PERAN BAHASA DAERAH DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS BUDAYA INDONESIA: PERSPEKTIF SOSIOLINGUISTIK
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v11i3.2524Keywords:
Bahasa daerah, sistem komunikasi, identitas budaya, Bahasa IndonesiaAbstract
Keberagaman bahasa daerah merupakan kekuatan kebudayaan Indonesia, tetapi pada saat yang sama menghadapi tekanan akibat dominasi bahasa nasional, bahasa global, urbanisasi, media digital, dan perubahan pilihan bahasa generasi muda. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran bahasa daerah dalam pembentukan identitas budaya Indonesia dari perspektif sosiolinguistik, khususnya pada fungsi bahasa sebagai penanda identitas, media pewarisan nilai budaya, penguat solidaritas sosial, dan arena negosiasi identitas dalam masyarakat multibahasa. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka. Sumber data berupa artikel jurnal, buku teori sosiolinguistik, dan dokumen kebahasaan yang relevan; unit analisisnya adalah gagasan, temuan, dan konsep tentang bahasa daerah, identitas, pergeseran bahasa, pemertahanan bahasa, alih kode, dan ideologi bahasa. Instrumen penelitian berupa lembar telaah dokumen dan kartu data, sedangkan analisis dilakukan melalui reduksi data, pengodean tematik, sintesis konseptual, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa daerah berperan sebagai penanda keanggotaan etnis, media transmisi nilai budaya dalam keluarga, penguat kohesi sosial dalam komunitas, simbol legitimasi dalam praktik adat dan ritual, serta strategi komunikasi dalam masyarakat multibahasa melalui alih kode dan campur kode. Penelitian ini menyimpulkan bahwa bahasa daerah tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sumber daya simbolik dan modal sosial yang membentuk identitas budaya Indonesia. Kontribusi penelitian terletak pada penyusunan sintesis sosiolinguistik yang menempatkan pelestarian bahasa daerah sebagai persoalan ilmiah tentang identitas, ranah penggunaan bahasa, transmisi antargenerasi, dan kebijakan kebahasaan berbasis komunitas
References
Arka, I. W. (2013). Language management and minority language maintenance in Indonesia: Strategic issues. Language Documentation & Conservation, 7, 80–105.
Aulia, N. (2024). Penggunaan bahasa daerah dalam identitas sosial di masyarakat multikultural. Indonesian Journal of Integrated Knowledge, 1(2), 45–56.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2024). Generasi muda menjaga eksistensi bahasa daerah. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Bowden, F. J. (2013). Language and basic education in Indonesia. Linguistik Indonesia, 31(1), 1–17.
Bucholtz, M., & Hall, K. (2005). Identity and interaction: A sociocultural linguistic approach. Discourse Studies, 7(4–5), 585–614. https://doi.org/10.1177/1461445605054407
Chukwuemeka, G. S., & Yamin, M. (2025). Local language as social capital: A sociolinguistic study in building the cohesion of a multicultural society. International Journal of Social Sciences and Humanities, 3(3), 208–215. https://doi.org/10.55681/ijssh.v3i3.1516
Cohn, A. C., & Ravindranath, M. (2014). Local languages in Indonesia: Language maintenance or language shift? Linguistik Indonesia, 32(2), 131–148. https://doi.org/10.26499/li.v32i2.22
Farisiyah, U., & Zamzani. (2018). Language shift and language maintenance of local languages toward Indonesian. Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 280, 231–234.
Fishman, J. A. (1990). What is reversing language shift (RLS) and how can it succeed? Journal of Multilingual and Multicultural Development, 11(1–2), 5–36. https://doi.org/10.1080/01434632.1990.9994399
Fishman, J. A. (1991). Reversing language shift: Theoretical and empirical foundations of assistance to threatened languages. Multilingual Matters.
Giles, H., Bourhis, R. Y., & Taylor, D. M. (1977). Towards a theory of language in ethnic group relations. In H. Giles (Ed.), Language, ethnicity and intergroup relations (pp. 307–348). Academic Press.
Gumperz, J. J. (1982). Discourse strategies. Cambridge University Press.
Holmes, J. (2013). An introduction to sociolinguistics (4th ed.). Routledge.
Hymes, D. (1972). Models of the interaction of language and social life. In J. J. Gumperz & D. Hymes (Eds.), Directions in sociolinguistics: The ethnography of communication (pp. 35–71). Holt, Rinehart and Winston.
Inayatusshalihah, & Sudarmaji, M. (2020). Bahasa Adang di Pulau Alor: Kajian vitalitas etnolinguistik. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 9(2), 212–230. https://doi.org/10.26499/rnh.v9i2.2933
Maria, I., & Lumbanbatu, F. (2024). Exploring language and ethnic identity among Indonesian Generation Z. Indonesian EFL Journal, 10(2), 205–216.
Norton Peirce, B. (1995). Social identity, investment, and language learning. TESOL Quarterly, 29(1), 9–31. https://doi.org/10.2307/3587803
Purnomo, B. (2011). Tourism service language: A cross-cultural perspective on politeness. Humaniora, 23(2), 185–198.
Putra, I. B. R. (2025). Revitalization of regional language as cultural identity in the digital era. Eastasouth Journal of Social Science and Humanities, 2(1), 1–12.
R, I. P. S., Insani, N. N., & Ridha, M. R. (2025). Ancaman pergeseran bahasa daerah dan dampaknya terhadap keberlanjutan warisan budaya di era global. Jurnal Penelitian Nusantara, 1(1), 91–96.
Sahril. (2018). Pergeseran bahasa daerah pada anak-anak di Kuala Tanjung, Sumatra Utara. Ranah: Jurnal Kajian Bahasa, 7(2), 210–228.
Setiaji, A. B., Mursalin, E., & Kurniawan, R. (2023). Alih kode dan campur kode dalam masyarakat multilingual di Kabupaten Pangkep: Kajian sosiolinguistik. Jurnal Lingue, 5(1), 12–27.
Setyawan, A. (2011). Bahasa daerah dalam perspektif kebudayaan dan sosiolinguistik: Peran dan pengaruhnya dalam pergeseran dan pemertahanan bahasa. International Seminar Language Maintenance and Shift, 65–69.
Spolsky, B. (2004). Language policy. Cambridge University Press.
Wahyudi, A., Prasetyo, D., & Lestari, M. (2025). The role of regional languages as markers of cultural identity in ethnic minority communities. Horizon International Journal of Multidisciplinary Research, 3(2), 39–46.
Wardhaugh, R., & Fuller, J. M. (2015). An introduction to sociolinguistics (7th ed.). Wiley Blackwell.
Woolard, K. A., & Schieffelin, B. B. (1994). Language ideology. Annual Review of Anthropology, 23, 55–82. https://doi.org/10.1146/annurev.an.23.100194.000415
Zen, E. L. (2021). Javanese language as an ethnic identity marker. Journal of Language and Literature, 21(1), 49–62.




