KATA SAPAAN KEKERABATAN BAHASA MELAYU JAMBI PADA MASYARAKAT DESA JAMBI KECIL: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v11i2.2640Keywords:
Kata Sapaan, Sapaan Kekerabatan, Bahasa Melayu , sosiolinguistikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan penggunaan kata sapaan kekerabatan dalam bahasa Melayu Jambi di Desa Jambi Kecil Sebagai bagian penting dari identitas budaya, Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap (SBLC), wawancara semi-terstruktur, serta perekaman tuturan masyarakat. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa sistem sapaan kekerabatan di Desa Jambi Kecil sangat terstruktur berdasarkan generasi, mulai dari generasi vertikal atas (+3, +2, +1), generasi horizontal (0), hingga generasi vertikal bawah (-1). Ditemukan keberagaman bentuk sapaan yang spesifik, seperti Puyang pada generasi +3 hingga Kambok pada generasi horizontal. Keragaman ini menunjukkan bahwa pemilihan kata sapaan tidak hanya ditentukan oleh hubungan darah, tetapi juga dipengaruhi oleh urutan usia, kedudukan sosial, dan kedekatan emosional. Meskipun sistem ini masih terjaga secara fungsional, terdapat kecenderungan pergeseran penggunaan akibat pengaruh bahasa Indonesia dan gaya hidup modern, sehingga diperlukan upaya pelestarian agar kekayaan linguistik ini tidak tergerus zaman.
References
Akhyaruddin, A., & Setyonegoro, A. (2023). Pengembangan bahan ajar bahasa Melayu Jambi berbasis saintifik. Ranah, 30(1).
Akhyaruddin, A., Priyanto, P., Purba, A., Ningsih, A. G., Wini, L. O., & Rahmawati, R. (2024). Dinamika penggunaan kata sapaan dalam masyarakat Melayu Jambi. Aksara, 36(2), 319–336.
Bilqis, S., & Nurfadilah, N. (2023). Kata sapaan kekerabatan bahasa Melayu Jambi dialek Seberang Kota Jambi. DIKBASTRA: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 6(1).
Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik. PT Rineka Cipta.
Hakim, A. R. N., Yani, N. A. A., Nurlatifah, Y. H., & Kembara, M. D. (2023). Pentingnya penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan kampus sebagai identitas nasional terhadap persatuan. Inspirasi Dunia: Jurnal Riset Pendidikan dan Bahasa, 2(2), 232–242.
Harefa, K. R., & Harefa, K. H. (2024). Peran bahasa dalam pembentukan identitas budaya di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik, 1(3), 102–107.
Irawan, W. D. (2019). Sistem kekerabatan masyarakat Lampung Pepadun berdasarkan garis bertalian darah. Edukasi Lingua Sastra, 17(2), 151–158. https://doi.org/10.47637/elsa.v17i2.47
Rusbiyantoro, W. (2014). Kesantunan melalui pemilihan kata sapaan dalam bahasa Melayu Kutai: Suatu kajian sosiopragmatik. Dalam PRASASTI: Conference Series (hlm. 275–283).
Savitri, R. E. (2021). Analisis praanggapan dan implikatur percakapan dalam film pendek “Tilik”. Jurnal Linguistik Terapan, 9(1), 12–25.
Subhayni, S., Armia, A., & Nurrahmah, N. (2020). Restrukturisasi sapaan kekerabatan bahasa Aceh sebagai pendidikan strategi tutur sapa bagi kaum muda Aceh. Jurnal Serambi Ilmu, 21(1), 118–130.
Suharyanto, dkk. (2008). Sistem sapaan dalam bahasa Mai Brat. Balai Bahasa Jaya.
Yusof, Y. M. (2021). Kata sapaan dan rujukan dalam kalangan masyarakat Banjar terpilih di daerah Kerian, Perak [Disertasi sarjana, Universiti Sains Malaysia]. Pusat Pengajian Ilmu Kemanusiaan.




