GENDER DAN JUMLAH PADA KATA TUNJUK “INI” DAN “ITU” BAHASA ARAB DAN INDONESIA: KAJIAN KONTRASTIF
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v11i3.2522Keywords:
analisis kontrastif, kata tunjuk, bahasa Arab, bahasa IndonesiaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perbedaan sistem gramatikal bahasa Arab dan bahasa Indonesia, khususnya dalam penggunaan kata tunjuk “ini” dan “itu”. Bahasa Arab mengenal perubahan bentuk kata tunjuk berdasarkan gender, jumlah, serta kategori berakal dan tidak berakal, sedangkan bahasa Indonesia menggunakan bentuk kata tunjuk yang relatif tetap. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan membandingkan penggunaan kata tunjuk “ini” dan “itu” dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia berdasarkan aspek gender dan jumlah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui prosedur analisis kontrastif Carl James, yang meliputi tahap deskripsi dan komparasi. Data penelitian berupa kalimat yang mengandung kata tunjuk dalam buku Durusul Lughat al-Arabiyyah, buku pembelajaran bahasa Arab untuk pemula, buku Pembelajaran BIPA APIK, serta buku Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Tingkat Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kata tunjuk bahasa Arab, seperti hādzā, hādzihī, dzālika, tilka, dan bentuk lainnya, mengalami penyesuaian dengan nomina yang dirujuk berdasarkan gender maskulin-feminin, jumlah tunggal-ganda-jamak, serta kategori berakal atau tidak berakal. Sebaliknya, kata tunjuk “ini” dan “itu” dalam bahasa Indonesia tidak berubah bentuk meskipun nomina yang dirujuk berbeda gender dan jumlah. Dengan demikian, penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa Arab memiliki sistem kata tunjuk yang lebih kompleks secara morfologis dibandingkan bahasa Indonesia. Kontribusi penelitian ini adalah memperkaya kajian linguistik kontrastif serta memberikan pemahaman teoretis dan pedagogis bagi pembelajaran bahasa Arab dan bahasa Indonesia, khususnya dalam penyusunan materi ajar yang berkaitan dengan sistem kata tunjuk.
References
Adnyani, N. L. P. S., dkk. (2015). Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Tingkat Dasar. Bali: Universitas Pendidikan Ganesha.
Arifrabbani, L. M. (2023). Analisis kontrastif pembentukan verba bahasa Arab dan Indonesia serta implikasinya dalam pembelajaran bahasa Arab. BLAZE: Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan, 1(4), 140–155.
Bin Ibrahim, V. A. (2005). Durusul Lughat al-Arabiyyah li Ghairi al-Nathiqina biha. Madinah: Islamic University of Madinah.
Fahmi, A. K. (2019). Kategori Gramatikal Gender dan Jumlah dalam Sistem Infleksi Bahasa Arab. Jurnal Arabi: Journal of Arabic Studies, 4(1), 32-41.
Hidayat, N. S. (2020). Deiksis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab: Sebuah Analisis Kontrastif. Arabiyat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 7(2), 156-170.
James, C. (1980). Contrastive analysis. Longman.
Khasanah, S. N., & Baehaqie, I. (2020). Penanda Makna Jamak Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab Pada Aspek Morfologis (Analisis Kontrastif). Jurnal Sastra Indonesia, 9(3), 172–179.
Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik (Edisi Keempat). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Lathifah, H. N., & Riansi, E. S. (2024). Analisis kontrastif pronomina persona dalam bahasa Indonesia dan bahasa Sunda dialek Pandeglang Banten. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(1), 658–663.
Luthfan, M. A., & Hadi, S. (2019). Morfologi Bahasa Arab: Reformulasi Sistem Derivasi dan Infleksi. Alsina: Journal of Arabic Studies, 1(1), 1-15.
Mahsun. (2014). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Strategi, dan Tekniknya. Jakarta: Rajawali Press.
Mirdayanti, I., Safa, N. A., & Kaharuddin. (2018). Analisis Kontrastif Pembentukan Verba Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia serta Impilkasinya dalam Pembelajaran Bahasa Arab. Jurnal Ilmu Budaya, 6(2), 258-270.
Moeliono, A. M., dkk. (2017). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Keempat. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Muhammadun, M. (2016). Penanda Gender dalam Perspektif Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia (Sebuah Analisis Kontrastif). Jurnal Al-Maiyyah, 9(1), 46–86.
Mulyadi, M. (2018). Tipologi Sintaksis Kalimat Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab. Kajian Sastra, 42(1), 55-68.
Rohim, M. (2019). Analisis Kontrastif antara Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia dalam Aspek Kala, Jumlah, dan Persona. Arabiyat: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab, 6(1), 1-15.
Rosidin. (2017). Percikan Pemikiran Bahasa dan Sastra. Yogyakarta: Aura Publishing.
Sulstyawati, & Tarmini, W. (2019). Sintaksis Bahasa Indonesia. Jakarta: Uhamka Press.
Syarifuddin, S. (2022). Analisis Kontrastif Ism Al-Isyarah dalam Bahasa Arab dan Kata Tunjuk dalam Bahasa Indonesia. Naskhi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab, 4(1), 22-35.




