KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY

Authors

  • Dandi Racmadani Lasaima Universitas Halu Oleo

Keywords:

karakter, tokoh, novel

Abstract

Tujuan - Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan karakter tokoh dalam novel Bidadari
Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy. Manfaat yang diharapkan dalam penelitian ini
adalah sebagai sumbangan pemikiran bagi pembaca dalam menganalisis karakter tokoh dalam
novel.
Desain / metodologi / pendekatan - Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
deskripsi kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian perpustakaan. Data penelitian ini adalah
novel Bidadari Bermata Bening karya Habiburrahman El Shirazy yang diterbitkan Republika
Penerbit Jakarta 2017. Data analisis berdasarkan pendekatan struktural.
Temuan/ Hasil - Hasil penelitian yang diperoleh adalah masing-masing tokoh memiliki karakter
berbeda-beda. Ketujuh tokoh yang dianalisis semuanya memiliki nama diri serta pembawaan sifat
yang berbeda-beda. Tokoh Ayna yang merupakan tokoh utama memiliki paras yang cantik dan
mempunyai sifat yang baik. Gus Afif adalah lelaki yang disukai Ayna yang mempunyai sifat yang
baik dan religius. Kyai Sobron merupakan ayah dari Gus Afif yang dari awal kemunculannya
sangat kagum terhadap Ayna atas semua ketulusan serta kesabaran Ayna dalam menjalani hidup
dan ia adalah ayah yang sangat pengertian. Bu Nyai Nur Fauziah merupakan ibu dari Gus Afif, ia
sangat baik dan pembawaannya yang sangat tegas namun penyayang. Neneng merupakan teman
satu pesantren dengan Ayna ia adalah santriwati yang sangat membenci Ayna, ia selalu membuat
Ayna terpojokkan dan sangat sering mempermalukan Ayna dihadapan teman-temannya. Pakde
Darsun merupakan paman dari Ayna yang sangat jahat kepada Ayna, ia tidak pernah mengerti
perasaan Ayna dan selalu membuat Ayna terjerumus kedalam masalah yang membuat Ayna selalu
merasa bahwa pakdenya tersebut seperti orang lain baginya. Ibu Rosidah merupakan ibu angkat
Ayna, seorang perempuan yang sangat baik dan dermawan sehingga Ayna menganggapnya seperti
ibu kandungnya sendiri.

References

Adam, Azma. 2015. Karakter Tokoh dalam Novel Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah karya Tere Liye. Kendari:Jurnal HumanikaVol. 3, No. 15.Desember 2015.

Faruk. 2017. Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Hendy, Zaidan. 1991. Pelajaran Sastra. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia. IqbaI Hasan, Analisis Data Penelitian Dengan Statistik,Bumi Aksara, Jakarta, 2008,

Jabrohim. 2015. Teori Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Luxemburg, Jan Van, dkk. 1986. Pengantar Ilmu Sastra. Jakarta: PT Gramedia.

Milawasri. 2017. Karakter Tokoh Utama Wanita dalam Cerpen Mendiang karya S.N Ratmana. Palembang: Jurnal Bindo Sastra Vol. 1, No. 2.

April 2017.

Nurgiyantoro, Burhan. Pengkajian Fiksi. 2013. Teori Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pradopo, Rachmat Djoko. 2012. Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Riswandi, Bode dan Titin Kusmini. 2010. Pembelajaran Apresiasi Prosa Fiksi. Tasikmalaya: Siklus Pustaka.

Rokhmansyah, Alfian. 2014. Studi dan Pengkajian Sastra. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sayuti, Suminto A. 2017. Berkenalan dengan Prosa Fiksi. Yogyakarta: Cantrik Pustaka.

Sehandi, Yohanes. 2016. Mengenal 25 Teori Sastra. Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Shirazy, Habiburrahman El. 2017.Bidadari Bermata Bening. Republika Penerbit. Jakarta:

Siswanto, Wahyudi. 2008. Pengantar Teori Sastra. Jakarta: PT Grasindo.

Sumardjo, Jakob. 1999. Konteks Sosial Novel Indonesia 1920-1977. Bandung: Penerbit Alumni.

Tarigan, Henry Guntur. 2015. PrinsipPrinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.

Teeuw, A. 2015.Sastra dan Ilmu Sastra. Bandung: PT Dunia Pustaka Jaya.

Wellek, Rene dan Austin Warren. 2014. Teori Kesusastraan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Wicaksono, Andri. 2014. Pengkajian Prosa Fiksi. Yogyakarta: Garudhawaca.

Downloads

Published

2021-07-01

How to Cite

Dandi Racmadani Lasaima. (2021). KARAKTER TOKOH DALAM NOVEL BIDADARI BERMATA BENING KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY . Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 6(3), 363–371. Retrieved from https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal/article/view/852