NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM TIGA CERITA RAKYAT KULISUSU DI KABUPATEN BUTON UTARA
Keywords:
pendidikan karakter, cerita rakyat, sosiologi sastraAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang
terkandung dalam cerita rakyat Kulisusu. Jenis penelitian merupakan penelitian lapangan dan
metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dalam
penelitian ini adalah data lisan yang berasal dari tuturan lisan informan yang dipakai dan
diungkapkan dalam cerita rakyat Kulisusu di Kabupaten Buton Utara.Teknik pengumpulan data
dalama penelitian ini menggunakan teknik wawancara, rekam, dan catat. Teknik anaslis data
dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Sesuai dengan hasil penelitian ini
bahwa nilai-nilai pendidikan karakter dalam tiga cerita rakyat Kulisusu di Kabupaten Buton Utara
(1) Zaenab te Hamid, antara lain: (a) nilai pendidikan karakter religius, (b) nilai pendidikan
karakter kerja keras, (c) nilai pendidikan karakter mandiri, (d) nilai pendidikan karakter rasa ingin
tahu, (e) nilai pendidikan karakter gemar membaca, dan (f) nilai pendidikan karakter peduli social
(2) Randasitagi te Puteri Waeri,antara lain: (a) nilai pendidikan karakter kerja keras, (b) nilai
pendidikan karakter mandiri, (c) nilai pendidikan karakter rasa ingin tahu, (d) nilai pendidikan
karakter peduli sosial, dan (e) nilai pendidikan karakter tanggung jawab. dan (3) Raja Indara
Pitara,antara lain: (a) nilai pendidikan karakter kerja keras, (b) nilai pendidikan karakter rasa ingin
tahu, (c) nilai pendidikan karakter bersahabat/komunikatif, (d) nilai pendidikan karakter peduli
sosial, dan (e) nilai pendidikan karakter tanggung jawab.
References
Amir,
Ardiyetti.2013.
Indonesia.Yogyakarta:
Sastra
CV
Lisan
ANDI
OFSET.
Danandjaja, James. 1997. Folkor Indonesia
(Ilmu Gosip, Dongeng, dan Lain-lain).
Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti.
Djajasudarma, Fatimah, dkk.1997. Nilai-nilai
dalam Ungkapan dan Peribahasa Sunda.
Jakarta:
Pusat
Pembinaan
dan
pengembangan Bahasa.
Endraswara, Suwardi. 2013. Metodologi
Penelitian Sastra.Yogyakarta: Caps.
Faruk. 2014. Pengantar Sosiologi Sastra, dari
Strukturulisme Genetik sampai Post
Modernisasi.
Yogyakarta:
Pustaka
pelajar.
Fatabun, dkk.2000. Struktur Sastra Lisan
Sentani, Prosa. Jakart: Pusan pembinaan
dan Pengembangan Bahasa.
Gusal, La Ode. 2015. Nilai-nilai Pendidikan
dalam Cerita Rakyat Sulawesi Tenggara
Karya La Ode Sidu. Jurnal Humanika
No. 5, Vol. 3/ISSN 1979-8296..
Rahmawati, dkk.2010. Inventarisasi Sastra
Daerah Sulawesi Tenggara.Kendari:
Kantor
Bahasa
Profinsi
Sulawesi
Tenggara.
Rahmawati. 2014. Ungkapan Tradisional
Muna. Kendari: Kantor Bahasa Profinsi
Sulawesi Tenggara.
Samani, Muchlas, dkk. 2017. Konsep dan
Model Pendidikan Karakter. Bandung:
PT Remaja Rosdakarya Offset.
Tomaso,
dkk.
Sejarah
dan
Perkembangan Sastra Indonesia di
Maluku. Jakarta: Pusat Bahasa.




