MASALAH-MASALAH SOSIAL DALAM NOVEL NEGERI PARA BEDEBAH DAN NEGERI DI UJUNG TANDUK KARYA TERE LIYE SOSIOLOGI SASTRA IAN WATT
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v7i3.86Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan masalah-masalah Sosial dalam Novel Negeri Para Bedebah dan Negeri Di Ujung Tanduk Karya Tere Liye Sosiologi Sastra Ian Watt. Metode yang digunakan ialah sosiologi sastra Ian Watt yang berfokus pada Pengarang dan karya sastra itu sendiri. Permasalahan yang dikemukakan dalam penelitian ini berkaitan dengan (1) Latar belakang pengarang, (2) Bentuk kritik sosial pengarang terhadap masalah-masalah sosial, (3) kritik sosial yang berkaitan dengan masalah sosial yang terdapat dalam karya sastra, dan (4) Nilai-nilai pendidikan karakter. Berdasarkan hasil penelitian analisis terhadap objek kajian novel Negeri Para Bedebah dan Negeri Di Ujung Tanduk Karya Tere Liye menggunakan pendekatan sosiologi sastra, peneliti menemukan: (1) Sosiologi pengarang meliputi: (a) Status sosial pengarang, (b) Ideologi sosial pengarang, (c) Latar belakang sosial budaya pengarang, (d) Masyarakat pembaca yang dituju, (e) mata pencaharian pengarang dan profesionalisme dalam kepengarangan. (2) Kritik sosial pengarang terhadap masalah-masalah sosial, (3) Kritik sosial yang berkaitan dengan masalah sosial dalam novel Negeri Para Bedebah dan Negeri Di Ujung Tanduk karya Tere Liye meliputi: (a) White Collar Crime, (b) Isu Moralitas, (c) Mafia hukum. (4) Nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam novel Negeri Para Bedebah dan Negeri Di Ujung Tanduk Karya Tere Liye, meliputi: (a) Tangguh, (b) Nasionalis, (c) Berani mengambi resiko.
References
Al-Ma’ruf, Ali Imron. 2010. Kajian Stilistika: Perspektif Kritik Holistik. Surakarta: UNS Press.
Bertens, K. 2000. Etika Sastra. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Aminuddin, 1987. Pengantar Apresiasi Sastra. Malang: IKIP Malang.
Damono, Sapardi Djoko. 1979. Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas. Jakarta: Depdikbud.
Endraswara, 2003. Metodologi Penelitian Sastra: Epistemologi, Model, Teori, Dan Aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Widyatama
Endraswara, 2011. Metodologi Penelitian Sastra-Epistemologi, Model, Teori, Dan Aplikasi, Edisi Revisi. Yogyakarta: CAPS.
Fananie, Zainudin, 2000 Telaah Sastra. Surakarta: Muhammadiyah Universitas Pers
Faruk, 1999. Kritik Terbuka: Sebuah Imperatif Budaya Dalam Kritik Sosial Dalam Wacana Pembangunan. Yogyakarta: UII Press.
Faruk. 2012. Pengantar Sosiologi Sastra, Edisi Revisi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Hartoko Dan Rahmanto, 1986, Pemandu Di Dunia Sastra, Kanisius. Yogyakarta: Gadjah Mada Press.
Jabrohim. 2001. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Hanindita Graha
Widia
Luxemburg, Jan Van. 1984. Pengantar Ilmu Sastra. Terj. Dick Hartoko. Jakarta: PT Gramedia.
Mustari, Mohamad. 2014. Nilai Karakter Refleksi untuk Pendidikan. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada.
Nurgiyantoro, Burhan. 2005. Sastra Anak, Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Nurgiyantoro, Burhan. 2010. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Universitas
Priyatni, Endah Tri. 2010. Membaca Sastra dengan Ancangan Literasi Kritis.
Jakarta: Bumi Aksara.
Ratna, Nyoman Kutha. 2008.Teori, Metode, Dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta. Pustaka Pelajar.
Sangidu, 2004. Penelitian Sastra, Pendekatan Teori Sastra, Metode, Teknik, Kiat. Yogyakarta: Unit Penerbitan Sastra Barat UGM.
Saryono, Djoko. (2009). Dasar Apresiasi Sastra. Yogyakarta: Elmatera
Publishing.
Siswanto, Wahyudi. 2008. Pengantar Teori Sastra, Jakarta: PT. Grasindo.
Siswanto, Wahyudi. 2013. Pengantar Teori Sastra: Yogyakarta: Aditnya Media
Publishing.
Soekanto, Soerjono. 2005. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: PT. Rajagrafindo
Persada
Stanton. Robert. 2007. Teori Fiksi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugihastuti Dan Suharto. (2002). Kritik Sastra Feminis: Teori Dan Aplikasinya. Jakarta: PT. Grasindo.
Sumardjo, Jakob Dan Saini K.M. 1997. Apresiasi Kesusastraan. Jakarta: Gramedia Pustaka




