk tes tertulis. Berdasarkan Hasil penelitian menunjukan
bahwa dari 70 orang responden siswa kelas VII SMP Negeri 18 Kendari, terdapat 36 orang siswa
(51,42%) masuk kategori mampu secara individual dalam mengidentifikasi informasi tentang fabel,
dan sebanyak 34 orang siswa (48,57%) masuk kategori tidak mampu dalam mengidentifikasi informasi
tentang fabel. Secara klasikal dapat dikatakan bahwa kemampuan mengidentifikasi informasi tentang
fabel siswa kelas VII SMP Negeri 18 Kendari masuk kategori tidak mampu secara klasikal. Dikatakan
demikian karena kemampuan siswa hanya mencapai 51,42% dan belum mencapai kriteria ketuntasan
klasikal yaitu 85%. Jika dilihat dari setiap aspek penilaian kemampuan siswa kelas VII SMP Negeri 18
Kendari dalam mengidentifikasi informasi tentang fabel dapat disimpulkan bahwa dari sembilan aspek
penilaian yang menjadi aspek penilaian yaitu aspek tema, tokoh, watak tokoh, alur, latar tempat, latar
waktu, latar suasana, sudut pandang dan amanat tidak ada yang mencapai kriteria ketuntasan klasikal
yaitu 85%.
References
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian (Suatu Pendekatan Praktek Edisi Revisi V). Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Bustoni, Ali Arifin. 2010. Pengembangan Kurikulum (Berdasarkan Isu dan Problematika). Jakarta: Multi Kreasi Satu Delapan.
Endah A, Nur. 2018. Buku Cerdas Ulangan Harian Bahasa Indonesia SMP/MTS Kelas VII. Jl. Banyuanyar Selatan: Bintang Kelas. Harsiati,
Titik. 2017. Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas Kementerian VII. Pendidikan Jakarta: Dan Kebudayaan.
Kosasih, E. 2012. Keterampilan Bersastra. Bandung: CV Irama Widya.
Mahsun. 2014. Teks dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kurikulum 2013. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.




