MORALITAS DALAM NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY
Keywords:
moralitas islam, novelAbstract
Tujuan dalam penelitian ini adalah menemukan moralitas Islam yang terdapat dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang tidak menggunakan prinsip statistik, melainkan berpedoman pada teori-teori sastra yang berkaitan dengan penelitian. Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini, yaitu menambah pengetahuan bagi penulis maupun pembaca. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tertulis yaitu berupa teks novel yang berhubungan dengan moralitas Islam dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy yang diterbitkan oleh Republika cetakan kelima Desember 2017, dengan jumlah 337 halaman. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah teknik baca-catat. Teknik analisis data menggunakan pendekatan moral dengan melihat isi dan tujuan yang tersirat di dalam karya sastra itu sendiri dengan menginterpretasikan tentang moralitas Islam. Berdasarkan pembahasan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa moralitas Islam dalam artian yaitu akhlak yang terdapat dalam novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy mencakup empat akhlak, yaitu yang pertama akhlak terhadap Allah Swt. yaitu Syukur, Berdoa, Taat beribadah (shalat) dan Ridho. Yang kedua adalah akhlak terhadap Rasulullah yaitu: Mengucapkan shalawat dan Taat pada Sunnah Rasulullah. Yang ketiga adalah akhlak terhadap diri sendiri yaitu Sabar, Amanah, Bekerja keras, Rendah hati, Suka menolong dan jujur. Dan yang ke-empat adalah akhlak terhadap masyarakat yaitu: menyayangi anak yatim dan menjenguk orang sakit.
References
Adi, Ida Rochani. 2011. Fiksi Populer: Teori dan Metode Kajian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Al-Ghazali, Imam. 2005. Ihya ‘Ulumuddin (terjemahan). Bandung: Pustaka.
Al-quran dan terjemahannya. 2018. Departemen Agama RI. Jakarta Timur: CV Darus Sunah.
Aminuddin. 2002. Pendidikan Agama Islam untuk Perguruan Tinggi Umum. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Azra, Azyumardi. 2005. Ensiklopedi Islam. Jakarta: Pt Ichtiar Van Hoeve.
Bastaman, Hanna Djumhana. 1995. Integrasi Psikologi dengan Islam Menuju Psikologi Islami. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Bertens, K. 2002. Etika. Jakarta: Gramedia.
Durkheim, Emile. 1990. Pendidikan Moral Suatu Studi Teori dan Aplikasi Sosiologi Pendidikan. Jakarta : Erlangga.
Ikhlas, Hadiah. 2002. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Jabrohim. 2014. Teori Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Kosasih, E. 2012. Dasar-dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: Yrama Widya.
M, Amril. 2007. Akhlak Tasawuf. Pekanbaru: Program Pasca Sarjana UIN Suska Riau dan Lsfk2p.
Masyhur, Kahar. 1987. Membina Moral dan Akhlak. Jakarta: Kalam mulia.
Mustari, Mohamad. 2014. Nilai Karakter Refleksi untuk Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafndo Persada.
Nasution, M. Yunan. 2009. Pegangan Hidup. Solo: Romadhani.
Padi, Editorial. 2013. Kumpulan Super Lengkap Sastra Indonesia. Jakarta: CV Ilmu Padi Infra Pustaka Makmur.
Redaksi, PM. 2012. Sastra Indonesia Paling Lengkap. Depok. Pustaka Makmur.
Semi, M. Atar. 1993. Metode Penelitian Sastra. Bandung: Angkasa.
Shirazy, Habiburrahman El. 2017. Bidadari Bermata Bening. Jakarta: Republika Penerbit.
Sutana, Dwi. 2015. Karya Sastra dalam Harian Haluan Kepri. Tanjung Pinang Barat: Kantor Bahasa Kepulauan Riau.
Tarigan, Henry Guntur. 1995. Dasar-Dasar Psikosastra. Bandung. Angkasa.
Wellek, Rene dan Warren Austin. 2016: Teori Kesusastraan. Jakarta. Gramedia IKAPI.
Wicaksono, Andri. 2014. Pengkajian Prosa Fiksi. Yogyakarta: Garudhawaca.
Yuwono, Untung. 2007. Gerbang Sastra Indonesia Klasik. Jakarta. Wedatama Widya Sastra.




