ASPEK SEJARAH DALAM NOVEL PUTRI BATUNGGILALA KARYA ANDI NUR LAPAE

Authors

  • Yuliana Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia/ FKIP/ Universitas Halu Oleo
  • Irianto Ibrahim Universitas Halu Oleo
  • Erny Harijaty Universitas Halu Oleo

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v9i1.294

Keywords:

Kata Kunci: Aspek Sejarah, Novel Putri Batunggilala, Pendekatan Mimetik

Abstract

Penelitian ini mencoba menguraikan unsur-unsur sejarah yang terdapat dalam buku Putri Batunggilala karya Andi Nur Lapae. Kajian ini mampu menambah khazanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam analisis novel, pertimbangan sejarah, dan pendekatan mimesis, serta dapat dijadikan sumber bagi peneliti lain yang sedang melakukan penelitian sastra terhadap permasalahan yang sejenis dengan yang diteliti. oleh penelitian ini. Guru dan siswa dapat menggunakan penelitian ini sebagai panduan untuk membantu mereka mempelajari bahasa dan sastra Indonesia dengan lebih baik. Penulis Sulawesi Tenggara Putri Batunggilala adalah penulis buku tersebut. Buku keenam karangan Bapak Andi Nur Lapae, Putri Batunggilala, mengajarkan tentang mitos-mitos yang ada di wilayah Konawe Selatan serta budaya tradisional masyarakat Tolaki. Penelitian ini dilakukan di sebuah perpustakaan. Novel Putri Batunggilala karya Andi Nur Lapae setebal 164 halaman yang diterbitkan penerbit Pustaka Kabanti pada Juni 2022 menjadi sumber data utama penelitian ini. Pembacaan dan analisis mendalam dilakukan berulang kali saat mengumpulkan data. Metode mimesis digunakan untuk menguji data dalam penyelidikan ini.

References

Adi, Ida R.2011. Fiksi Populer Teori dan Metode Kajian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Adi, Ida Rochani. 2011. Fiksi Populer “Teori dan Metode Kajian” Yogyakarta Pustaka Belajar.

Bungin, Burhan 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Devi Ramadhani, 2016. Fakta Sejarah Dalama Novel Saman Karya Ayu Utami dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indoneisa. Skripsi. Fakultas Ilmu Tabriyah Keguruan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ibnu Saud. Aspek-aspek Sejarah dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Thoer. Jurnal. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Haluoleo Pascasarjana, Universitas Haluoleo Kendari.

Lapae, Andi Nur. 2022. Novel Putri Batunggilala. Kendari. Pustaka Kabanti.

Minderop. 2013. Psikologi Sastra: karya sastra, Metode, Teori, dan Contoh Kasus. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Muhammad Deden Purnama, 2015. Aspek-aspek Sejarah dalam Novel Sang Gubernur Jendral. Jurnal. Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia.

Murnitini, Wiranta, A Prasojo, Agesti Siwi P, 2019. Fakta Sejarah Dalam Novel Pandir Kalana. Jurnal. Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Nurgiyantoro, Burhan. 2015. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University.Pustaka Utama.

Ratna, Nyoman Kutha, 2015.Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ratna, Nyoman Kutha. (2006). Teori, metode, dan teknik penelitian sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Rosida Erowati, M. Hum., Ahmad Bahtiar, M. Hum. 2011. Sejarah Sastra Indonesia. Jakarta. Lembaga Penelitian UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sariban. 2009. Teori dan Penerapan Penelitian Sastra. Surabaya: Lentera Cendikia Surabaya.

Semi, Atar. 1990.Metode Penelitian Sastra, Bandung: Angkasa

Stanto, Robert. 2007. Teori Fiksi. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Surastina. 2018. Pengantar Teori Sastra. Yogyakarta Elmatera.

Tarigan, Henry Guntur. 2000. Prinsip-prinsip dasar sastra. Bandung: Angkasa

Wellek, Rene, dan Waren Austin. 2014. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia

Wellek, Rene, dan Waren Austin. 2016. Teori Kesusastraan. Jakarta: Gramedia.

Wicaksono, Andri. 2014. Pengkajian Prosa Fiksi. Yogyakarta: Garudhawaca.

Wicaksono, Andri. 2017. Pengkajian Prosa Fiksi. Yogyakarta: Garudhawaca

Downloads

Published

2023-12-31

How to Cite

Yuliana, Irianto Ibrahim, & Erny Harijaty. (2023). ASPEK SEJARAH DALAM NOVEL PUTRI BATUNGGILALA KARYA ANDI NUR LAPAE. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 9(1), 103–109. https://doi.org/10.36709/bastra.v9i1.294