TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI TAMAN KANAK-KANAK

Authors

  • Anisa Nur Rohmah Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UHO
  • La Yani Konisi Universitas Halu Oleo
  • Sulfiah Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UHO

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v8i3.241

Keywords:

pembelajaran, tindak tutur, direktif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur direktif dalam proses pembelajaran di Taman Kanak-Kanak Dharma Pertiwi Desa Adaka Jaya Kecamatan Buke Kabupaten Konawe Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kelas. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik rekam, teknik catat, teknik wawancara dan teknik SBLC (Simak bebas Libat Cakap) sebagai teknik lanjutan. Hasil penelitian dan pembahasan terhadap tindak tutur direktif dalam proses pembelajaran di Taman Kanak-Kanak Dharma Pertiwi dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga jenis tindak tutur direktif. Tindak tutur direktif tersebut adalah tindak tutur direktif memerintah, tindak tutur direktif memohon dan tindak tutur direktif menasihati. Tindak tutur direktif memerintah adalah tindak tutur direktif yang dominan digunakan dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis, tidak semua tindak tutur direktif memerintah diikuti dan mendapatkan respon baik dari para murid. Ada dua faktor yang menyebabkan suatu tuturran tersebut tidak diikuti oleh murid, Kedua faktor tersebut yaitu faktor murid (kondisi murid) dan faktor guru.

References

Anggraeni.A. 2017, Kompetensi Kepribadian Guru Membentuk KemandirianAnak Usia Dini (Studi Kasus di TK Mutiara, Tapos Depok), Jurnal Pendidikan Anak, vol. 3, no. 2, hlm 28-47.

Arfianti, Ika. 2020, Pragmatik : Teori dan Analisis (Buku Ajar), CV Pilar Nusantara, Jawa Tengah.

A’Yuni.N.B.Q, dan Parji. 2017, Tindak Tutur Ilokusi Novel Surga Yang Tak Dirindukan Karya Asma Nadia (Kajian Pragmatik), Jurnal Lingusita, vol.1, no. 1, hlm. 6-11.

Bawono, Y. (2017). Kemampuan berbahasa pada anak prasekolah: Sebuah kajian pustaka. Prosiding Temu Ilmiah Nasional X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia, 1.

Chaer, Abdul. 2009, Pengantar Semantik Bahasa Indonesia, Rineka Cipta, Jakarta.

Chaer, Abdul.2015,Psikolinguistik, PT RINEKA CIPTA, Jakarta.

Devianty, Rina. 2017, Bahasa Sebagai Cermin Kebudayaan, Jurnal Tarbiyah, vol. 24, no. 2, hlm. 226-245.

Hasanah, S.U. 2019, ‘Tindak Tutur Direktif Guru dan Siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Pertama (SMP)’, Ksatra: Jurnal Kajian Bahasa dan Sastra, vol. 1, no. 2, hlm. 51-68.

Hidayah, Nurul. 2015, Penanaman Nilai-Nilai Karakter dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar, Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, vol. 2, no. 2, hlm. 190-204.

Helmiati. 2013, Microteaching Melatih Keterampilan Dasar Mengajar, Aswaja Pressindo, Yogysakarta.

Kartono. K. 1990, Psikologi Anak Psikologi Perkembangan, Bandung, Morang Tuar Maju.

Khairi.H. 2018, Karakteristik perkembangan Anak Usia Dini dari 0-6 Tahun, Jurnal Warna, vol. 2, no. 2, hlm.15-28.

Kurniawan. S,dan Rahardjo. H.P. 2018, Analisis Kebahasaan, Edisi Revisi, CV Sindunata, Sukoharjo.

Mansoer, P. 2011, Lingusitik( Sebuah pengantar), Angkasa, Bandung.

Mulyasa. 2011, Manajemen Pendidikan Karakter, Bumi Aksara, Jakarta.

Nuramila. 2020, Kajian Pragmatik Tindak Tutur dalam Media Sosial, Yayasan Pendidikan Sosial Indonesia Maju (YPSIM), Banten.

Pebriana. P.H. 2017, Analisis Penggunaan Gadget Terhadap Kemampuan Interaksi Sosial Pada Anak Usia Dini, Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 1, no. 1, hlm. 1-11.

Purba. A. 2011, Tindak Tutur dan Peristiwa Tutur, Jurnal Pena, vol. 1, no. 1, hlm.77-91.

Putrayasa. I.B. 2014, Pragmatik, Graha Ilmu, Yogyakarta.

Putri, D.T, dkk. 2019, Tindak Tutur Direktif pada Novel Bidadari-Bidadari Surga Karya Tere Liye, Jurnal Ilmiah KORPUS, vol III, no.1, hlm 108-122.

Rahardi, Kunjana. 2005. Pragmatik Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Rahardi. K, dkk. 2016, Pragmatik Fenomena Ketidaksantunan Berbahasa, Penerbit Erlangga, Yogyakarta.

Rachman. 2015. Tindak Tututr dalam Proses Belaajr-Mengajar pada Taman Kanak-Kanak Dharma Wanita Kelurahan Wapunto Kecamatan Duruka Kabupaten Muna (kajian Pragmatik), Jurnal Humanika, vol 3, no.15.

Sari.R.I. 2017, Bentuk Tuturan Direktif pada Guru dalam situasi Pembelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas X MAN Malang 1, KEMBARA : Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, vol. 3, no. 1, hlm. 79-97.

Saribu dan Hidayah. 2019, Meningkatkan Kemaampuan Berbahasa Anak melalui Metode Bercerita, Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO, vol.2, no.1, hlm. 6-14.

Suhardi, 2013, Pengantar Lingusitik Umum, AR-RUZZ MEDIA, Yogyakarta.

Suhartnono. 2020, Pragmatik Konteks Indonesia, Granit. Gresik.

Sujinah, dkk. 2018, Buku Ajar Bahasa Indonesia, Edisi Revisi, UM Surabaya Publishing, Surabaya.

Sujiono.Y.N. 2013, Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini, Edisi Revisi, Indeks, Jakarta Barat.

Surastina. 2011, Pengantar Semantik dan Pragmatik, New Elmatera, Jogjakarta.

Tarigan, Henry Guntur. 1989. Pengajaran Kompetensi Bahasa Indonesia. Bandung:Angkasa.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikan Nasional

Uno. H.B dan Lamatenggo. N. 2016, Tugas Guru dalam pembelaajran : Aspek yang Mempengaruhi, Bumi Aksara, Jakarta.

Warsiman, 2013, Bahasa Indonesia Ilmiah, Universitas Bawijaya Press, Malang.

Yuliantoro.A. 2020, Analisis Prgamatik, UNWIDHA Press, Klaten.

Yusri. 2016, Ilmu Pragmatik dalam Perspektif Kesopanan Berbahasa, Deepublish, Yogyakarta.

Downloads

Published

2023-07-26

How to Cite

Anisa Nur Rohmah, Konisi, L. Y., & Sulfiah. (2023). TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI TAMAN KANAK-KANAK . Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 8(3), 368–374. https://doi.org/10.36709/bastra.v8i3.241