KEMAMPUAN MENGANALISIS TEKS BERITA SISWA KELAS VII SMP

Authors

  • Waode Yasni Universitas Halu Oleo
  • Sri Suryana Dinar Universitas Halu Oleo
  • La Tike Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2587

Keywords:

kemampuan, analisis teks berita, membaca

Abstract

Kemampuan menganalisis teks berita merupakan komponen penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia karena siswa perlu mengidentifikasi informasi faktual, struktur berita, kaidah kebahasaan, relevansi isi, serta argumentasi guna mengembangkan pemahaman membaca dan literasi media. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Lasalepa dalam menganalisis teks berita. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif melalui penelitian lapangan. Populasi berjumlah 115 siswa kelas VII yang tersebar dalam empat kelas, sedangkan sampel berjumlah 78 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa tes analisis teks berita yang dinilai menggunakan rubrik dengan lima aspek, yaitu unsur berita 5W+1H, struktur berita, kaidah kebahasaan, isi, dan argumentasi. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 19 siswa (24%) termasuk kategori mampu menganalisis teks berita, sedangkan 59 siswa (76%) termasuk kategori belum mampu. Aspek dengan capaian tertinggi adalah unsur berita, dengan 41 siswa (52,60%) mencapai kategori tuntas. Sebaliknya, aspek terlemah adalah kaidah kebahasaan, dengan hanya 4 siswa (5,13%) yang mencapai ketuntasan dan 52 siswa (66,66%) memerlukan remediasi penuh. Berdasarkan hasil tersebut, kemampuan siswa dalam menganalisis teks berita belum tercapai secara klasikal. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia berupa pemetaan diagnostik kesulitan siswa dalam analisis teks berita serta menjadi dasar empiris untuk pengembangan strategi pembelajaran literasi berita yang lebih terarah pada jenjang sekolah menengah pertama.

References

Agustina, E. S. (2017). Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks: Representasi Kurikulum 2013. Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra, 18(1), 84-99.

Dewi, K. T., Wendra, I. W., & Darmayanti, I. A. M. (2017). Pemanfaatan teks berita yang mengandung foto untuk meningkatkan kemampuan menganalisis teks berita berdasarkan 5W+1H pada siswa kelas VIII C di SMP Negeri 4 Kubutambahan. e-Journal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2), 1-11.

Firdaus, W., & Tamsin, A. C. (2019). Karakteristik struktur dan kebahasaan teks berita karya siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Padang. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(4), 35-40.

Halawa, N., & Lase, F. (2022). Mengentaskan hoax dengan membaca pemahaman di era digital. Educativo: Jurnal Pendidikan, 1(1), 235-243. https://doi.org/10.56248/educativo.v1i1.32

Hapsari, E. D. (2019). Penerapan membaca permulaan untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa. Aksara: Jurnal Bahasa dan Sastra, 20(1), 10-24. https://doi.org/10.23960/aksara/v20i1.pp10-24

Harianto, E. (2020). Keterampilan membaca dalam pembelajaran bahasa. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 9(1), 1-8. https://doi.org/10.58230/27454312.2

Isodarus, P. B. (2017). Pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teks. Sintesis: Jurnal Ilmiah Kebudayaan, 11(1), 1-11. https://doi.org/10.24071/sin.v11i1.927

Jannaini, F., & Tamsin, A. C. (2024). Analisis struktur, unsur, dan kaidah kebahasaan teks berita siswa kelas VII SMP Negeri 2 Payakumbuh. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 27978-27987.

Kintsch, W. (1988). The role of knowledge in discourse comprehension: A construction-integration model. Psychological Review, 95(2), 163-182. https://doi.org/10.1037/0033-295X.95.2.163

Kosasih, E. (2017). Jenis-jenis teks: Analisis fungsi, struktur, dan kaidah serta langkah penulisannya. Yrama Widya.

Listikal, E., & Tamsin, A. C. (2023). Struktur dan kaidah kebahasaan teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 17 Kerinci. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 1(2), 1-10. https://doi.org/10.55606/lencana.v1i2.1397

McGrew, S., Breakstone, J., Ortega, T., Smith, M., & Wineburg, S. (2018). Can students evaluate online sources? Learning from assessments of civic online reasoning. Theory & Research in Social Education, 46(2), 165-193. https://doi.org/10.1080/00933104.2017.1416320

Mihailidis, P., & Thevenin, B. (2013). Media literacy as a core competency for engaged citizenship in participatory democracy. American Behavioral Scientist, 57(11), 1611-1622. https://doi.org/10.1177/0002764213489015

Miranti, F., Kaswadi, K., & Hadiyono, M. (2024). Peningkatan kemampuan analisis struktur teks berita siswa kelas XI TFLM 2 SMKN 5 Surabaya dengan strategi SQ3R. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan, 2(4), 166-177. https://doi.org/10.61132/pragmatik.v2i4.1057

Nurgiyantoro, B. (2018). Penilaian pembelajaran bahasa berbasis kompetensi. BPFE-Yogyakarta.

Perfetti, C., & Stafura, J. (2014). Word knowledge in a theory of reading comprehension. Scientific Studies of Reading, 18(1), 22-37. https://doi.org/10.1080/10888438.2013.827687

Romli, K. (2016). Komunikasi massa. Grasindo.

Santi, N. K. W., Wendra, I. W., & Nurjaya, I. G. (2021). Analisis komponen teks berita karya siswa kelas VIII SMP Negeri Satu Atap 1 Tejakula. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha, 11(2), 175-184. https://doi.org/10.23887/jjpbs.v11i2.35282

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wineburg, S., & McGrew, S. (2019). Lateral reading and the nature of expertise: Reading less and learning more when evaluating digital information. Teachers College Record, 121(11), 1-40. https://doi.org/10.1177/016146811912101102

Downloads

Published

2026-05-02

How to Cite

Waode Yasni, Sri Suryana Dinar, & La Tike. (2026). KEMAMPUAN MENGANALISIS TEKS BERITA SISWA KELAS VII SMP. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 11(2), 1069–1076. https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2587