EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PERSUASI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 RAHA KABUPATEN MUNA
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v8i3.196Keywords:
media gambar, teks persuasi, struktur, kaidah kebahasaan., media gambar, teks persuasi, kaidah kebahasaanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran menulis teks persuasi dengan menggunakan media gambar pada siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Raha Kabupaten Muna.Penelitian ini tergolong dalam jenis penelitian lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Raha. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 2 Raha yang berjumlah 29 orang siswa. Instrument yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah efektivitas pembelajaran menulis teks persuasi dengan menggunakan media gambar yang diberikan kepada siswa dalam bentuk tes tertulis.Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa bahwa di antara 29 siswa yang menjadi sampel penelitian, terdapat 27 orang siswa atau 93,10% siswa tergolong kategori efektif dalam menulis teks persuasi menggunakan media gambar dengan rincian sebanyak 7 orang siswa atau 24,13% tergolong sangat baik (A), 12 orang siswa atau 58,62% tergolong baik (B), dan 3 orang siswa atau 10,34% tergolong cukup (C), sedangkan 2 orang siswa atau 6,89% tergolong kategori belum efektif atau kurang (D) dalam menulis teks persuasi dengan menggunakan media gambar.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Raha tuntas secara klaksikal dalam menulis teks persuasi menggunakan media gambar dengan presentase kemampuan 93,10%, sehingga penggunaan media gambar dalam menguji kemapuan siswa dalam menulis teks persuasif sangatlah efektif
References
Adili, La Ode. 2019. Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Indonesia Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Nasihat Katoba pada Peserta Didik Kelas VIII SMP di Kabupaten Muna (Disertasi). Makassar: UNM.
Akker, J. Van den. 1999. Principles and Method of Development Research. London. Kluwer Academic Publisher.
Alisman. 2014. Analisis Efektivitas dan Efisiensi Manajemen Keuangan di Aceh Barat. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Indonesia.
Alwi, H. 2005. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi ketiga. Jakarta: Balai Pustaka.
Anggrini. 2015. Pengembangan Pemebelajaran Berbasis Autoplay Media Studio 8.5 pada Pokok Bahasan Ikatan Kimia untuk Kelas X SMA/MA. Jurnal online. Vol. 5, No. 1. Universitas Riau.
Aprida, P., & Muhammad Darwis, D. 2017. Belajar dan Pembelajaran. Fitrah Jurnal jurnal Keilmuan. 337 Hal.
Arief. S. Sadiman, R. Raharjo & Haryono. Anung. 1990. Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: Pustekkom Dianas dan PT. Raja Grafindo Perkasa.
Asnawir dan Usman, B. 2002. Media Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Brown, H. dan Doughlas. 2008. Prinsip Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa, Edisi kelima. Jakarta: Kedutaan Besar Amerika Serikat.
Djamarah, Syaiful, B. dan Zain, A. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Droga, L. & Humphrey, S. 2005. Grammar and Meaning an Introduction for Primary Teachers. Berry. Australia: Target Texts.
Hartati. 2000. Terampil Menulis Paragraf. Jakarta: PT Widia Sarana Indonesia.
Hamalik. 1994. Media Pendidikan. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Kemendikbud. 2013. Buku Pegangan Siswa Kelas VII SMP Bahasa Indonesia. Wahana Pengetahuan. Jakarta: Politeknik Negeri Media Kreatif.
Kemendikbud. 2016. Permendikbud Nomor 22 Tentang Standar Proses Pendidikan dan Menengah. Jakarta: Kemendikbud.
Keraf, G. 2001. Argumentasi dan Narasi. Jakarta: Gramedia.
Kemendikbud. 2017. Buku Siswa Kelas VIII. Pusat Kurikulum dan Pembukuan. Balitbang. Kemendikbud.
Kurikulum. 2013. Perangkat Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk SMP/MTs Kelas VIII Semester 2.
Nurjanah, I. 2011. Pengembangan Model Media Berbasis Teknologi Pembelajaran Geografi di Kelas X SMA Negeri 7 Tanjung Ampalu Kabupaten Sijunjung.
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI No. 22 Tahun 2006, tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
Rinanto, A. 1982. Peranan Media Audio Visal dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanis.
Rohani, Ahmad. 1997. Media Intruksional Edukatif. Jakarta: Rineka Ccipta.
Rohmawati, Afifatu. 2015. Efektivitas Pembelajaran. Jurnal Pendidikan Usia Din.17.
Rosyada, 2004. Paradigma Pendidikan Demokratis. Jakarta: Kencana.
Sanjaya, Wina. 2014. Media Komunikasi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Salamun, M. 2002. Strategi Pembelajaran Bahasa Arab di Pondok Pesantren. Tesis
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Suharsimi, A. 2008. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Bandung: Humaniora.
Suiraoka, P. dan Nyoman, D. 2021. Media Pendidikan Kesehatan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Susanto, A. 2013. Teori Belajar dan Pembelajaran di SD. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Tarigan, H. G. 1982. Membina keterampilan menulis teks dan pengembanganya. Bandung: Angkasa.
Tarigan, H. G. 2008. Menulis Sebagai Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Waluyo, Budi. 2016. Bahasa dan Sastra Indonesia untuk Kelas IX SMP dan MTs Edisi Revisi Terbaru. Solo: Tiga Serangkai.
Widoyoko, Eko. 2017. Penilaian Hasil Belajar di Sekolah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Wirawan, I. P. D. 2012. Pengembangan Media E-Learning Berbasis Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (Stad). KARMAPATI. Vol 1(4). 499-508.
Wiyanto, A. 2004. Terampil Menulis Teks.
Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.




