ANALISIS IDEOLOGI NASIONALISME PADA CERPEN CLARA ATAWA WANITA YANG DIPERKOSA: PERSPEKTIF TEORI ALTHUSSER

Authors

  • Kamelia Universitas Negeri Semarang
  • Yusro Edi Nugroho Universitas Negeri Semarang
  • Teguh Supriyanto Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v8i5.312

Keywords:

ideologi, nasionalisme, althusser

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang ideologi  nasionalisme yang ada pada cerita pendek (cerpen) “Clara atau Perempuan yang Diperkosa” karya Seno Gumira Ajidarma dari sudut pandang teori Althusser. Benturan antara nasionalisme Indonesia dengan identitas lain, seperti identitas Tionghoa Clara, tergambar dalam cerpennya. Ideologi nasionalisme pada cerpen mencakup ideologi negara, represi, dan konstruksi subjek kemudian berdampak ke ideologi negara dikaji dengan menggunakan teori Althusser. Narasi singkatnya menggambarkan bagaimana ideologi negara membentuk identitas masyarakat dan bagaimana hal ini dapat mengakibatkan penindasan terhadap identitas tertentu. Ambivalensi cerita pendek terhadap nasionalisme dapat lebih dipahami dengan menganalisisnya dari sudut pandang Althusser. Adapun tujuan penelitian ini yakni untuk mengupas sisi ideologi ambivalensi nasionalisme dalam cerpen tersebut, yang mana sosok 'Clara' peran utama dalam cerpen tersebut dengan identitas yang merupakan keturunan Cina berubah menjadi inklusif menjadi begitu lebih nasionalis dan menjunjung tinggi rasa keindonesiaannya apabila dibandingkan dengan petugas dan yang mempemerkosa. Hasil dari artikel ini yaitu menunjukkan adanya ideologi nasionalisme dalam peran utama Clara atawa wanita yang diperkosa, bahwa dalam cerpen tersebut sisi nasionalisme masih sangat kental sehingga terjadilah kesewenangan dari pihak pemerkosa pada Clara keturunan dari Tionghoa.

References

Adeboi, Derick, Heru Joni, Jenni Anggita, D. (2016). Membongkar Cerpen “Clara Atawa Wanita yang Diperkosa” karya Seno Gumira Adjidarma; Sebuah Analisis Dekonstruksi dengan Fokus pada Sudut Pandang. 2004, 1–6.

Anggraini, D. (2020). Variasi Tindak Tutur Dalam Cerpen “Pispot” Karya Hamsad Rangkuti. Ubindo, 5(2), 111–119.

Bisei, A. (2018). Akar Subordinasi Pada Perempuan. Limen, 14(1–2), 51–76. Darmawan, W., Hidayat, E. N., & ... (2019). Advokasi Sosial Terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual: Kajian Pustaka. Prosiding …, Vol. 6 No., 96–107. h

Falah, F. (2017). Ideologi dan Kelas Sosial Pengarang dalam Novel Matinya Sang Penguasa Karya Nawal el Sadawi: Kajian Sastra Marxis. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 12(2), 100-107

Graceiya, A., Taum, Y. Y., & Adji, S. E. P. (2021). Ideologi Dan Aparatus Negara Dalam Tiga Cerpen Karya Putu Wijaya : Perspektif Louis Althusser. Sintesis, 15(2), 88–97.

Hutagalung Daniel. (2004). Hegemoni, Kekuasan dan Ideologi. Jurnal Pemikiran Sosial, Politik Dan Hak Asasi Manusia, 12(12), 1–17.

Nilofar, N., Bahasa, B., Timur, J., Siwalanpanji, J., & Buduran, S. (2018). IDEOLOGI DALAM NOVEL NEGERI 5 MENARA KARYA A. FUADI: TINJAUAN IDEOLOGI ALTHUSSER Ideology in The State Of Novel Negeri 5 Menara A. Fuadi: Review Of Althusser Ideology. XVI(2), 164–172.

Rahmawat, E. (2019). Reproduksi Ideologi dalam Cerpen “Mardijkek” Karya Damhuri Muhammad. Eufoni, 2(1), 1.

Rosyid Rizaldi, A. (2022). Simbol-Simbol Kultural Dalam Film Theeb, Karya Naji Abu Nowar: Analisis Ideologi Althusser. Jurnal Impresi Indonesia, 1(8), 818–825.

Setiyawan, R., & Budiman, A. (2019). Bergerak Dari Otoritarianisme Orde Baru ke Reformasi: Kuasa Negara Atas Pendidikan di Indonesia Dalam Perspektif Ideological State Apparatus (ISA) Louis Althusser. Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Pengetahuan, 19(2), 211–219.

Umairoh, C. (2012). Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Perineal Hygiene Pada Remaja Putri Berbasis Precede Proceed Model Di SMPN 45 Surabaya. Pediomaternal Nursing Journal, 2, 1–14.

Wirajati, Y. D. B. (1945). Narasi Sejarah, Nasionalisme dan Pembentukan Identitas Kolektif di Indonesia. Academia.Edu.

Downloads

Published

2023-12-20

How to Cite

Kamelia, Yusro Edi Nugroho, & Teguh Supriyanto. (2023). ANALISIS IDEOLOGI NASIONALISME PADA CERPEN CLARA ATAWA WANITA YANG DIPERKOSA: PERSPEKTIF TEORI ALTHUSSER. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 9(1), 144–152. https://doi.org/10.36709/bastra.v8i5.312