Representasi Budaya Patriarki dan Diskriminasi Gender Abad Ke-19 dalam Serial Netflix Anne with an E: Kajian Feminisme Liberal Naomi Wolf
Representation of Patriarchal Culture and Gender Discrimination in the 19th-Century in Netflix Series Anne with an E: A Liberal Feminism Study of Naomi Wolf
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v11i3.2597Keywords:
Budaya Patriarki, Diskriminasi Gender, Feminisme Liberal, Anne with an E, Naomi WolfAbstract
Penelitian ini mengkaji pengaruh budaya patriarki terhadap munculnya diskriminasi gender serta mengidentifikasi bentuk perlawanan yang dilakukan oleh tokoh-tokoh perempuan dalam serial Anne with an E dalam upaya memperjuangkan kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan dua jenis data, yaitu dat primer dan data sekunder. Data primer penelitian ini berupa adegan dan dialog dalam serial Anne with an E, sedangkan data sekunder berupa buku, artikel jurnal, dan referensi daring yang relevan. Penelitian ini menerapkan metode analisis kualitatif dengan menggunakan perspektif feminisme liberal Naomi Wolf sebagai kerangka teoritis dalam menafsirkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik budaya patriarki berkontribusi terhadap munculnya berbagai bentuk ketidakadilan gender yang dialami oleh tokoh-tokoh perempuan. Bentuk diskriminasi tersebut tampak dalam beberapa aspek kehidupan, seperti dalam bidang pendidikan, kesempatan kerja, pernikahan, serta kebebasan individu dalam menentukan pilihan hidup. Lebih lanjut, penelitian ini juga menemukan bahwa tokoh-tokoh perempuan dalam serial tersebut menampilkan berbagai strategi perlawanan sebagai respons terhadap ketidaksetaraan yang mereka alami. Bentuk-bentuk perlawanan tersebut diwujudkan melalui peningkatan kesadaran ideologis mengenai kesetaraan gender, pembentukan komunitas yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, kampanye mengenai kebebasan berpendapat dan berekspresi, upaya pembaruan dalam sistem pendidikan, serta dorongan bagi perempuan untuk berpartisipasi secara aktif dalam ranah politik. Temuan ini menunjukkan bahwa representasi gerakan feminisme dalam serial tersebut menjadi sarana untuk menggambarkan perjuangan perempuan dalam menuntut pengakuan hak dan kesempatan yang setara dalam kehidupan sosial.
References
Amin, S. (2025). Filsafat Feminisme. Pekanbaru: CV. Mulia Indah Kemala.
Ashila, B. I., Paulina, A. L., Assyifa, A., & Az-zahro, S. S. (2024). Diskriminasi di Indonesia dan Pentingnya Perlindungan yang Komperehensif bagi Korban. Jakarta: IJRS & KAIN.
Azzahra, G. A. (2023). Pengembangan Stereotip Gender terhadap Persepsi Karyawan pada Manajer Perempuan. Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial, 2(6), 111–121. https://doi.org/10.56393/konstruksisosial.v1i12.1375
Blackwell, W. (2016). The Wiley Blackwell Encyclopedia of Gender and Sexuality Studies. United Kingdom: John Wiley & Sons, Ltd.
Disch, L. & Hawkesworth, M. (2016). Feminist Theory. United Kingdom: Oxford University Press.
Emeraldien, F. Z., Zuhriyah, L. F., Rofiq, A. A., Salisah, N. H., Hakim, L., Ilaihi, W., Novitasari, H., Rofhani, R., Harefa, S., Huriyah, L., Fadhilah, N., & Ningsih, Y. (2025). Studi Gender. Surabaya: The UINSA Press.
Fakih, M. (2008). Analisis gender dan transformasi sosial. Yogyakarta: Insistpress.
Farihah, I. (2013). Seksisme Perempuan dalam Budaya Pop Media Indonesia. Palastren: Jurnal Studi Gender, 6(1), 223-244.
DOI: http://dx.doi.org/10.21043/palastren.v6i1.985
Friebel, G., Lalanne, M., Richter, B., Schwardmann, P., & Seabright, P. (2021). Gender Differences in Social Interactions. Journal of Economic & Behavior Organization, 186(1), 33-45. https://doi.org/10.1016/j.jebo.2021.03.016
Hidayati, N. (2018). Teori Feminisme: Sejarah, Perkembangan dan Relevansinya dengan Kajian Keislaman Kontemporer. Jurnal Harkat: Media Komunikasi Gender, 14(1), 21-29. https://doi.org/10.15408/harkat.v14i1.10403
Karana, S., Sinaga, M., & Mustika, T. P. (2024). Diskriminasi Gender terhadap Perempuan dalam Series Gadis Kretek. JBT: Jurnal Basataka, 7(2), 963–971. https://doi.org/10.36277/basataka.v7i2.604
Katharina, W. N., Mercyana, N. S. N., Poa, F. A., Nesti, E. G., Hendra, Y. & Irmin, N. M. (2025). Dominasi Patriarki dalam Novel La Barka Karya N.H Dini dan Nayla. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa Dan Sastra Inggris, 3(1), 333–345. https://doi.org/10.61132/fonologi.v3i1.1488
Maulidia, H. (2021). Perempuan dalam Kajian Sosiologi Gender: Konstruksi Peran Sosial, Ruang Lingkup, dan Teori Feminis. Polikrasi: Journal of Politics and Democracy, 1(1), 71-79. https://doi.org/10.61183/polik rasi.v1i1.6
Murtado, A., Kurniawan, A. F., & Sa’ad, S. (2024). Diskriminasi Gender dalam Pendidikan dan Tempat Kerja: Analisis Faktor Sosial dan Agama. Journal on Education, 6(3), 17510-17524. https://doi.org/10.31004/joe.v6i3.5678
Nurfitriani, S. & Ansoriyah, S. (2025). Pola Misogini pada Media Populer Indonesia: Media Berita Daring, YouTube, dan Instagram. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 11(2), 2515-2536. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i2.5811
Nurdin, N. (2024). Memahami Isu Gender dan Ketidaksetaraan Gender di Indonesia Pasca Era Reformasi: Perspektif Pembangunan. Jurnal Ilmiah Global Education, 5(1), 332–343. https://doi.org/10.55681/jige.v5i1.2239
Palulungan, L., Kordi, M. G. H., & Ramli, M. T. (2017). Memperkuat Perempuan untuk Keadilan dan Kesetaraan. Makasar: Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI).
Panorama, M., Muhajirin, M., Maulana, C. Z., & Anggraini, J. (2022). Gender Inequality Issues in Indonesia. El-Kiras: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 52-59. https://doi.org/10. 10.19109/elkiraas
Pierik, B. (2022). Kekuasaan patriarki sebagai alat konseptual untuk sejarah gender. Jurnal Teori dan Praktik: Rethinking History, 26(1), 71-92. https://doi.org/10.1080/13642529.2022.2037864
Retnani, S. D. (2017). Feminisme dalam Perkembangan Aliran Pemikiran dan Hukum di Indonesia. Alethea: Jurnal Ilmu Hukum, 1(1), 95–109. https://doi.org/10.24246/alethea.vol1.no1.p95-109
Riyanto, A. A., Ariyanto, D. S. A. P., Ibnasya, P., Falah, R. A., Rahmadina, S. S., Awalia, V. N., & Supriyadi, T. (2025). Internalisasi Patriarki dan Dampaknya Terhadap Harga Diri Seorang Perempuan. AZZAHRA: Scientific Journal of Social Humanities, 3(1), 1-14. https://journal.csspublishing.com/index.php/azzahra/article/view/1055
Saputri, E. A. (2020). Gerakan Sosial Women’s March Jakarta dalam Melakukan Konstruksi atas Anti Kekerasan Seksual pada Perempuan di Indonesia. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.
Sari, A., Rahel Veronika Siregar, Dafa Ariza, & Bonaraja Purba. (2025). Ketidaksetaraan Gender dan Diskriminasi Terhadap Wanita Pada Dunia Kerja dalam Mazhab Ekonomi Feminis dan Hukum Ketenagakerjaan Indonesia. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(6), 196–211. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i6.10021
Selvira, P. (2024). Kesetaraan Gender: Analisis Wacana Gender terhadap Tokoh Laki-laki dan Perempuan pada Buku Sejarah Kebudayaan Islam. Journal of Gender and Millennium Development Studies, 1(1), 45–55. https://doi.org/10.64420/jgmds.v1i1.68
Sukma, V. (2024). Perbedaan Pria dan Wanita sebagai Sesama Manusia dan Sesama Makhluk Ciptaan Tuhan. Konstruksi Sosial: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial, 4(2), 72–79. https://doi.org/10.56393/konstruksisosial.v4i2.2455
Surtinawati, S. (2025). Liberal Feminism in Different Perspectives: A Conceptual Paper. Prosiding Seminar Nasional Lingusitik dan Sastra, 5(1), 288-294. https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/semnalisa/article/view/11989
Syukur, M., Ahmad, M. R. S., Mardayani, M., Sofiyana, S., Masniati, M., & Alwi, K. (2022). Mekanisme Pembagian Kerja Berdasarkan Gender Pada Keluarga Petani Jagung di Kabupaten Soppeng. Phinisi: Integration Review, 5(3), https://doi.org/10.26858/pir.v5i3.38258
Toyibah, D. (2020). Dari Patriarki Menuju Politik Kesetaraan. Yogyakarta: LkiS.
Wardatun, A. (2019). Literasi dan Tradisi Kesetaraan. Lombok: Pustaka Lombok.
Wibowo, G. A., Chairuddin, C., Rahman, A., & Riyadi, R. (2022). Kesetaraan Gender: Sebuah Tijauan Teori Feminisme. Jurnal Ilmu-Ilmu Sejarah, Sosial, Budaya, dan Pendidikan, 9(2), 121-127. https://doi.org/10.33059/jsnbl.v10i2.6360
Widianingsih, S. R. & Afrizal, S. (2024). Pemahaman Tentang Perbedaan Antara Seks dan Gender di Kalangan Mahasiswa: Kajian Sosiologis. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 116–130. https://doi.org/10.46368/dpkm.v4i2.2350




