REPRESENTASI TOKOH IBU DALAM CERITA ANAK DIGITAL SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA ANAK KRITIS

Authors

  • Salsabillah Sahda Daffa Ananta Universitas Jambi
  • Delita Sartika Universitas Jambi
  • Ade Bayu Saputra Universitas Jambi

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v11i3.2702

Keywords:

sastra anak, AWK, pembelajaran sastra

Abstract

Cerita anak digital berperan penting dalam membentuk pemahaman anak tentang peran sosial, termasuk peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat. Namun, penelitian yang mengkaji representasi tokoh ibu dalam satu cerita anak digital secara mendalam sekaligus mengaitkannya dengan implikasi pembelajaran masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi tokoh ibu dalam cerita Ingin Seperti Ibu (Let’s Read Asia) serta merumuskan implikasinya bagi pembelajaran sastra anak kritis di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis wacana kritis model Teun A. van Dijk, difokuskan pada dimensi teks (makrostruktur, superstruktur, mikrostruktur diksi dan visual) dan dimensi konteks sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh ibu direpresentasikan secara hibrid, yaitu aktif di ranah publik sebagai nelayan sekaligus tetap menjalankan fungsi pengasuhan domestik. Representasi ini menunjukkan adanya beban ganda perempuan yang bersifat akomodatif dalam perspektif ideologi Ibuisme Negara. Temuan penelitian ini memiliki nilai pedagogis, yaitu cerita Ingin Seperti Ibu dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran sastra anak kritis yang mendorong diskusi gender, analisis karakter, dan pembacaan ilustrasi secara kritis.

References

Anafiah, S. (2015). Pemanfaatan Sastra Anak Sebagai Media Penumbuhan Budi Pekerti. Jurnal Pendidikan Ke-SD-An, Vol. 2, No, 267–271.

Anggraeni, N. D., Setiawan, K., & Fitriah, M. (2023). Dimensi Teks Dalam Analisis Wacana Kritis Teun A. Van Dijk Pada Hasil Reportase Project Multatuli. Karimah Tauhid, 2. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i5.10589

Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif & Desain Riset Memilih Di Antara Lima Pendekatan (3rd ed.). Pustaka Pelajar.

Dijk, V. (2008). Discourse and Power. Macmillan Education.

Dijk, T. A. van. (1997). Discourse as Structure and Process. Sage Publications.

Ginting, S. U. B. (2019). Ideologi Familialisme Pada Perempuan Batak Karo dan Perempuan Jawa di Desa Purwobinangun (Kajian Wacana Kritis). Jurnal Serunai Ilmu Pendidikan, 16(1). https://doi.org/https://doi.org/10.37755/jsbi.v16i1

Hayati, Y. (2014). REPRESENTASI IBU DALAM SASTRA ANAK DI INDONESIA (Studi Kasus Terhadap Sastra Anak Karya Anak Periode 2000-an). Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Humaniora, 13.

Husna, N. (2025). Representasi Perempuan dalam Literasi Anak: Analisis Isi Buku Cerita. Harakat An-Nisa: Jurnal Studi Gender Dan Anak, 9(2), 71–78. https://doi.org/10.30631/92.71-78

Nisya, R. K., Rahmawati, I. S., & Asteka, P. (2024). Representasi Gender Dalam Cerita Anak: Kajian Sastra Feminis. Journal of Multidisciplinary Research and Development, 1(1), 76–82. https://doi.org/10.56916/jmrd.v1i1.621

Nurgiyantoro, B. (2018). Sastra Anak: Pengantar Pemahaman Dunia Anak. Gadjah mada University Press.

Ramadhan, I., & Zulfikarni. (2023). Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk dalam Kumpulan Cerpen Dua Pilar RinduKarya Bengkel Literasi Rakyat Sumbar dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Teks Cerpen SMP. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.10275

Saputra, E. E., Kasmawati, & Parisu, C. Z. L. (2025). Penguatan Literasi Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar melalui Strategi Pembelajaran yang Mendorong Berpikir Kritis dan Kreatif. JAMPI: Jurnal Abdi Masyarakat Dan Pemberdayaan Inovatif, 1. https://doi.org/https://doi.org/10.64690/jampi.v1i1.224

Suryakusuma, J. I. (2021). Ibuisme Negara: Konstruksi Sosial Keperempuanan Orde Baru. Komunitas Bambu.

Downloads

Published

2026-05-05

How to Cite

Salsabillah Sahda Daffa Ananta, Delita Sartika, & Ade Bayu Saputra. (2026). REPRESENTASI TOKOH IBU DALAM CERITA ANAK DIGITAL SEBAGAI BAHAN PEMBELAJARAN SASTRA ANAK KRITIS. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 11(3), 1117–1123. https://doi.org/10.36709/bastra.v11i3.2702