REPRESENTASI ID PADA TOKOH UTAMA IAN DALAM FILM PERAYAAN MATI RASA : KAJIAN PSIKOANALISIS

Authors

  • Irene kristiani Universitas Jambi
  • Dimas Anugrah Adiyadmo Universitas Jambi
  • Yusra D Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2589

Keywords:

psikologi sastra, psikoanalisis, id, representasi emosi

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi emosional tokoh Ian dalam film Perayaan Mati Rasa karya Umay Shahab melalui pendekatan psikologi sastra dengan landasan teori psikoanalisis Sigmund Freud. Fokus kajian diarahkan pada dominasi struktur id dalam dinamika kepribadian tokoh serta pergeserannya menuju integrasi dengan ego dan superego sepanjang alur cerita. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa analisis dialog, monolog, dan adegan visual yang memuat ekspresi emosional tokoh. Data dianalisis melalui tahapan identifikasi, klasifikasi berdasarkan struktur kepribadian Freud (id, ego, dan superego), serta interpretasi makna psikologis yang terkandung dalam perilaku tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur id merupakan aspek kepribadian yang paling dominan pada fase awal hingga pertengahan narasi, dengan jumlah temuan yang lebih tinggi dibandingkan ego dan superego. Dominasi id tersebut terepresentasi dalam lima bentuk utama, yaitu ledakan amarah, dorongan memperoleh pengakuan dan validasi, hasrat melarikan diri dari tekanan, ketakutan akan kehilangan figur signifikan, serta konflik emosional terhadap figur ayah. Emosi-emosi ini berkaitan erat dengan pengalaman traumatis masa kecil dan tekanan ekspektasi keluarga, sehingga menimbulkan konflik intra psikis antara dorongan naluriah dan tuntutan moral. Seiring perkembangan cerita, fungsi ego dan superego mulai menguat, menandai proses regulasi diri serta integrasi kepribadian yang lebih stabil. Temuan ini menegaskan bahwa film tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga sebagai representasi kompleksitas psikologis individu modern yang mengalami tekanan emosional dan krisis makna hidup.Bottom of Form

 

References

Anhar, A., Cantika, C. I., Asyura, N., & Juniar, L. (2024). Analisis semiotika representasi emosi dalam film horor Indonesia: Studi kasus film Pengabdi Setan 2: Communion. Jurnal Ilmu Komunikasi, 12(2), 45–58.

Choiriah, E. (2024). Representasi emosi manusia dalam novel Guru Aini karya Andrea Hirata (Kajian psikologi David Krech). 1(2), 98–106.

Dewi, Y. (2023). Prosa fiksi (Teori dan kajian). Gemulun.

Endraswara, S. (2008). Psikologi sastra: Teori, metode, dan contoh kasus. FBS UNY.

Hall, S. (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices. Sage Publications.

Krech, D. (2025). Klasifikasi emosi tokoh utama dalam film Laura: A True Story of a Fighter karya Hanung Bramantyo: Psikologi sastra. 11(3), 3475–3490.

Lembah, H., Arthur, S., & Doyle, C. (2025). Analisis superego tokoh utama dalam novel Sherlock Holmes: Lembah Ketakutan karya Sir Arthur Conan Doyle. 7(2), 240–249.

Nadhira, N. A. (2022). Representasi nilai moral pada film yang berjudul Bebas (Kajian sosiologi sastra). DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(2), 161–169.

Nuraini, R., Ihsan, B., & Tri Lestari, L. (2024). Klasifikasi emosi dan nilai karakter tokoh pada film Mangkujiwo karya Dirmawan Hatta dan Erwanto Aphadullah (Kajian psikologi sastra). Jurnal Inovasi Pembelajaran, Bahasa, dan Sastra, 1(3), 5–11.

Putri, F. A., Vardani, E. N. A., & Anggraeni, A. W. (2023). Kajian psikologi sastra tokoh utama dalam novel Pancarona karya Erisca Febriani. Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 154–167.

Purwati, S., Nazurty, N., & Adiyadmo, D. A. (2025). Nilai Keberanian dalam Novel Tangan Kotor di Balik Layar Karya Puthut EA. Jurnal Ilmiah Dikdaya, 15(2), 483-489.

Qadriani, N., Burhan, F., Sofian, N. I., Supriatna, A., Suriati, N., & Hayunira, S. (2021). Sosialisasi sastra dan film sebagai sebuah penelitian ilmiah di mahasiswa sastra Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo. Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 1(2), 82–89.

Rahmadhani, D. (2024). Representasi pengendalian emosi dasar dalam film animasi anak Inside Out (Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta). UIN Jakarta Repository.

Ratna, N. K. (2011). Psikologi sastra: Teori dan aplikasi. Pustaka Pelajar.

Sari, R., Hidayah, L., & Pratama, G. (2025). Analisis representasi trauma dan ekspresi emosional dalam film Perayaan Mati Rasa. Jurnal Kajian Film dan Media, 7(1), 22–39.

Sigmund Freud. (1923). The ego and the id. London: Hogarth Press.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Wellek, R., & Warren, A. (1993). Teori kesusastraan. Gramedia.

Winanta, F. P., Adiyadmo, D. A., & Yusra, D. (2025). Analisis konflik batin mendekat-menjauh tokoh utama dalam novel Dilan Tahun 1990 karya Pidi Baiq. 7(2), 230–239.

Downloads

Published

2026-03-01

How to Cite

kristiani, I., Adiyadmo, D. A., & D, Y. (2026). REPRESENTASI ID PADA TOKOH UTAMA IAN DALAM FILM PERAYAAN MATI RASA : KAJIAN PSIKOANALISIS. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 11(2), 615–623. https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2589