Representasi Rasionalitas, Individualitas, dan Reformasi Hukum dalam Novel Perempuan di Titik Nol Karya Nawal El-Saadawi: Kajian Feminisme Liberal Mary Wollstonecraft
The Representation of Rationality, Individuality, and Legal Reform in the Novel Perempuan di Titik Nol by Nawal El-Saadawi: A Liberal Feminist Study of Mary Wollstonecraft
DOI:
https://doi.org/10.36709/bastra.v11i3.2779Keywords:
Feminisme Liberal, Patriarki, Rasionalitas, Individualitas, Reformasi HukumAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perjuangan perempuan melawan otoritas patriarki dalam novel Perempuan di Titik Nol melalui perspektif feminisme liberal klasik Mary Wollstonecraft. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Objek formal penelitian adalah konsep perjuangan perempuan dalam kajian feminisme liberal, sedangkan objek materialnya berupa wacana tekstual dalam novel. Lingkup penelitian difokuskan pada representasi rasionalitas, individualitas, dan tuntutan reformasi hukum sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem patriarki. Hasil penelitian menunjukkan terdapat wacana yang merepresentasikan perjuangan kebebasan perempuan melalui tiga kecenderungan utama. Pertama, rasionalitas tercermin dalam pemikiran kritis tokoh perempuan terhadap identitas gender dan ketidakadilan sosial. Kedua, individualitas tampak melalui upaya memperoleh otonomi diri, integritas jasmani, dan kemandirian ekonomi dengan menolak peran domestik yang subordinatif. Ketiga, tuntutan reformasi hukum mengungkap diskriminasi struktural dalam pendidikan, politik, dan hukum perkawinan yang menegaskan pentingnya perubahan sistemik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa karya sastra berfungsi sebagai media kritik sosial terhadap dominasi patriarki serta memperlihatkan bahwa perjuangan perempuan memerlukan kemandirian intelektual dan ekonomi sebagai dasar perlawanan yang efektif.
References
Fakih, M. (2008). Analisis Gender dan Transformasi Sosial (Cetakan ke). INSISTPress.
Gilbert, S. M., & Gubar, S. (2020). The madwoman in the attic: The woman writer and the nineteenth-century literary imagination. Yale University Press.
Hidayat, R., & Rohanda, R. (2025). Power Domination and Resistance in Nawal El Saadawi’s Mawtu Ma’ali Al-Waziri Sabiqan: Antonio Gramsci’s Hegemony. Jurnal Adabiyah, 25(2), 376–400.
Kottama, R. S. (2026). Representasi Nilai Sosial Dan Budaya Dalam Novel Indonesia Sebagai Cermin Realitas Masyarakat Modern Kontemporer. Jurnal Ilmu Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 2(1), 13–18.
Maida, N., Rohanda, R., & Supriadi, D. (2025). The Oppression of Women and the Patriarchal System in Nawal El Saadawi’s Novel Catatan Dari Penjara Perempuan: A Study of Radical Feminism. Gunung Djati Conference Series, 55(1), 201–214.
Maura, I. N., & Hidayat, R. (2026). The Representation of Moral Values in Mahmoud Darwish’s Poem Fii Bayti Ummī Sūratī Tarnū Ilayya: A Semiotic Study by Michael Riffaterre. Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra, 5(2), 1477–1490.
Meilani, R. A., & Ahmadi, A. (2025). Perlawanan Terhadap Patrirki dalam Film Perempuan Berkalung Sorban: Analisis Psikologi Feminisme. ARSEN: Jurnal Penelitian Pendidikan, 3(1), 1–12.
Moi, T. (2002). Sexual/textual politics: Feminist literary theory. Psychology Press.
Putri, S. P. (2022). Perjuangan tokoh utama dalam novel Belenggu karya Armijn Pane: Kajian feminisme liberal. Literasi: Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia Serta Pembelajarannya, 6(2), 291–300.
RATNA, N. K. (2009). TEORI, METODE, DAN TEKNIK PENELITIAN SASTRA (- (ed.); Cetakan ke). Pustaka Pelajar.
Rohanda, R. (2005). Model penelitian sastra interdisipliner. Adabi Press.
Rohanda, R. (2016). Metode penelitian sastra: Teori, metode, pendekatan, dan praktik. LP2M UIN Sunan Guung Djati.
Rohanda, R., & Nurrachman, D. (2017). Orientalisme vs oksidentalisme: benturan dan dialogisme budaya global. Jurnal Lektur Keagamaan, 15(2), 377â – 389.
Rohmani, H., Rohanda, R., & Dayudin, D. (2025). Konflik batin tokoh utama pada film" Ar Rihlah": Kajian psikoanalisis sastra. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 8(1), 102–115.
Rohmata, Y., Murtadlo, A., & D, D. (2018). Perjuangan Tokoh Utama Dalam Novel Pelabuhan Terakhir Karya Roidah : Kajian Feminisme Liberal. Ilmu Budaya, 2(3), 221–232.
Rokhmansyah, A. (2016). Pengantar gender dan feminisme: Pemahaman awal kritik sastra feminisme. Garudhawaca.
Ruthven, K. K. (1990). Feminist literary studies: An introduction. Cambridge University Press.
Saadawi, N. El. (2024). Perempuan di Titik Nol (M. Lubis (ed.); Cetakan ke). Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Setyowati, N. R., & Hurustyanti, H. (2021). BUDAYA PATRIARKI DALAM NOVEL PEREMPUAN DI TITIK NOL KARYA NAWAL EL SAADAWI. Jurnal Bahasa Dan Sastra, 8(1).
Shiyam, D. F. N., Supriadi, D., & Rohanda, R. (2024). Nilai Perjuangan Tokoh Utama Dalam Film Wadjda (Analisis Semiotika Naratif AJ Greimas). Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 9(3), 89–109.
Showalter, E. (1999). A literature of their own: British women novelists from Brontë to Lessing. Princeton University Press.
Suwastini, N. K. A. (2013). Perkembangan feminisme barat dari abad kedelapan belas hingga postfeminisme: Sebuah Tinjauan Teoretis. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 2(1).
Tong, R. P. (2008). Feminist Thought: Pengantar Paling Komprehensif kepada Arus Utama Pemikiran Feminis (Aquarini Priyatna Prabasmoro (ed.); Cetakan Re). Jalasutra.
Umam, D. K., & Rohanda, R. (2022). Perjuangan Perempuan Dalam Cerpen Syahrazad Bintu Al-Wazir. Pupujian, 1(1).
Wiyatmi. (2012). Kritik Sastra Feminis Teori dan Aplikasinya Dalam Sastra Indonesia (A. Pratama (ed.)). Penerbit Ombak.
Wollstonecraft, M. (2024). A Vindication of the Rights of Woman. In Ideals and Ideologies (pp. 411–416). Routledge.




