BENTUK, MAKNA, DAN FUNGSI PAPPASENG DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT BUGIS DI KABUPATEN BOMBANA
Keywords:
bentuk, makna, fungsiAbstract
Keanekaragaman kebudayaan melahirkan bentu-bentuk kesusastraan yang
beraneka ragam. Salah satunya adalah kesusastraan Bugis. Karena itu,
kesusastraan Bugis perlu digali dan dikenal sebagai unsur kebudayaan daerah
yang harus diikut sertakan dalam usaha pembinaan kebudayaan nasional yang
berbhineka tunggal ika. Masalah yang dikaji dalam penelitian ini adalah “bentuk,
makna, dan fungsi pappaseng dalam kehidupan masyarakat Bugis di Kelurahan
Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana. Tujuan yang akan dicapai
dari masalah tersebut adalah untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi
pappaseng dalam kehidupan masyarakat Bugis di Kelurahan Boepinang,
Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana. Jenis dan pendekatan penelitian yang
digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dan pendekatan kualitatif. Dari hasil
analisis data yang dilakukan maka didapatkan beberapa bentuk pappaseng yaitu
(1) Pappaseng dalam Bentuk Elong, (2) pappaseng dalam bentuk warekkada,
dan (3) Pappaseng dalam bentuk percakapan. pappaseng adalah pesan orang tua-tua
dahulu yang berisi petunjuk, nasihat, dan amanat yang harus dilaksanakan agar dapat
menjalani hidup dengan baik. Pappaseng adalah karya sastra tradisional dan
merupakan salah satu karya seni yang menggunakan bahasa sebagai media
pemaparan, digunakan oleh masyarakat tertentu secara 1isan, turun-temurun,
sifatnya sebagai amanat bahkan merupakan wasiat yang perlu dipatuhi dan
diindahkan. Sedangkan fungsi pappaseng adalah (1) sebagai sarana atau media
kontrol sosial, (2) sebagai sarana pelindung norma-norma kemasyarakatan, (3)
sebagai sarana pendidikan, dan (4) sebagai pedoman dalam kehidupan
bermasyarakat.
References
Ambo Enre, Fachruddin et al.1986. Pappasenna To Maccae Ri Luwuk sibawa
Kajao Laliqdong Ri Bone. Ujung Pandang: Proyek Penelitian dan
Pengkajian Kebudayaan Sulawesi Selatan, Departemen Pendidikan dan
Kebudayaan.
El Shirazy, Habiburrahman. 2008. Tentang Menulis Karya Sastra: Bahasa dan
Sastra dalam Berbagai Perspektif. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Mattalitti, M. Arief, dkk. 1985. Pappaseng Tomatoa. Ujung Pandang: Balai
Penelitian Bahasa Ujung Pandang.
Punagi, A. Abu Bakar, Dkk. 1983. Pappaseng (Wasiat Orang Tua Dulu). Ujung
Pandang: YKSS.
Ratna, Nyoman Khuta. 2008. Teori, Metode dan Teknik Penelitian Sastra.
Yogyakarta: Pustaka Pelajar.




