MEMAKNAI NYANYIAN ONANG-ONANG DALAM TRADISI PERNIKAHAN MANGOMPA MANUK PADA MASYARAKAT KABUPATEN TAPANULI SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2607Keywords:
Nyanyian Onang-Onang, mangompa manuk, mandailingAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memaknai nyanyian Onang-onang dalam tradisi pernikahan Mangompa Manuk pada masyarakat Mandailing di Kabupaten Tapanuli Selatan. Tradisi Mangompa Manuk merupakan salah satu ritual adat yang sarat dengan nilai simbolis, khususnya berkaitan dengan harapan terhadap keturunan dan keberkahan hidup rumah tangga, yang diiringi oleh nyanyian Onang-onang sebagai media penyampaian pesan moral. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka dan wawancara terhadap informan sebagai sumber data utama. Analisis dilakukan dengan menggunakan teori tradisi lisan Ruth Finnegan yang menekankan pemaknaan berdasarkan konteks sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyanyian Onang-onang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukatif yang memuat nilai-nilai moral, nasihat kehidupan, serta penguatan ikatan sosial dalam masyarakat. Selain itu, tradisi ini merepresentasikan identitas budaya Mandailing yang tetap bertahan di tengah dinamika modernisasi, meskipun terdapat perbedaan pandangan dalam perspektif keagamaan. Oleh karena itu, nyanyian Onang-onang dan tradisi Mangompa Manuk memiliki peran penting dalam pelestarian kearifan lokal.
References
Daulay, I. R. Dkk. (2015). Nilai-Nilai Edukatif dalam Lirik Nyanyian Onang-Onang Pada Acara Pernikahan Suku Batak Angkola Di Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran, 1(3), 83-96.
Emdradwara, S. (2018). Antropologi Sastra Lisan: Perspektif, Teori, dan Praktik Pengkajian. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Fadhillah, A. T. (2024). Nilai Budaya Pada Lirik Lagu Nyanyian Onanh-Onang Suku Batak Mandailing. Universitas Malikussaleh, 1-66.
Finnegan, R. (1992). Oral Tradition and The Verbal Arts. London: University of Edinburgh.
Nasution, I. A. P., & Permadi, T. (2018). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Syair Nyanyian Onang-Onang Pada Pertunjukkan Gordang Sambilan. Dalam A. Sastromiharjo, V. S. Damayanti, Y. Mulyati, & S. Sundusiah (Eds.), Prosiding Seminar Internasional Riksa Bahasa XII. Bandung: Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia SPs Universitas Pendidikan Indonesia.
Nasution, L. A., & Irwan. (2023). Tradisi Mangompa Manuk dalam Pesta Adat Pernikahan Masyarakat Mandailing Natal Perspektif Urf. Review of International and National Research, 6(1), 3133-3146.
Pahleviannur, M. R., dkk. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. Pradina Pustaka.
Ritonga, P., & Azhar, R. (2002). Sistem Pertuturan Masyarakat Tapanuli Selatan. Medan: Yandira Agung.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tumurang, M. (2024). Metodologi Penelitian. Cilacap: PT Media Pustaka Indo.




