REPRESENTASI KONSEP RUANG DAN WAKTU DALAM CERPEN SUARA MUAZIN DARI MENARA KARANGAN A. MAKMUR MAKKA

Authors

  • Michael Johan Sulistiawan Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
  • Teguh Supriyanto Pascasarjana Universitas Negeri Semarang
  • Yusro Edi Nugroho Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.36709/bastra.v9i1.337

Keywords:

Representasi, Ruang, Waktu, Cerpen

Abstract

Keberadaan ruang dan waktu dalam dimensi kehidupan manusia merupakan dua aspek yang dapat menciptakan makna tersendiri bagi kehidupan manusia. Tindakan merepresentasikan ruang dan waktu dapat diartikan sebuah upaya menguraikan dan menjelaskan secara akademis, rasional, dan cenderung membentuk satu kesatuan yang utuh. Tidak hanya mengidentifikasi ruang fisik semata tetapi juga ruang yang dihuni oleh penghuninya, yaitu ruang yang hidup. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif, yaitu gambaran ruang dan waktu dari sudut pandang penulis. Data penelitian dikumpulkan melalui analisis cerpen dengan judul “Suara Muazin dari Menara karangan A. Makmur Makka dan referensi buku terkait. Analisis data penelitian dilakukan dengan cara mengklasifikasikan data dan mengidentifikasi hal-hal penting yang berkaitan dengan kajian ruang dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa representasi ruang dan waktu dalam cerpen Suara Muazin dari Menara menyiratkan suatu kesedihan yang hadir karena ketiadaan sosok pak Zazuli yang biasanya mengumandangkan azan. Keadaan ini menimbulkan rasa sedih kehialangan di hati tokoh aku dan orang-orang yang senantiasa bersama dengan pak Zazuli. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengertian waktu yang merupakan suatu momen penting sehingga masa itu tidak dapat terulang kembali oleh manusia, meskipun tujuannya sama. Waktu yang dikaitkan dengan peristiwa sejarah terkadang memberikan dimensi yang berbeda.

References

Awalludin & Rita Nilawijaya. (2021). Sikap Tokoh dalam Novel Burung-Burung Cahaya Karya Jusuf AN: Sebuah Analisis Psikologi Sastra. Diksa: Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7.

Bardara, A. (2012). Analsis Wacana Teori, Metode, dan Penerapannya pada Wacana Media. Kencana Pernada Media Group.

Effendi, D. & H. (2019). Pandangan Dunia Pengarang dalam Novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra serta Implikasinya dalam Pengajaran Sastra. Diksa: Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5.

Istiqomah, N. & dkk. (2014). Sikap Hidup Orang Jawa dalam Novel Orang-orang Proyek Karya Ahmad Tohari. Jurnal Sastra Indonesia.

Keraf, G. (2002). Diksi dan Gaya Bahasa. Gramedia Pustaka Utama.

Mafrukhi, Prasetyo, Imam, Rusmiyanto, & Wahono. (2022). Kompetensi Berbahasa Indonesia Untuk SMA/MA Kelas X Kurikulum Merdeka. Penerbit Erlangga.

Majid, A. (2019). Representasi Sosial dalam Film “Surat Kecil Untuk Tuhan” (Kajian Semiotika dan Sosiologi Sastra). Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 2.

Ratna, N. (2007). Estetika Sastra dan Budaya. Pustaka Pelajar.

Sugiarti. (2013). Representasi Konteks Sosial Novel 200-an dan Sumbangannya terhadap Kesusasteraan Indonesia. DPPM Universitas Muhammadiyah Malang.

Sugiarti. (2019). Representasi Konsep Ruang dan Waktu dalam Novel Glonggong Karya Junaedi Setiyono Perspektif Ekologi Budaya. KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya. .

Udasmoro, W. (2020). Gerak Kuasa. PT Gramedia.

Wibowo, A. S. (2004). Gaya Filsafat Nietzsche. Galang Press.

Downloads

Published

2024-01-30

How to Cite

Sulistiawan, M. J., Teguh Supriyanto, & Yusro Edi Nugroho. (2024). REPRESENTASI KONSEP RUANG DAN WAKTU DALAM CERPEN SUARA MUAZIN DARI MENARA KARANGAN A. MAKMUR MAKKA. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 9(1), 281–286. https://doi.org/10.36709/bastra.v9i1.337