Realitas Sosial Pascabencana dalam Novel Hujan Karya Tere Liye: Kajian Sosiologi Sastra
Post-Disaster Social Reality in the Novel Hujan by Tere Liye: A Sociology of Literature Study
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v11i3.263Keywords:
Hujan, realitas sosial, sosiologi sastra, Tere Liye, sastra pascabencanaAbstract
Novel Hujan karya Tere Liye menampilkan dunia pascabencana yang mempertautkan persoalan kehilangan, pemulihan sosial, krisis pangan, pendidikan, moralitas, dan kasih sayang. Kajian terhadap novel tersebut penting karena realitas sosial dalam teks tidak hanya hadir sebagai latar cerita, tetapi juga sebagai cara sastra memaknai daya tahan manusia ketika struktur sosial terguncang. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk realitas sosial dalam novel Hujan dan menjelaskan kontribusinya bagi pengembangan kajian sosiologi sastra. Penelitian menggunakan desain deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data ialah novel Hujan karya Tere Liye yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama pada 2016, sedangkan data penelitian berupa satuan naratif, peristiwa, dan relasi antartokoh yang merepresentasikan realitas sosial. Data dikumpulkan melalui pembacaan intensif, pencatatan pada kartu data, pengodean tematik, dan klasifikasi berdasarkan lima kategori, yaitu kekerabatan, kemiskinan, pendidikan, moral, dan kasih sayang. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, interpretasi sosiologis, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa realitas sosial dalam novel Hujan meliputi kekerabatan berbasis solidaritas pascabencana, kemiskinan akibat kerusakan ekologis dan krisis pangan, pendidikan formal dan nonformal sebagai mekanisme mobilitas serta pemulihan, moralitas relawan yang berpusat pada kepedulian, dan kasih sayang sebagai kekuatan emosional tokoh. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Hujan tidak hanya merepresentasikan kisah percintaan, tetapi juga menyajikan imajinasi sosial tentang ketahanan komunitas setelah bencana. Kontribusi penelitian ini terletak pada penajaman pembacaan realitas sosial pascabencana dalam sastra populer Indonesia serta pemanfaatannya sebagai bahan apresiasi sastra yang menghubungkan teks, masyarakat, dan pendidikan karakter.
References
Adiwinata, A., & Anugrah, I. (2025). Interconnection between human and environmental degradation in Tere Liye's Hujan: A literary ecocriticism. Journal of Language, Literature and Teaching.
Albanjari, N. F., Solihin, I., & Khomisah. (2025). Refleksi realitas sosial dalam novel Qalbu Lail karya Naguib Mahfouz: Kajian sosiologi sastra Swingewood. Prosodi: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 19(1), 144-152. https://doi.org/10.21107/prosodi.v19i1.29578
Anggraini, M. (2024). Realitas sosial dalam novel Kubah karya Ahmad Tohari. Jurnal Media Akademik, 2(4).
Anshari, A., Juanda, J., & Faisal, F. (2024). Kajian sosiologi sastra novel karya Mahfud Ikhwan dan relevansinya dengan pembelajaran sastra. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(1).
Faruk. (2014). Pengantar sosiologi sastra. Pustaka Pelajar.
Febrianti, S. F. (2025). Nilai ekologis alam dalam novel Hujan karya Tere Liye. Jurnal PBSI Universitas Dr. Soetomo.
Kottama, R. S. (2026). Representasi nilai sosial dan budaya dalam novel Indonesia sebagai cermin realitas masyarakat modern kontemporer. Basadya: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 1(1).
Kurniasih, K. (2023). Realitas sosial dalam novel Indonesia Orang-Orang Kalah karya M. Husna Hisaba dan novel Korea The Hole karya Pyun Hye-Young. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 9(2).
Kurniawan, D. A. (2020). Dimensi sosial pada novel Hujan karya Tere Liye: Tinjauan sosiologi sastra dan implementasinya sebagai bahan ajar di SMA. Naskah publikasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Lestari, A. K. (2020). Refleksi sosial dalam novel Hujan karya Tere Liye. Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 4(1), 78-96. https://doi.org/10.30651/lf.v4i1.3829
Liye, T. (2016). Hujan. Gramedia Pustaka Utama.
Nurrohmah, S., Sukirno, & Setyorini, N. (2017). Analisis sosiologi sastra novel Hujan karya Tere Liye dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas XII SMA. Surya Bahtera, 5(49), 815-823.
Purwanti, R., Syafrial, & Hermandra. (2019). Pola hubungan antar tokoh dalam novel Hujan karya Tere Liye. Jurnal Tuah: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa, 1(1), 60-68.
Putri, D. S. (2018). Realitas sosial dalam novel Isinga karya Dorothea Rosa Herliany: Kajian sosiologi sastra. Jurnal Sapala, 5(1), 1-16.
Rakhmanina, L., Melati, & Haimah. (2021). Analysis of educational values in Tere Liye's Hujan novel as literary teaching materials. Edu-Ling: Journal of English Education and Linguistics, 5(1), 66-73.
Ratna, N. K. (2013). Paradigma sosiologi sastra. Pustaka Pelajar.
Satrio, M. N. B. (2025). Analisis deskriptif representasi kata “hujan” dalam novel Hujan karya Tere Liye. Jurnal Bina Ilmu Cendekia, 1(1).
Sauri, S. (2019). Nilai-nilai sosial dalam novel Hujan karya Tere Liye sebagai bahan pembelajaran kajian prosa pada mahasiswa Program Studi Diksatrasia Universitas Mathla’ul Anwar Banten. Konfiks: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran, 6(2), 1-8.
Ubaydiah, I., Martono, & Wartiningsih, A. (2021). Analisis nilai-nilai moral dalam novel Hujan karya Tere Liye. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 10(4). https://doi.org/10.26418/jppk.v10i4.46564
Wellek, R., & Warren, A. (2016). Teori kesusastraan (M. Budianta, Trans.). Gramedia Pustaka Utama.




